Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Studi Kualitas Air Kaitanya dengan Pertumbuhan Rumput Laut (Kappaphycus alvarezii) Pada Rakit Jaring Apung Di Perairan Pantai Lakeba Kota Bau-Bau Sulawesi Tenggara

Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan · Vol. 4 No. 2 (2019)

Published
2019-06-19
Publisher
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan
Language
eng

Abstract

Perairan Lakeba memiliki potensi pengembangan sumberdaya rumput laut dan telah banyak dimanfaatkan oleh sebagian besar masyarakat Lakeba sebagai mata pencahariannya, salah satu jenis rumput laut yang telah dibudidayakan yaitu Kappaphycus alvarezii. Penelitian ini dilaksanakan di perairan Lakeba pada bulan Februari sampai Maret 2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air kaitannya dengan pertumbuhan rumpu t laut Kappaphycus alvarezii yang dipelihara dengan menggunakan metode rakit jaring apung (RAJA). Dengan pengambilan sampel secara acak, pada 2 lokasi yang berbeda dengan jarak 100 m antara lokasi 1 dengan yang lainya. Data penelitian dianalisis mengunakan SPSS versi 020 yang meliputi kualitas air (fisika dan kimia), laju pertumbuhan spesifik (LPS). Hasil analisis laju pertumbuhan mutlak(24,8-27,2 kg), laju pertumbuhan spesifik rumput laut menunjukan nilai rata-rata yang diperoleh yaitu (4,44%-4,58%). Hasil pengukuran parameter lingkungan yang meliputi: Kecepatan arus (0,05−8 cm/detik), Kecerahan 100%, Suhu 28−29,80C, Kedalaman 3−4 m, Salinitas (32−36 ppt), pH (6), Oksigen terlarut (5−6,6 mg/L), Nitrat (0,0043−0,02 mg/L), Fosfat (0,0007−0,006 mg/L), serta TSS (0,51−0,87 mg/L).Kata kunci: Laju Pertumbuhan Mutlak, Laju Pertubuhan Spesifik, Kualitas Air, Rakit Jaring Apung

Collaboration network of the authors

40 authors · 82 co-authorship links · 3 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Bina Sarana Informatika
  • Jordan University of Science and Technology
  • Ministry of Marine Affairs and Fisheries
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Nur IrawatiAffiliation unknown4
Ruslaini RuslainiAffiliation unknown3
- NurdianaAffiliation unknown3
Andi Irwan NurAffiliation unknown3
Halili HaliliUniversitas Halu Oleo3
Salwiyah SalwiyahAffiliation unknown3
ABDUL RAHMANUniversitas Halu Oleo2
La Onu La OlaAffiliation unknown2
Abdul HamidUniversitas Bina Sarana Informatika2
Salwiyah SAffiliation unknown2
Farid YasidiAffiliation unknown2
Taswin MunierAffiliation unknown2
Sarini YusufUniversitas Halu Oleo2
. SalwiyahAffiliation unknown2
Ahmad MustafaJordan University of Science and Technology1
Muzuni MuzuniAffiliation unknown1
Abdul Muis BalubiAffiliation unknown1
Wardha JalilAffiliation unknown1
Rahmad Sofyan PatadjaiAffiliation unknown1
Isman Septian IsmailMinistry of Marine Affairs and Fisheries1
Asnani AsnaniAffiliation unknown1
Wilda Purnama SariAffiliation unknown1
Mardin MardinAffiliation unknown1
Dita Pramesti Chayani RAffiliation unknown1
Indriyani NurUniversitas Halu Oleo1
Dodi Efendi BuamonaAffiliation unknown1
Ode MursalimAffiliation unknown1
Ariskanti AriskantiAffiliation unknown1
La Ode Kadir HusainAffiliation unknown1
La Onu La OlaAffiliation unknown1
Nurdiana AsisAffiliation unknown1
Fitriani SaikAffiliation unknown1
- YusdaryantoAffiliation unknown1
Wa Ode HariyantiAffiliation unknown1
Roslindah Daeng SiangUniversitas Halu Oleo1
. SumarniAffiliation unknown1
Nur SimaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Studi Kualitas Air Kaitanya dengan Pertumbuhan Rumput Laut (Kappaphycus alvarezii) Pada Rakit Jaring Apung Di Perairan Pantai Lakeba  Kota Bau-Bau Sulawesi Tenggara</dc:title>
	<dc:creator>Risnawati, .</dc:creator>
	<dc:creator>Kasim, Ma'ruf</dc:creator>
	<dc:creator>Haslianti, .</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Perairan  Lakeba  memiliki  potensi  pengembangan sumberdaya  rumput  laut  dan telah banyak dimanfaatkan oleh sebagian besar masyarakat Lakeba sebagai mata pencahariannya, salah satu jenis rumput laut yang telah dibudidayakan  yaitu  Kappaphycus  alvarezii.  Penelitian  ini  dilaksanakan  di  perairan  Lakeba  pada  bulan Februari sampai  Maret  2016.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air kaitannya dengan pertumbuhan  rumpu t laut Kappaphycus alvarezii yang dipelihara dengan menggunakan metode rakit jaring apung (RAJA).   Dengan  pengambilan  sampel secara acak, pada 2 lokasi yang berbeda dengan jarak 100 m antara lokasi 1 dengan yang lainya.   Data  penelitian  dianalisis  mengunakan SPSS versi 020 yang meliputi kualitas air (fisika  dan  kimia), laju   pertumbuhan  spesifik (LPS) .  Hasil analisis laju pertumbuhan mutlak(24,8-27,2 kg), laju  pertumbuhan  spesifik  rumput  laut  menunjukan  nilai  rata-rata  yang  diperoleh  yaitu  (4,44%-4,58%).   Hasil  pengukuran  parameter  lingkungan  yang  meliputi:  Kecepatan arus  (0,05−8 cm/detik), Kecerahan 100%, Suhu 28−29,80C, Kedalaman 3−4 m, Salinitas (32−36 ppt), pH (6), Oksigen terlarut (5−6,6 mg/L), Nitrat (0,0043−0,02 mg/L), Fosfat (0,0007−0,006 mg/L), serta TSS (0,51−0,87 mg/L).Kata kunci : Laju Pertumbuhan Mutlak, Laju Pertubuhan Spesifik, Kualitas Air, Rakit Jaring Apung</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2019-06-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/article/view/7162</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan; Vol 4, No 2 (2019): Mei 2019</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/article/view/7162/5272</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan</dc:rights>
</oai_dc:dc>