Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Kelimpahan Relatif Mikroplastik dalam Lambung Keong Bakau (Telescopium telescopium) di Teluk Kendari

Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan · Vol. 7 No. 3 (2022) · pp. 108–116

Published
2022-08-31
Publisher
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan
Language
eng

Abstract

Teluk Kendari merupakan perairan yang sangat kompleks karena beragam aktivitas dan permasalahan degradasi perairan. Salah satu sampah laut yang banyak menimbulkan masalah adalah sampah plastik. Sampah plastik akan mengalami degradasi di perairan yakni terurai menjadi partikel-partikel plastik kecil yang disebut mikroplastik. Keong Bakau (T. telescopium) merupakan salah satu jenis organisme pengumpan deposit yang secara langsung akan terakumulasi mikroplastik di dalam tubuhnya karena keberadaanya di dasar perairan. Penelitian ini dilaksanakan selama bulan Januari 2021 dan bertujuan untuk mengetahui sebaran komposisi jenis mikroplastik yang terdapat dalam lambung keong bakau, serta relatif mikroplastik dalam lambung keong bakau di perairan Teluk Kendari.Pengambilan sampel lapangan dilakukan secara bebas. Pada setiap lokasi pengambilan sampel masing-masing, diambil sebanyak 25 sampel keong bakau sehingga jumlah total sampel yang dibutuhkan sebanyak 100 sampel selama 1 bulan. Panjang total cangkang menggunakan mistar dengan ketelitian 1 mm. Proses destruksi dilakukan menggunakan larutan KOH 10% yang lalu diinkubasi pada suhu 40ºC selama 48 jam (Collard et al., 2015). Kemudian dilakukan penilaian dengan menggunakan kertas saring berukuran 0,5 mm (Claessens et al., 2013). Sampel yang telah tersaring diidentifikasi menggunakan mikroskop untuk menghitung mikroplastik.Hasil analisis sebaran ukuran keong bakau di perairan Teluk Kendari dapatkan ukuran paling banyak yaitu 48-55 mm (35 individu) dan nilai terendah terdapat pada ukuran 79-86 mm (1 individu). Hasil analisis sebaran mikroplastik tertinggi terdapat pada ukuran 48-55 mm (34,8%) dan nilai terendah pada ukuran 32-39 mm dengan presentase 0,8%. Terdapat empat jenis mikroplastik yaitu fiber, film, fragment, dan monofilament dengan nilai relatif tertinggi yaitu jenis fiber (91,91%), dan nilai terendah terdapat pada monofilament (0,05%)Kata Kunci: Keong bakau, T. telescopium, mikroplastik, Teluk Kendari

Collaboration network of the authors

40 authors · 90 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Jordan University of Science and Technology
  • Ministry of Marine Affairs and Fisheries
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Ambo UpeUniversitas Halu Oleo5
Sarpin SarpinUniversitas Halu Oleo4
Dewi AnggrainiAffiliation unknown4
Nur IrawatiAffiliation unknown4
Tanzil TanzilUniversitas Halu Oleo3
Ratna SupiyahUniversitas Halu Oleo3
Ruslaini RuslainiAffiliation unknown3
- NurdianaAffiliation unknown3
Andi Irwan NurAffiliation unknown3
Halili HaliliUniversitas Halu Oleo3
Salwiyah SalwiyahAffiliation unknown3
Muhammad Fajar PurnamaAffiliation unknown3
Sulsalman MoitaUniversitas Halu Oleo2
Eka SuaibUniversitas Halu Oleo2
Wa Ode SifatuUniversitas Halu Oleo2
La Ode DirmanAffiliation unknown2
Peribadi PeribadiUniversitas Halu Oleo2
Nur AyniAffiliation unknown2
Irpan EfendiAffiliation unknown2
Darmin TuwuUniversitas Halu Oleo2
Juhaepa JuhaepaUniversitas Halu Oleo2
Jamal BakeAffiliation unknown2
ABDUL RAHMANUniversitas Halu Oleo2
La Onu La OlaAffiliation unknown2
Salwiyah SAffiliation unknown2
Taswin MunierAffiliation unknown2
Ahmad MustafaJordan University of Science and Technology1
Muzuni MuzuniAffiliation unknown1
Abdul Muis BalubiAffiliation unknown1
Wardha JalilAffiliation unknown1
Rahmad Sofyan PatadjaiAffiliation unknown1
Isman Septian IsmailMinistry of Marine Affairs and Fisheries1
Amin TundaUniversitas Halu Oleo1
lutfiana Nur AzizahAffiliation unknown1
Nadiah ImasturahmaAffiliation unknown1
Arniyanti ArniyantiUniversitas Halu Oleo1
Nurhasia LaubaUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Kelimpahan Relatif Mikroplastik dalam Lambung Keong Bakau (Telescopium telescopium) di Teluk Kendari</dc:title>
	<dc:creator>Amir, Amiruddin</dc:creator>
	<dc:creator>Kasim, Ma'ruf</dc:creator>
	<dc:creator>Bahtiar, Bahtiar</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Teluk Kendari merupakan perairan yang sangat kompleks karena beragam aktivitas dan permasalahan degradasi perairan. Salah satu sampah laut yang banyak menimbulkan masalah adalah sampah plastik. Sampah plastik akan mengalami degradasi di perairan yakni terurai menjadi partikel-partikel plastik kecil yang disebut mikroplastik. Keong Bakau (T. telescopium) merupakan salah satu jenis organisme pengumpan deposit yang secara langsung akan terakumulasi mikroplastik di dalam tubuhnya karena keberadaanya di dasar perairan. Penelitian ini dilaksanakan selama bulan Januari 2021 dan bertujuan untuk mengetahui sebaran komposisi jenis mikroplastik yang terdapat dalam lambung keong bakau, serta relatif mikroplastik dalam lambung keong bakau di perairan Teluk Kendari.Pengambilan sampel lapangan dilakukan secara bebas. Pada setiap lokasi pengambilan sampel masing-masing, diambil sebanyak 25 sampel keong bakau sehingga jumlah total sampel yang dibutuhkan sebanyak 100 sampel selama 1 bulan. Panjang total cangkang menggunakan mistar dengan ketelitian 1 mm. Proses destruksi dilakukan menggunakan larutan KOH 10% yang lalu diinkubasi pada suhu 40ºC selama 48 jam (Collard et al., 2015). Kemudian dilakukan penilaian dengan menggunakan kertas saring berukuran 0,5 mm (Claessens et al., 2013). Sampel yang telah tersaring diidentifikasi menggunakan mikroskop untuk menghitung mikroplastik.Hasil analisis sebaran ukuran keong bakau di perairan Teluk Kendari dapatkan ukuran paling banyak yaitu 48-55 mm (35 individu) dan nilai terendah terdapat pada ukuran 79-86 mm (1 individu). Hasil analisis sebaran mikroplastik tertinggi terdapat pada ukuran 48-55 mm (34,8%) dan nilai terendah pada ukuran 32-39 mm dengan presentase 0,8%. Terdapat empat jenis mikroplastik yaitu fiber, film, fragment, dan monofilament dengan nilai relatif tertinggi yaitu jenis fiber (91,91%), dan nilai terendah terdapat pada monofilament (0,05%)Kata Kunci: Keong bakau, T. telescopium, mikroplastik, Teluk Kendari</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-08-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/article/view/24848</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan; Vol 7, No 3 (2022): Agustus 2022; 108-116</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/article/view/24848/16208</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan</dc:rights>
</oai_dc:dc>