Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Studi Kebiasaan Makanan Ikan Gebel (Platax sp.) di Perairan Tondonggeu Kecamatan Abeli Sulawesi Tenggara

Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan · Vol. 3 No. 3 (2018)

Published
2018-08-14
Publisher
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan
Language
eng

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di perairan Tondonggeu Kecamatan Abeli Kota Kendari pada bulan April - Agustus 2016. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kebiasaan makan ikan gebel Paltax sp.). Sampel ikan diperoleh menggunakan alat tangkap sero dengan mengunakan mesh size 1,25 inchi. Semua ikan yang tertangkap pada saat sampling dijadikan sebagai contoh yang berjumlah 61 ekor, dan yang dapat dianalisi lambungnya hanya 38 ekor, sedangkan sampel ikan lainnya tidak teridentifikasi lambungnya. Lambung ikan terlebih dahulu ditimbang berat dan volumenya kemudian dibedah menggunakan alat bedah. Nilai panjang total ikan berkisar antara 94,0 - 240,0 mm yang terbagi dalam 6 kelas ukuran panjang, yaitu: 94,0 - 114,1 mm, 114,1 - 138,4 mm, 138,4 - 162,6 mm, 162,6 - 186,9 mm, 186,9 - 211,1 mm, dan 211,1 - 240,0 mm. Frekuensi ikan sampel terbanyak terdapat pada ukuran 114,2 - 138,4 mm sebanyak 15 ekor, dan terendah pada ukuran 211,2 - 138,4 mm sebanyak 1 ekor. Jenis makanan lamun ditemukan pada semua selang ukuran tersebut. Hasil analisis Indeks bagian terbesar makanan ikan gebel terdiri atas 3 kelompok makanan yaitu lamun (IP = 70,59%), ikan (IP = 28,79%), dan crustasea (IP = 0,53%). Berdasarkan data yang diamati lamun sebagai makanan utama, sedangkan makanan pelengkap adalah ikan dan crustasea. Disetiap selang ukuran panjang, makanan yang dimanfaatkan oleh ikan gebel hampir seragam.Kata Kunci: Ikan Gebel, kebiasaan makan, Tondonggeu.

Collaboration network of the authors

40 authors · 133 co-authorship links · 4 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Jordan University of Science and Technology
  • State University of Makassar
  • Universitas Bina Sarana Informatika
  • Sriwijaya University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Syamsul KamriAffiliation unknown10
Ahmad MustafaJordan University of Science and Technology10
Naslina AliminaAffiliation unknown8
Muslim TadjuddahAffiliation unknown7
Abdullah AbdullahAffiliation unknown5
Rosmawati RosmawatiUniversitas Halu Oleo2
Sarini YusufUniversitas Halu Oleo2
Abdul HamidUniversitas Bina Sarana Informatika2
La Ode Abdul Rajab NadiaAffiliation unknown2
- HasliantiAffiliation unknown2
La AnadiAffiliation unknown2
Indrayani IndrayaniState University of Makassar2
Asriyana AsriyanaUniversitas Halu Oleo2
Dedy OetamaUniversitas Halu Oleo2
Asri DjauharUniversitas Sulawesi Tenggara1
Hasby HamyatUniversitas Sulawesi Tenggara1
Kadek LindawatiAffiliation unknown1
Dita SafitriAffiliation unknown1
Ander IbrahimAffiliation unknown1
Sardin AdnanAffiliation unknown1
La Onu La OlaAffiliation unknown1
Yusril YusrilAffiliation unknown1
Ilma LanaAffiliation unknown1
Farid RezalAffiliation unknown1
Fina MirantiAffiliation unknown1
Maliyati MaliyatiAffiliation unknown1
La Ode Wahid YudinAffiliation unknown1
Lusi Dwi AprilianiAffiliation unknown1
Wa Ode Sitti Hardian SariAffiliation unknown1
Roslindah Daeng SiangUniversitas Halu Oleo1
Nurhuda AnnaastasiaUniversitas Halu Oleo1
Hermawan HermawanSriwijaya University1
Onu La OlaAffiliation unknown1
Irdam RianiUniversitas Halu Oleo1
Milyani WabulaAffiliation unknown1
Wa NurgayahAffiliation unknown1
Wa Ode Era NurcayaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Studi Kebiasaan Makanan Ikan Gebel (Platax sp.) di Perairan Tondonggeu Kecamatan Abeli Sulawesi Tenggara</dc:title>
	<dc:creator>Hartati, .</dc:creator>
	<dc:creator>Yasidi, Farid</dc:creator>
	<dc:creator>Arami, Hasnia</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini dilaksanakan di perairan Tondonggeu Kecamatan Abeli Kota Kendari pada bulan April - Agustus 2016. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kebiasaan makan ikan gebel Paltax sp.). Sampel ikan diperoleh menggunakan alat tangkap sero dengan mengunakan mesh size 1,25 inchi. Semua ikan yang tertangkap pada saat sampling dijadikan sebagai contoh yang berjumlah 61 ekor, dan yang dapat dianalisi lambungnya hanya 38 ekor, sedangkan sampel ikan lainnya tidak teridentifikasi lambungnya. Lambung ikan terlebih dahulu ditimbang berat dan volumenya  kemudian dibedah menggunakan alat bedah. Nilai panjang total ikan berkisar antara 94,0 - 240,0 mm yang terbagi dalam 6 kelas ukuran panjang, yaitu: 94,0 - 114,1 mm, 114,1 - 138,4 mm, 138,4 - 162,6 mm, 162,6 - 186,9 mm, 186,9 - 211,1 mm, dan   211,1 - 240,0 mm. Frekuensi ikan sampel terbanyak terdapat pada ukuran 114,2 - 138,4 mm sebanyak 15 ekor, dan terendah pada ukuran 211,2 - 138,4 mm sebanyak 1 ekor. Jenis makanan lamun ditemukan pada semua selang ukuran tersebut. Hasil analisis Indeks bagian terbesar makanan ikan gebel terdiri atas 3 kelompok makanan yaitu lamun (IP = 70,59%), ikan (IP = 28,79%), dan crustasea (IP = 0,53%). Berdasarkan data yang diamati lamun sebagai makanan utama, sedangkan makanan pelengkap adalah ikan dan crustasea. Disetiap selang ukuran panjang, makanan yang dimanfaatkan oleh ikan gebel hampir seragam.Kata Kunci : Ikan Gebel, kebiasaan makan, Tondonggeu.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2018-08-14</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/article/view/4494</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan; Vol 3, No 3 (2018): Agustus 2018</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/article/view/4494/3459</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan</dc:rights>
</oai_dc:dc>