Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Studi Pertumbuhan Karang (Acropora formossa) yang ditransplantasi dengan Metode Ikat dan Gantung di Perairan Desa Labuan Beropa Kecamatan Laonti Kabupaten Konawe Selatan

Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan · Vol. 6 No. 2 (2021)

Published
2021-05-31
Publisher
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan
Language
eng

Abstract

Penggunaan metode transplantasi karang yang tepat diharapkan dapat mendukung kegiatan pemulihan ekosistem terumbu karang yang rusak dan budidaya karang hias. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan laju pertumbuhan karang (A. formossa) yang ditransplantasi dengan metode ikat dan gantung. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2018 sampai September 2019 di perairan pesisir Desa Labuan Beropa, Kecamatan Laonti Kabupaten Konawe Selatan. Fragmen karang ditransplantasi pada media rangka besi berbentuk meja dengan menggunakan metode ikat dan metode gantung. Data yang dikumpulkan meliputi pertumbuhan dan tingkat kelangsungan hidup karang transplant, serta parameter lingkungan (suhu, salinitas, kecerahan, kecepatan arus). Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil pengamatan menujukkan bahwa laju pertumbuhan fragmen karang yang ditransplantasi dengan metode ikat berkisar 9,2-20,6 mm/2 bulan sedangkan metode gantung berkisar 7,6-26 mm/2 bulan. Tampaknya metode gantung lebih fleksibel terhadap pengaruh hidrodinamika sehingga menghambat perkembangan alga yang menempel dan lebih tahan terhadap pengaruh gelombang. Tingkat kelangsungan hidup karang transplan berkisar 60,87 - 73,91 % pada metode ikat dan 86,96 - 95,65 % pada metode gantung. Nilai parameter lingkungan perairan selama penelitian yaitu suhu 27-31 oC, salinitas 30-31 ppt, kecerahan 16,9-17,5 m, kecepatan arus 0,034-0,065 m/s.Kata Kunci: transplantasi karang, laju pertumbuhan, kelangsungan hidup, karang hias, budidaya karang

Collaboration network of the authors

40 authors · 135 co-authorship links · 9 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Jordan University of Science and Technology
  • Bandung Institute of Technology
  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Komputer Indonesia
  • Universitas Bina Sarana Informatika
  • State University of Makassar
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Muslim TadjuddahAffiliation unknown15
Naslina AliminaAffiliation unknown13
Syamsul KamriAffiliation unknown10
Abdullah AbdullahAffiliation unknown9
Hasnia AramiAffiliation unknown9
Bahtiar .Affiliation unknown4
Farid YasidiAffiliation unknown3
Abdul HamidUniversitas Bina Sarana Informatika2
Andi Irwan NurAffiliation unknown2
Sarwono SutiknoBandung Institute of Technology1
Arif SasongkoBandung Institute of Technology1
Yusuf KurniawanBandung Institute of Technology1
Abd Al-Rahman OdehAffiliation unknown1
Hammam MheidatJordan University of Science and Technology1
Adam ShatnawiJordan University of Science and Technology1
Kadek LindawatiAffiliation unknown1
Romy KetjulanAffiliation unknown1
La Ode Abdul MuisAffiliation unknown1
Dita SafitriAffiliation unknown1
AbdullahAffiliation unknown1
Fajeria -Affiliation unknown1
Ilma LanaAffiliation unknown1
Nur InsyaniaAffiliation unknown1
Farid RezalAffiliation unknown1
Wildayanti WildayantiAffiliation unknown1
Indrayani IndrayaniState University of Makassar1
La Ode Wahid YudinAffiliation unknown1
Lusi Dwi AprilianiAffiliation unknown1
Wa Ode Sitti Hardian SariAffiliation unknown1
Muh Ikhsan TaherAffiliation unknown1
Dito HermansyahAffiliation unknown1
Fajar Indah NingsihAffiliation unknown1
Sarini Yusuf AbadiAffiliation unknown1
Samsuddin SamsuddinAffiliation unknown1
Ermayanti IshakAffiliation unknown1
Abdul LatifAffiliation unknown1
Ahmad MustafaUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Studi Pertumbuhan Karang (Acropora formossa) yang ditransplantasi dengan Metode Ikat dan Gantung di Perairan Desa Labuan Beropa Kecamatan Laonti  Kabupaten Konawe Selatan</dc:title>
	<dc:creator>Hidayat, Hidayat</dc:creator>
	<dc:creator>Oetama, Dedy</dc:creator>
	<dc:creator>Mustafa, Ahmad</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penggunaan metode transplantasi karang yang tepat diharapkan dapat mendukung kegiatan pemulihan ekosistem terumbu karang yang rusak dan budidaya karang hias. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan laju pertumbuhan karang (A. formossa) yang ditransplantasi dengan metode ikat dan gantung. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2018 sampai September 2019  di perairan pesisir Desa Labuan Beropa, Kecamatan Laonti Kabupaten Konawe Selatan. Fragmen karang ditransplantasi  pada media rangka besi berbentuk meja dengan menggunakan metode ikat dan metode gantung.  Data yang dikumpulkan meliputi pertumbuhan dan tingkat kelangsungan hidup karang transplant, serta parameter lingkungan (suhu, salinitas, kecerahan, kecepatan arus). Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil pengamatan menujukkan bahwa laju pertumbuhan fragmen karang yang ditransplantasi dengan metode ikat berkisar 9,2-20,6 mm/2 bulan  sedangkan metode gantung berkisar 7,6-26 mm/2 bulan. Tampaknya metode gantung lebih fleksibel terhadap pengaruh hidrodinamika sehingga menghambat perkembangan alga yang menempel dan lebih tahan terhadap pengaruh gelombang . Tingkat kelangsungan hidup karang transplan berkisar 60,87 - 73,91 % pada metode ikat dan 86,96 - 95,65 % pada metode gantung.  Nilai parameter lingkungan perairan selama penelitian yaitu suhu 27-31 oC, salinitas 30-31 ppt, kecerahan 16,9-17,5 m, kecepatan arus 0,034-0,065 m/s.Kata Kunci: transplantasi karang, laju pertumbuhan, kelangsungan hidup, karang hias, budidaya karang</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-05-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/article/view/23671</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan; Vol 6, No 2 (2021): Mei 2021</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/article/view/23671/14229</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan</dc:rights>
</oai_dc:dc>