Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Laju penempelan dan jumlah filamen Elachista flaccida pada talus Kappaphycus alvarezii di perairan Tanjung Tiram

Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan · Vol. 3 No. 2 (2018)

Published
2018-05-16
Publisher
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan
Language
eng

Abstract

Makroepifit dapat menyebabkan penurunan produksi rumput laut karena keberadaannya pada talus rumput laut yang bertindak sebagai parasit. Makroepifit Elachista flaccida merupakan salah satu jenis makroepifit yang paling banyak ditemui pada budidaya rumput laut jenis Kappaphycus alvarezii di Perairan Tanjung Tiram. Informasi mengenai kemunculan makroepifit pada rumput laut dibutuhkan sebagai upaya dalam pengelolaan makroepifit yang mengganggu pertumbuhan rumput laut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui laju penempelan dan jumlah filamen makroepifit jenis E. flaccida yang menempel pada rumput laut budidaya jenis K alvarezii yang dibudidayakan menggunakan jaring kantung apung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju penempelan tertinggi terjadi pada hari ke-35 yaitu sebesar 123,076 ind/m2/hari dengan jumlah filamen 5,7 epifit/cm2 dan laju penempelan terendah terjadi pada hari ke-14 dengan 18,643 ind/m2/hari dengan jumlah filamen 1,7 epifit/cm2. Hasil pengukuran parameter fisik-kimia perairan menunjukkan bahwa suhu perairan berkisar antara 27-32 0C, kecepatan arus 0,50-106 m/detik dan kecerahan yaitu 7 dan 10 m, salinitas 30-34 ppt, nitrat 0,011-0,020 mg/L dan fosfat 0,001-0,008 mg/L. Laju penempelan dan jumlah filamen pada talus rumput laut dipengaruhi oleh parameter lingkungan yang cenderung fluktuatif di lokasi budidaya.Kata Kunci: Laju penempelan, E. flaccida, Filamen, Parameter Lingkungan.

Collaboration network of the authors

40 authors · 78 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Jordan University of Science and Technology
  • Ministry of Marine Affairs and Fisheries
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Halili HaliliUniversitas Halu Oleo4
Ruslaini RuslainiAffiliation unknown3
- NurdianaAffiliation unknown3
Andi Irwan NurAffiliation unknown3
Salwiyah SalwiyahAffiliation unknown3
. SalwiyahAffiliation unknown3
Asriyana AsriyanaUniversitas Halu Oleo2
Wa NurgayahAffiliation unknown2
ABDUL RAHMANUniversitas Halu Oleo2
La Onu La OlaAffiliation unknown2
. AsriyanaAffiliation unknown2
Salwiyah SAffiliation unknown2
Taswin MunierAffiliation unknown2
Ahmad MustafaJordan University of Science and Technology1
Muzuni MuzuniAffiliation unknown1
Abdul Muis BalubiAffiliation unknown1
Wardha JalilAffiliation unknown1
Rahmad Sofyan PatadjaiAffiliation unknown1
Isman Septian IsmailMinistry of Marine Affairs and Fisheries1
Asnani AsnaniAffiliation unknown1
Wilda Purnama SariAffiliation unknown1
. IrmanAffiliation unknown1
Reny W.A Lolo PadangAffiliation unknown1
La Ode Muhammad Yasir HayaAffiliation unknown1
Esse SunarniAffiliation unknown1
Mardin MardinAffiliation unknown1
Dita Pramesti Chayani RAffiliation unknown1
Indriyani NurUniversitas Halu Oleo1
Dodi Efendi BuamonaAffiliation unknown1
Ode MursalimAffiliation unknown1
Ariskanti AriskantiAffiliation unknown1
La Ode Kadir HusainAffiliation unknown1
Fitriani SaikAffiliation unknown1
Wa Ode HariyantiAffiliation unknown1
Roslindah Daeng SiangUniversitas Halu Oleo1
. SumarniAffiliation unknown1
Nur SimaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Laju penempelan dan jumlah filamen Elachista flaccida pada talus Kappaphycus alvarezii di perairan Tanjung Tiram</dc:title>
	<dc:creator>Yulianti, Yuni</dc:creator>
	<dc:creator>Kasim, Ma'ruf</dc:creator>
	<dc:creator>Irawati, Nur</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Makroepifit dapat menyebabkan penurunan produksi rumput laut karena keberadaannya pada talus rumput laut yang bertindak sebagai parasit. Makroepifit Elachista flaccida merupakan salah satu jenis makroepifit yang paling banyak ditemui pada budidaya rumput laut jenis Kappaphycus alvarezii di Perairan Tanjung Tiram. Informasi mengenai kemunculan makroepifit pada rumput laut dibutuhkan sebagai upaya dalam pengelolaan makroepifit yang mengganggu pertumbuhan rumput laut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui laju penempelan dan jumlah filamen makroepifit jenis E. flaccida yang menempel pada rumput laut budidaya jenis K alvarezii yang dibudidayakan menggunakan jaring kantung apung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju penempelan tertinggi terjadi pada hari ke-35 yaitu sebesar 123,076 ind/m2/hari dengan jumlah filamen 5,7 epifit/cm2 dan laju penempelan terendah terjadi pada hari ke-14 dengan 18,643 ind/m2/hari dengan jumlah filamen 1,7 epifit/cm2. Hasil pengukuran parameter fisik-kimia perairan menunjukkan bahwa suhu perairan berkisar antara 27-32 0C, kecepatan arus 0,50-106 m/detik dan kecerahan yaitu 7 dan 10 m, salinitas 30-34 ppt, nitrat 0,011-0,020 mg/L dan fosfat 0,001-0,008 mg/L. Laju penempelan dan jumlah filamen pada talus rumput laut dipengaruhi oleh parameter lingkungan yang cenderung fluktuatif di lokasi budidaya.Kata Kunci : Laju penempelan, E. flaccida, Filamen, Parameter Lingkungan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2018-05-16</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/article/view/4090</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan; Vol 3, No 2 (2018): Mei 2018</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/article/view/4090/3184</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan</dc:rights>
</oai_dc:dc>