Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Biologi Reproduksi Ikan Layur (Trichiurus lepturus) di Perairan Teluk Kolono Kecamatan Kolono Timur, Kabupaten Konawe Selatan

Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan · Vol. 7 No. 1 (2022) · pp. 21–31

Published
2022-04-10
Publisher
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan
Language
eng

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai Mei 2020 untuk mengkaji biologi reproduksi ikan layur di perairan Teluk Kolono Kecamatan Kolono Timur, Kabupaten Konawe Selatan. Sampel ikan layur ditangkap menggunakan jaring insang hanyut (drifting gill net) dengan mesh size 1¼, dengan panjang total jaring ±1105 m, panjang setiap jaring 65 m dan tinggi setiap jaring 15 m. Pengukuran yang dilakukan yaitu sebaran frekuensi panjang, tingkat kematangan gonad, indeks kematangan gonad, fekunditas, ukuran pertama kali matang gonad, dan diameter telur. Jumlah sampel ikan yang tertangkap selama penelitian sebanyak 329 (179 individu betina dan 150 individu jantan). Sebaran frekuensi panjang ikan jantan berkisar 574-628 mm, sedangkan ikan betina berkisar 629-684 mm. Tingkat kematangan gonad ikan jantan dan ikan betina didominasi TKG I. Indeks kematangan gonad menunjukkan adanya variasi pada ikan layur betina dan jantan, dengan rata-rata IKG betina lebih besar dibandingkan jantan. Fekunditas ikan layur berkisar 6.539-97.210 butir serta tidak ada hubungan fekunditas dengan panjang maupun berat ikan. Ukuran pertama kali matang gonad ikan layur di perairan Teluk Kolono pada ikan jantan 354-407 mm dan betina 481-517 mm. Diameter telur ikan layur betina berkisar 0,54-0,63 mm, dimana ukuran diameter telur ikan layur dijelaskan sebagai ikan parsial spawner yaitu spesies ikan yang mengeluarkan telur matang secara bertahap pada satu kali periode pemijahan. Kata kunci: biologi reproduksi, Trichiurus lepturus, Teluk Kolono.

Collaboration network of the authors

40 authors · 79 co-authorship links · 5 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Jordan University of Science and Technology
  • State University of Makassar
  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Universitas Muhammadiyah Parepare
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Halili HaliliUniversitas Halu Oleo5
La SaraUniversitas Halu Oleo2
Nur IrawatiAffiliation unknown2
La Ode Abdul Rajab NadiaAffiliation unknown2
Ahmad MustafaJordan University of Science and Technology2
- HasliantiAffiliation unknown2
Hasnia AramiAffiliation unknown2
Ari Sandy MuchtarUniversitas Halu Oleo1
Sudarno SudarnoAffiliation unknown1
Hasnia AramiUniversitas Halu Oleo1
Muhtar MuhtarAffiliation unknown1
Endang Rahmi HuteAffiliation unknown1
Muhammad RamliAffiliation unknown1
Bahtiar BahtiarUniversitas Halu Oleo1
Gusrin GusrinUniversitas Halu Oleo1
Ratna Diyah PalupiUniversitas Halu Oleo1
Ira IraAffiliation unknown1
Indrayani IndrayaniState University of Makassar1
Aqil Maul SandyAffiliation unknown1
Hardianti HardiantiInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Ode Ali Akbar HamidAffiliation unknown1
Sri Aswanti Nun SugianAffiliation unknown1
Dedy OetamaUniversitas Halu Oleo1
Firman SAffiliation unknown1
Novita PratiwiAffiliation unknown1
Apriawan Arufi PutraAffiliation unknown1
M. Abdul RasyidAffiliation unknown1
Bahtiar .Affiliation unknown1
Muh. Arum AlkadriAffiliation unknown1
. PamujiAffiliation unknown1
Ratna SariAffiliation unknown1
Hartati. .Affiliation unknown1
Syamsul KamriAffiliation unknown1
Sri SalmadinahAffiliation unknown1
. HestianaAffiliation unknown1
Sutriana SutrianaUniversitas Muhammadiyah Parepare1
iksal hattaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Biologi Reproduksi Ikan Layur (Trichiurus lepturus) di Perairan Teluk Kolono Kecamatan Kolono Timur, Kabupaten Konawe Selatan</dc:title>
	<dc:creator>Karau, Wa Amia</dc:creator>
	<dc:creator>Asriyana, Asriyana</dc:creator>
	<dc:creator>Yasidi, Farid</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai Mei 2020 untuk mengkaji biologi reproduksi ikan layur di perairan Teluk Kolono Kecamatan Kolono Timur, Kabupaten Konawe Selatan. Sampel ikan layur ditangkap menggunakan jaring insang hanyut (drifting gill net) dengan mesh size 1¼, dengan panjang total jaring ±1105 m, panjang setiap jaring 65 m dan tinggi setiap jaring 15 m. Pengukuran yang dilakukan yaitu sebaran frekuensi panjang, tingkat kematangan gonad, indeks kematangan gonad, fekunditas, ukuran pertama kali matang gonad, dan diameter telur. Jumlah sampel ikan yang tertangkap selama penelitian sebanyak 329 (179 individu betina dan 150 individu jantan). Sebaran frekuensi panjang ikan jantan berkisar 574-628 mm, sedangkan ikan betina berkisar 629-684 mm. Tingkat kematangan gonad ikan jantan dan ikan betina didominasi TKG I. Indeks kematangan gonad menunjukkan adanya variasi pada ikan layur betina dan jantan, dengan rata-rata IKG betina lebih besar dibandingkan jantan. Fekunditas ikan layur berkisar 6.539-97.210 butir serta tidak ada hubungan fekunditas dengan panjang maupun berat ikan. Ukuran pertama kali matang gonad ikan layur di perairan Teluk Kolono pada ikan jantan 354-407 mm dan betina 481-517 mm. Diameter telur ikan layur betina berkisar 0,54-0,63 mm, dimana ukuran diameter telur ikan layur dijelaskan sebagai ikan parsial spawner yaitu spesies ikan yang mengeluarkan telur matang secara bertahap pada satu kali periode pemijahan. Kata kunci: biologi reproduksi, Trichiurus lepturus, Teluk Kolono.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-04-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/article/view/24772</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan; Vol 7, No 1 (2022): Februari 2022; 21-31</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/article/view/24772/14769</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan</dc:rights>
</oai_dc:dc>