Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Kebiasaan Makanan Ikan Tawes (Barbonymus gonionotus) di Sungai Konaweha Desa Laloika Kecamatan Pondidaha Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara

Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan · Vol. 6 No. 4 (2021)

Published
2021-10-31
Publisher
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan
Language
eng

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Sungai Konaweha Desa Laloika Kecamatan Pondidaha selama tiga bulan yaitu bulan April hingga Juni 2020. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kebiasaan makan ikan tawes di perairan tersebut berdasarkan jenis kelamin dan waktu. Informasi mengenai kebiasaan makanan ikan tersebut bermanfaat bagi pembudidaya ikan khususnya pada masyarakat setempat agar dapat mengurangi eksploitasi ikan tawes di alam. Pengambilan sampel ikan menggunakan metode purposive sampling. Sampel ikan yang ditemukan pada perairan tersebut selama tiga bulan penelitian sebanyak 112 ekor terdiri atas 74 ikan tawes betina dan 38 ikan tawes jantan. Hasil analisis makanan berdasarkan jenis kelamin menunjukkan bahwa makanan utama yang didominasi oleh serasah pada ikan tawes betina sebanyak (58,45%) dan ikan jantan sebanyak (56,41%). Sedangkan jenis makanan terendah yaitu fitoplankton sebanyak (0,04%) pada ikan tawes betina dan (0,18%) pada ikan tawes jantan pada kelas rhodophyceae. Berdasarkan waktunya, nilai IP tertinggi pada bulan Juni sebesar (71,93%) yakni serasah sedangkan nilai IP rendah pada bulan April (0,13%) pada kelas rhodophycea. Ikan tawes di Sungai Konaweha memanfaatkan serasah sebagai makanan utamanya dengan IP40%, sedangkan pada kelas bacillarophyceae dan chyanophyceae dengan nilai IP 4-40% merupakan makanan pelengkap dan pada kelas clorophyceae dan rhodophyceae serta MTT merupakan makanan tambahan dengan nilai IP4%.Kata Kunci: Ikan tawes, kebiasaan makanan, Sungai Konaweha

Collaboration network of the authors

40 authors · 93 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Jordan University of Science and Technology
  • Sunan Kalijaga State Islamic University Yogyakarta
  • State University of Makassar
  • Universiti Teknologi MARA
  • Universitas Muhammadiyah Parepare
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Ahmad MustafaJordan University of Science and Technology2
- HasliantiAffiliation unknown2
. SalwiyahAffiliation unknown2
Sutriana SutrianaUniversitas Muhammadiyah Parepare2
Irdam RianiUniversitas Halu Oleo1
Wa Ode PilianaUniversitas Halu Oleo1
N. Nurdiana AAffiliation unknown1
Ardin AnsaAffiliation unknown1
Dedi GunawanSunan Kalijaga State Islamic University Yogyakarta1
Rosmawati .Affiliation unknown1
Indrayani IndrayaniState University of Makassar1
Aqil Maul SandyAffiliation unknown1
Dedy OetamaUniversitas Halu Oleo1
Firman SAffiliation unknown1
M. Abdul RasyidAffiliation unknown1
Bahtiar .Affiliation unknown1
Muh. Arum AlkadriAffiliation unknown1
. PamujiAffiliation unknown1
La Ode SuharjoAffiliation unknown1
Hartati. .Affiliation unknown1
Hasnia AramiAffiliation unknown1
Bahtiar BahtiarUniversitas Halu Oleo1
Nur HikmahAffiliation unknown1
Abdullah AbdullahAffiliation unknown1
La Ode FentiAffiliation unknown1
Andi PurnawirawanAffiliation unknown1
Taswin MunierAffiliation unknown1
Asriyana AsriyanaUniversitas Halu Oleo1
Wa Amia KarauAffiliation unknown1
La AnadiAffiliation unknown1
. RuiyanaAffiliation unknown1
Syamsul KamriAffiliation unknown1
Sri SalmadinahAffiliation unknown1
Abdul Rahman RahimUniversiti Teknologi MARA1
AbdullahAffiliation unknown1
. HestianaAffiliation unknown1
Inang SafitriAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Kebiasaan Makanan Ikan Tawes (Barbonymus gonionotus)       di Sungai Konaweha Desa Laloika Kecamatan Pondidaha  Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara</dc:title>
	<dc:creator>Pratiwi, Novita</dc:creator>
	<dc:creator>Yasidi, Farid</dc:creator>
	<dc:creator>Nadia, La Ode Abdul Rajab</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini dilaksanakan di Sungai Konaweha Desa Laloika Kecamatan Pondidaha selama tiga  bulan yaitu bulan April hingga Juni 2020. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kebiasaan makan ikan tawes di perairan tersebut berdasarkan jenis kelamin dan waktu. Informasi mengenai kebiasaan makanan ikan tersebut bermanfaat bagi pembudidaya ikan khususnya pada masyarakat setempat agar dapat mengurangi eksploitasi ikan tawes di alam. Pengambilan sampel ikan menggunakan metode purposive sampling. Sampel ikan yang ditemukan pada perairan tersebut selama tiga bulan penelitian sebanyak 112 ekor terdiri atas 74 ikan tawes betina dan 38 ikan tawes jantan. Hasil analisis makanan berdasarkan jenis kelamin menunjukkan bahwa makanan utama yang didominasi oleh serasah pada ikan tawes betina sebanyak (58,45%) dan ikan jantan sebanyak (56,41%). Sedangkan jenis makanan terendah yaitu fitoplankton sebanyak (0,04%) pada ikan tawes betina dan (0,18%) pada ikan tawes jantan pada kelas rhodophyceae. Berdasarkan waktunya, nilai IP tertinggi pada bulan Juni sebesar (71,93%) yakni serasah sedangkan nilai IP rendah pada bulan April (0,13%) pada kelas rhodophycea. Ikan tawes di Sungai Konaweha memanfaatkan serasah sebagai makanan utamanya dengan IP40%, sedangkan pada kelas bacillarophyceae dan chyanophyceae dengan nilai IP 4-40% merupakan makanan pelengkap dan pada kelas clorophyceae dan rhodophyceae serta MTT merupakan makanan tambahan dengan nilai IP4%.Kata Kunci : Ikan tawes, kebiasaan makanan, Sungai Konaweha</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-10-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/article/view/23692</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan; Vol 6, No 4 (2021): Oktober 2021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/article/view/23692/14243</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan</dc:rights>
</oai_dc:dc>