Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Studi kualitas detritus pada jenis mangrove Rhizophora apiculata dan Sonneratia albadi Kelurahan Lalowaru, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan

Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan · Vol. 2 No. 1 (2017)

Published
2017-06-15
Publisher
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan
Language
eng

Abstract

Kualitas detritus mangrove R. apiculatadan S.alba merupakan indikator utama untuk menentukan jenis mangrove yang berkualitas dalam menyumbangkan produktivitas perairan pada ekosistem mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah produksi serasah dan detritus, serta untuk menganalisis kualitas detritus mangroveR. apiculata dan S.albapada Kelurahan Lalowaru, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari-Maret 2015.Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metodeliner-falluntuk produksi serasah, metode Mikro Kjeldahl (AOAC, 2002) dan titrasi serta spektrofotometri untuk kandungan unsur hara, dan persamaan menurut SNI 01-2891-1992untuk menganalisis kandungan proksimat. Hasil penelitian ini menjelasakan bahwa S.alba lebih berkualitas dari jenis R.apiculata,dengan produksi serasah mangrove S.alba 2657,4kg/ha/2 bulan, dengan produksi detritus 11,039kg/ha/2 bulan, dengan kandungan unsur hara (N=0,58%, P=0,023%, C=54,23%), serta nilai proksimat (lemak = 0,46%, protein = 3,63%, dan Karbohidrat = 7,08%) dan R. apiculatamemproduksi serasah sebanyak 1517,2kg/ha/2 bulan, dengan produksi detritus 10,577kg/ha/2 bulan, dengan kandungan unsur hara (N = 0,56%, P = 0,015%, C = 55,55%), serta nilai proksimat (lemak = 0,93%, protein = 3,50%, dan Karbohidrat = 6,27%).Faktor lingkungan perairan selama penelitian terlihat bahwa pada kawasan mangrove R. apiculata suhu berkisar 27−290C, salinitas 26-28 0/00, pH air 6, dan pH tanah 4,7-4,9, dan kawasan mangrove S. alba suhuperairan berkisar 27−300C, salinitas 27-280/00, pH air 6, dan pH tanah 4,8-5,1.Kata kunci: Kelurahan Lalowaru,mangrove Rhizphora apiculata, dan Sonneratiaalba,parameter lingkungan,studi kualitas detritus

Collaboration network of the authors

40 authors · 78 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Ma’ruf KasimUniversitas Halu Oleo3
Muslim TadjuddahAffiliation unknown2
Muhamat TangAffiliation unknown2
Dedy OetamaUniversitas Halu Oleo2
La Ode Tahir SampagaAffiliation unknown1
Ishak IskandarUniversitas Halu Oleo1
Baru SadarunAffiliation unknown1
Mennofatria BoerAffiliation unknown1
Dietriech G. BengenAffiliation unknown1
Awal SubandarAffiliation unknown1
Roslindah Daeng SiangUniversitas Halu Oleo1
Azwar SidiqUniversitas Halu Oleo1
Sjamsu Alam LawelleAffiliation unknown1
Nurdiana AzisAffiliation unknown1
Anas NikoyanUniversitas Halu Oleo1
Gerry Septian NugrahaAffiliation unknown1
La Ode AlwiUniversitas Halu Oleo1
Afdal AfdalAffiliation unknown1
Sutrisno SutrisnoAffiliation unknown1
Andi IrwanAffiliation unknown1
Arifin SafariAffiliation unknown1
Andi Irwan NurAffiliation unknown1
Ira .Affiliation unknown1
Dian SarismaAffiliation unknown1
. FaritoAffiliation unknown1
Rikman DudiAffiliation unknown1
. SarifaAffiliation unknown1
. AnastionAffiliation unknown1
Ermayanti IshakAffiliation unknown1
Wa UniAffiliation unknown1
Iklan GurusuAffiliation unknown1
La SaraUniversitas Halu Oleo1
Suharni SuharniAffiliation unknown1
Anas Salidi MaindoAffiliation unknown1
. AsriyanaAffiliation unknown1
Emilia RiswanaAffiliation unknown1
. AlwinAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Studi kualitas detritus pada jenis mangrove Rhizophora apiculata dan Sonneratia albadi Kelurahan Lalowaru, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan</dc:title>
	<dc:creator>Faldin, .</dc:creator>
	<dc:creator>Nur, Andi Irwan</dc:creator>
	<dc:creator>Ramli, Muh.</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kualitas detritus mangrove R. apiculatadan S.alba merupakan indikator utama untuk menentukan jenis mangrove yang berkualitas dalam menyumbangkan produktivitas perairan pada ekosistem mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah produksi serasah dan detritus, serta untuk menganalisis kualitas detritus mangroveR. apiculata dan S.albapada Kelurahan Lalowaru, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari-Maret 2015.Metode yang digunakan pada penelitian ini  adalah metodeliner-falluntuk produksi serasah, metode Mikro Kjeldahl (AOAC, 2002) dan titrasi serta spektrofotometri untuk kandungan unsur hara, dan persamaan menurut SNI 01-2891-1992untuk menganalisis kandungan proksimat. Hasil penelitian ini menjelasakan bahwa S.alba lebih berkualitas dari jenis R.apiculata,dengan produksi serasah mangrove S.alba 2657,4kg/ha/2 bulan, dengan produksi detritus 11,039kg/ha/2 bulan, dengan kandungan unsur hara (N=0,58%, P=0,023%, C=54,23%), serta nilai proksimat (lemak = 0,46%, protein = 3,63%, dan Karbohidrat = 7,08%) dan R. apiculatamemproduksi serasah sebanyak 1517,2kg/ha/2 bulan, dengan produksi detritus 10,577kg/ha/2 bulan, dengan kandungan unsur hara (N = 0,56%, P = 0,015%, C = 55,55%), serta nilai proksimat (lemak = 0,93%, protein = 3,50%, dan Karbohidrat = 6,27%).Faktor lingkungan perairan selama penelitian terlihat bahwa pada kawasan mangrove R. apiculata suhu berkisar 27−290C, salinitas 26-28 0/00, pH air 6, dan pH tanah 4,7-4,9, dan kawasan mangrove S. alba suhuperairan berkisar 27−300C, salinitas 27-280/00, pH air 6, dan pH tanah 4,8-5,1.Kata kunci: Kelurahan Lalowaru,mangrove Rhizphora apiculata, dan Sonneratiaalba,parameter lingkungan,studi kualitas detritus</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2017-06-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/article/view/2494</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan; Vol 2, No 1 (2017): Februari 2017</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/article/view/2494/1847</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan</dc:rights>
</oai_dc:dc>