Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Tingkat Eksploitasi Ikan Sembilang (Plotosus Lineatus) di Perairan Desa Kambowa, Kecamatan Kambowa, Kabupaten Buton Utara

Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan · Vol. 7 No. 1 (2022)

Published
2022-04-10
Publisher
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan
Language
eng

Abstract

Ikan sembilang (Plotosus lineatus) merupakan salah satu sumber daya ikan di perairan pesisir yang mengalami tekanan eksploitasi sehingga perlu mendapat upaya pengelolaan yang berkelanjutan Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret hingga Mei 2021 di Perairan Desa Kambowa, Kabupaten Buton Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat eksploitasi ikan sembilang di Perairan Kambowa. Pengambilan sampel ikan sembilang dilakukan menggunakan alat tangkap jaring insang dasar dan tombak, yang dilakukan sebanyak 4 kali dalam sebulan. Selama periode penelitian ditemukan ikan sembilang sebanyak 316 ekor dengan panjang total berkisar 62-259 mm. Ikan sampel didominasi oleh kelompok ukuran juvenil sebesar 51,9%, dan kelompok remaja sebesar 26,9% dan dewasa 21,2%. Parameter pertumbuhan menunjukkan ikan sembilang mencapai panjang asimtotik (L∞) sebesar 255,20 mm pada umur 32,83 bulan dengan kecepatan pertumbuhan (K) sebesar 0,430 per tahun dan (t0) yaitu -0,22. Sedangkan mortalitas total (Z) pada ikan sembilang diperoleh 1,14 per tahun, dimana mortalitas penangkapan (F) sebesar 0,59 per tahun, dan mortalitas alami (M) sebesar 0,55 per tahun. Analisis data tingkat eksploitasi yang menggunakan software FISAT II menunjukkan tingkat eksploitasi ikan sembilang di perairan Kambowa berada dalam kategori tangkap lebih (overfishing) dengan nilai status eksploitasi (E) sebesar 0,51. Kata kunci: Plotosus lineatus, pertumbuhan, mortalitas, status eksploitasi, Buton Utara.

Collaboration network of the authors

40 authors · 128 co-authorship links · 3 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Jordan University of Science and Technology
  • State University of Makassar
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Muslim TadjuddahAffiliation unknown14
Naslina AliminaAffiliation unknown13
Syamsul KamriAffiliation unknown10
Abdullah AbdullahAffiliation unknown9
Hasnia AramiAffiliation unknown8
Yusnaini YusnainiUniversitas Halu Oleo3
Asriyana AsriyanaUniversitas Halu Oleo2
Farid YasidiAffiliation unknown2
. AsriyanaAffiliation unknown2
Andi Irwan NurAffiliation unknown2
Abd Al-Rahman OdehAffiliation unknown1
Hammam MheidatJordan University of Science and Technology1
Adam ShatnawiJordan University of Science and Technology1
Kadek LindawatiAffiliation unknown1
Romy KetjulanAffiliation unknown1
La Ode Abdul MuisAffiliation unknown1
Dita SafitriAffiliation unknown1
AbdullahAffiliation unknown1
Fajeria -Affiliation unknown1
Ilma LanaAffiliation unknown1
Nur InsyaniaAffiliation unknown1
Farid RezalAffiliation unknown1
Wildayanti WildayantiAffiliation unknown1
Indrayani IndrayaniState University of Makassar1
La Ode Wahid YudinAffiliation unknown1
Lusi Dwi AprilianiAffiliation unknown1
Wa Ode Sitti Hardian SariAffiliation unknown1
Muh Ikhsan TaherAffiliation unknown1
Dito HermansyahAffiliation unknown1
Fajar Indah NingsihAffiliation unknown1
Sarini Yusuf AbadiAffiliation unknown1
Samsuddin SamsuddinAffiliation unknown1
Ermayanti IshakAffiliation unknown1
Abdul LatifAffiliation unknown1
Muhammad Irfan BasriUniversitas Halu Oleo1
Ari Sandy MuchtarUniversitas Halu Oleo1
Zul ChaidirUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Tingkat Eksploitasi Ikan Sembilang (Plotosus Lineatus) di Perairan Desa Kambowa, Kecamatan Kambowa, Kabupaten Buton Utara</dc:title>
	<dc:creator>Kadir, Atni</dc:creator>
	<dc:creator>Sara, La</dc:creator>
	<dc:creator>Mustafa, Ahmad</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Ikan sembilang (Plotosus lineatus) merupakan salah satu sumber daya ikan di perairan pesisir yang mengalami tekanan eksploitasi sehingga perlu mendapat upaya pengelolaan yang berkelanjutan Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret hingga Mei 2021 di Perairan Desa Kambowa, Kabupaten Buton Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat eksploitasi ikan sembilang di Perairan Kambowa. Pengambilan sampel ikan sembilang dilakukan menggunakan alat tangkap jaring insang dasar dan tombak, yang dilakukan sebanyak 4 kali dalam sebulan. Selama periode penelitian ditemukan ikan sembilang sebanyak 316 ekor dengan panjang total berkisar 62-259 mm. Ikan sampel didominasi oleh kelompok ukuran juvenil sebesar 51,9%, dan kelompok remaja sebesar 26,9% dan dewasa 21,2%. Parameter pertumbuhan menunjukkan ikan sembilang mencapai panjang asimtotik (L∞) sebesar 255,20 mm pada umur 32,83 bulan dengan kecepatan pertumbuhan (K) sebesar 0,430 per tahun dan (t0) yaitu -0,22. Sedangkan mortalitas total (Z) pada ikan sembilang diperoleh 1,14 per tahun, dimana mortalitas penangkapan (F) sebesar 0,59 per tahun, dan mortalitas alami (M) sebesar 0,55 per tahun. Analisis data tingkat eksploitasi yang menggunakan software FISAT II menunjukkan tingkat eksploitasi ikan sembilang di perairan Kambowa berada dalam kategori tangkap lebih (overfishing) dengan nilai status eksploitasi (E) sebesar 0,51. Kata kunci: Plotosus lineatus, pertumbuhan, mortalitas, status eksploitasi, Buton Utara.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-04-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/article/view/24771</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan; Vol 7, No 1 (2022): Februari 2022</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/article/view/24771/14770</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan</dc:rights>
</oai_dc:dc>