Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pengaruh Perbedaan Bentuk Umpan Buatan Terhadap Hasil Tangkapan Pancing Gurita di Perairan Desa Gumanano Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah

Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan · Vol. 7 No. 4 (2022) · pp. 300–308

Published
2022-10-26
Publisher
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan
Language
eng

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini sejatinya mengetahui umpan yang paling efektif untuk digunakan oleh nelayan pancing gurita Desa Gumanano kabupaten buton selatan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli hingga Agutus 2021 Di Perairan Desa Gumanano Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah. Tujuan penelitian untuk mengetahui jumlah,ukuran dan rasio kelamin terhadap hasil tangkapan pancing gurita. Jenis data terdiri dari data primer yang diperoleh melalui experimental fishing yaitu data jumlah dan ukuran hasil tangkapan. Hasil penelitian, menunjukkan alat tangkap yang menggunakan jenis umpan bentuk gurita diperoleh hasil tangkapan hasil tangkapan berjumlah 39 ekor; bentuk kepiting diperoleh hasil tangkapan 34 ekor; dan umpan bentuk kerang diperoleh 27 ekor. Dari ketiga jenis umpan tersebut jenis gurita yang tertangkap adalah Octopus Cyanea. Perbandingan kisaran panjang masing-masing hasil tangkapan bervariasi, namun ukuran hasil tangkapan pada umpan jenis gurita hasil tangkapannya lebih besar dibandingkan bentuk umpan kepiting dan kerang. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa dengan penggunaan bentuk umpan berpengaruh nyata terhadap jumlah hasil tangkapan pancing gurita. Rasio kelamin gurita yang tertangkap pada umpan bentuk gurita lebih tinggi dibanding pada umpan bentuk kepiting maupun kerang. Kata kunci: Bentuk umpan buatan, hasil Tangkapan, pancing gurita

Collaboration network of the authors

40 authors · 135 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Jordan University of Science and Technology
  • State University of Makassar
  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Muslim TadjuddahAffiliation unknown23
Naslina AliminaAffiliation unknown21
Syamsul KamriAffiliation unknown16
Hasnia AramiAffiliation unknown13
La AnadiAffiliation unknown6
Isnawati IsnawatiAffiliation unknown2
Farid YasidiAffiliation unknown2
Kadek LindawatiAffiliation unknown2
Romy KetjulanAffiliation unknown2
La Ode Abdul MuisAffiliation unknown2
Nur InsyaniaAffiliation unknown2
Lusi Dwi AprilianiAffiliation unknown2
Muh Ikhsan TaherAffiliation unknown2
Dito HermansyahAffiliation unknown2
Fajar Indah NingsihAffiliation unknown2
Ermayanti IshakAffiliation unknown2
Abdul LatifAffiliation unknown2
Abd Al-Rahman OdehAffiliation unknown1
Hammam MheidatJordan University of Science and Technology1
Adam ShatnawiJordan University of Science and Technology1
Dita SafitriAffiliation unknown1
Ander IbrahimAffiliation unknown1
Resnawati ResnawatiAffiliation unknown1
AbdullahAffiliation unknown1
Fajeria -Affiliation unknown1
Yusril YusrilAffiliation unknown1
Ilma LanaAffiliation unknown1
Farid RezalAffiliation unknown1
Fina MirantiAffiliation unknown1
Wildayanti WildayantiAffiliation unknown1
Indrayani IndrayaniState University of Makassar1
La Ode Wahid YudinAffiliation unknown1
Wa Ode Sitti Hardian SariAffiliation unknown1
Sarini Yusuf AbadiAffiliation unknown1
Samsuddin SamsuddinAffiliation unknown1
Ma’ruf KasimUniversitas Halu Oleo1
Abdul Muis BalubiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengaruh Perbedaan Bentuk Umpan Buatan Terhadap Hasil Tangkapan Pancing  Gurita di Perairan Desa Gumanano Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton  Tengah</dc:title>
	<dc:creator>Nende, Asrawati</dc:creator>
	<dc:creator>Mustafa, Ahmad</dc:creator>
	<dc:creator>Abdullah, Abdullah</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAK Penelitian ini sejatinya mengetahui umpan yang paling efektif untuk digunakan oleh nelayan pancing gurita Desa Gumanano kabupaten buton selatan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli hingga Agutus 2021 Di Perairan Desa Gumanano Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah. Tujuan penelitian untuk mengetahui jumlah,ukuran dan rasio kelamin terhadap hasil tangkapan pancing gurita. Jenis data terdiri dari data primer yang diperoleh melalui experimental fishing yaitu data jumlah dan ukuran hasil tangkapan. Hasil penelitian, menunjukkan alat tangkap yang menggunakan jenis umpan bentuk gurita diperoleh hasil tangkapan hasil tangkapan berjumlah 39 ekor; bentuk kepiting diperoleh hasil tangkapan 34 ekor; dan umpan bentuk kerang diperoleh 27 ekor. Dari ketiga jenis umpan tersebut jenis gurita yang tertangkap adalah Octopus Cyanea. Perbandingan kisaran panjang masing-masing hasil tangkapan bervariasi, namun ukuran hasil tangkapan pada umpan jenis gurita hasil tangkapannya lebih besar dibandingkan bentuk umpan kepiting dan kerang. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa dengan penggunaan bentuk umpan berpengaruh nyata terhadap jumlah hasil tangkapan pancing gurita. Rasio kelamin gurita yang tertangkap pada umpan bentuk gurita lebih tinggi dibanding pada umpan bentuk kepiting maupun kerang. Kata kunci : Bentuk umpan buatan, hasil Tangkapan, pancing gurita</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-10-26</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/article/view/28262</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan; Vol 7, No 4 (2022): Oktober 2022; 300-308</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/article/view/28262/16524</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan</dc:rights>
</oai_dc:dc>