Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Evaluasi Peran Daerah Perlindungan Laut Terhadap Kondisi Sumberdaya Dan Lingkungan Pesisir Desa Waha Kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi

Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan · Vol. 3 No. 4 (2019)

Published
2019-01-01
Publisher
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran Daerah Perlindungan Laut terhadap Kondisi Sumberdaya dan Lingkungan Pesisir Desa Waha di Kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2017. Data ekosistem terumbu karang berupa tutupan karang dan kelimpahan serta keanekaragaman ikan karang tahun 2006 sampai 2017 diperoleh dari data sekunder dan data primer, menggunakan metode Point Intercept Transek, dan Undervater Visual Sensus. Presepsi masyarakat tentang tekanan terhadap sumberdaya terumbu karang dan ikan karang diperoleh melalui wawancara kepada stakeholders. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada beberapa dampak positif setelah adanya DPL, serta indikator ekologi (karang dan ikan), dan Persepsi Masyarakat memperlihatkan ada dampak positif setelah adanya DPL. Persentase tutupan karang hidup selama terbentuknya DPL memperlihatkan trend membaik yaitu dari 19,00% (tahun 2006) menjadi 54,00% (tahun 2017). Kelimpahan ikan karang mengalami peningkatan yaitu dari tahun 2006 sebesar 1,096 ind/m2 menjadi 2,924 tahun 2017. Keanekaragaman ikan karang meningkat dari 2,381 tahun 2006 menjadi 3,085 tahun 2017. Secara umum tekanan terhadap terumbu karang dan komunitas ikan karang mengalami penurunan, tetapi potensi ancaman dari luar DPL masih ada dan hal yang paling mendasar adalah masih adanya penangkapan ikan di dalam area DPL.Kata Kunci: Daerah Perlindungan Laut, Tutupan Karang, Ikan Karang, Pengelolaan Terumbu Karang, Wakatobi

Collaboration network of the authors

40 authors · 137 co-authorship links · 4 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Jordan University of Science and Technology
  • Universitas Halu Oleo
  • State University of Makassar
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Muslim TadjuddahAffiliation unknown15
Naslina AliminaAffiliation unknown13
Syamsul KamriAffiliation unknown10
Abdullah AbdullahAffiliation unknown9
Hasnia AramiAffiliation unknown8
Ma’ruf KasimUniversitas Halu Oleo4
Muh. RamliAffiliation unknown3
Farid YasidiAffiliation unknown2
AbdullahAffiliation unknown2
La SaraUniversitas Halu Oleo2
Dedy OetamaUniversitas Halu Oleo2
Abd Al-Rahman OdehAffiliation unknown1
Hammam MheidatJordan University of Science and Technology1
Adam ShatnawiJordan University of Science and Technology1
Kadek LindawatiAffiliation unknown1
Romy KetjulanAffiliation unknown1
La Ode Abdul MuisAffiliation unknown1
Dita SafitriAffiliation unknown1
Fajeria -Affiliation unknown1
Ilma LanaAffiliation unknown1
Nur InsyaniaAffiliation unknown1
Farid RezalAffiliation unknown1
Wildayanti WildayantiAffiliation unknown1
Indrayani IndrayaniState University of Makassar1
La Ode Wahid YudinAffiliation unknown1
Lusi Dwi AprilianiAffiliation unknown1
Wa Ode Sitti Hardian SariAffiliation unknown1
Muh Ikhsan TaherAffiliation unknown1
Dito HermansyahAffiliation unknown1
Fajar Indah NingsihAffiliation unknown1
Sarini Yusuf AbadiAffiliation unknown1
Samsuddin SamsuddinAffiliation unknown1
Ermayanti IshakAffiliation unknown1
Abdul LatifAffiliation unknown1
Muzuni MuzuniAffiliation unknown1
Abdul Muis BalubiAffiliation unknown1
Wardha JalilAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Evaluasi Peran Daerah Perlindungan Laut Terhadap Kondisi  Sumberdaya Dan Lingkungan Pesisir Desa Waha  Kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi</dc:title>
	<dc:creator>Alwin, .</dc:creator>
	<dc:creator>Nur, Andi Irwan</dc:creator>
	<dc:creator>Mustafa, Ahmad</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran Daerah Perlindungan Laut terhadap Kondisi Sumberdaya dan Lingkungan Pesisir Desa Waha di Kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2017. Data ekosistem terumbu karang berupa tutupan karang dan kelimpahan serta keanekaragaman ikan karang tahun 2006 sampai 2017 diperoleh dari data sekunder dan data primer, menggunakan metode Point Intercept Transek, dan Undervater Visual Sensus. Presepsi masyarakat tentang tekanan terhadap sumberdaya terumbu karang dan ikan karang diperoleh melalui wawancara kepada stakeholders. Hasil penelitian  menunjukan bahwa ada beberapa dampak positif setelah adanya DPL, serta indikator ekologi (karang dan ikan), dan Persepsi Masyarakat memperlihatkan ada dampak positif setelah adanya DPL. Persentase tutupan karang hidup selama terbentuknya DPL memperlihatkan trend membaik yaitu dari 19,00% (tahun 2006) menjadi 54,00% (tahun 2017).  Kelimpahan ikan karang mengalami peningkatan yaitu dari tahun 2006 sebesar 1,096 ind/m2 menjadi 2,924 tahun 2017. Keanekaragaman ikan karang meningkat dari 2,381 tahun 2006  menjadi 3,085 tahun 2017. Secara umum tekanan terhadap terumbu karang dan komunitas ikan karang mengalami penurunan, tetapi potensi ancaman dari luar DPL masih ada dan hal yang paling mendasar adalah masih adanya penangkapan ikan di dalam area DPL.Kata Kunci: Daerah Perlindungan Laut, Tutupan Karang, Ikan Karang, Pengelolaan Terumbu Karang, Wakatobi</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2019-01-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/article/view/5298</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan; Vol 3, No 4 (2018): Oktober 2018</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/article/view/5298/3945</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan</dc:rights>
</oai_dc:dc>