Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Studi Kepadatan dan Distribusi Kerang Lahubado (Glauconome sp) di Perairan Teluk Staring Desa Ranooha Raya Kabupaten Konawe Selatan

Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan · Vol. 1 No. 2 (2017)

Published
2017-06-15
Publisher
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan
Language
eng

Abstract

Teluk Staring merupakan perairan semi terbuka yang memiliki potensi bivalvia yang tinggi salah satunya yaitu Glauconome sp yang dikenal dengan nama lokal kerang Lahubado. Di Indonesia, penelitian tentang sumberdaya ini masih sangat jarang dilakukan. Penelitian mengenai organisme ini baru dilakukan di Sumatera Utara tentang studi ekologi (Glauconome virens) di ekosistem mangrove Belawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepadatan dan distribusi kerang lahubado (Glauconome sp) di Perairan Teluk Staring Desa Ranooha Raya Kabupaten Konawe Selatan berdasarkan keberadaan kondisi vegetasi mangrove. Pengambilan sampel kerang dilakukan sekali sebulan selama 3 bulan dari bulan Mei sampai Juli 2015 dengan menggunakan metode transek kuadrat 1x1 m2. Hasil penelitian diperoleh kepadatan kerang lahubado berkisar 3,5 – 19,77 ind/m2. Kepadatan tertinggi ditemukan pada stasiun III berkisar 14,55ind/m2 – 19,77 ind/m2, kemudian stasiun II berkisar 11,16 ind/m2 – 17,83 ind/m2 dan terendah pada stasiun I berkisar 3,5 ind/m2 – 11,16 ind/m2. Hasil uji Chi-kuadrat menunjukkan pola distribusi kerang Lahubado di perairan Teluk Staring adalah mengelompok dengan nilai Id 1 yaitu berkisar 1,31 – 1,93. Hasil pengukuran parameter lingkungan di perairan Teluk Staring masih menunjukkan kisaran normal yang menunjang kehidupan kerang Lahubado (Glauconome sp) dengan nilai suhu berkisar 29 – 33 0C, salinitas 29 – 33 ppt, pH air berkisar 6 – 7, pH substrat berkisar 5,8 – 7, bahan organik substrat berkisar 5,19 – 13,52. Tekstur substrat di perairan Teluk Staring didominasi pasir halus dan lumpur.Kata Kunci: Kepadatan, distribusi, Glauconome sp, Teluk Staring

Collaboration network of the authors

40 authors · 89 co-authorship links · 8 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Institut Teknologi Padang
  • Andalas University
  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Dedy OetamaUniversitas Halu Oleo4
Nur IrawatiAffiliation unknown3
Ermayanti IshakAffiliation unknown2
Romy KetjulanAffiliation unknown2
. HaliliAffiliation unknown2
. MeldawatiAffiliation unknown2
. EmiyartiAffiliation unknown2
Wa NurgayahAffiliation unknown2
- HasliantiAffiliation unknown2
Farid YasidiAffiliation unknown2
Zuriman AnthonyInstitut Teknologi Padang1
Yusreni WarmiInstitut Teknologi Padang1
Zulkarnaini ZulkarnainiInstitut Teknologi Padang1
Chitra YuanisaInstitut Teknologi Padang1
Rizki Oktrinanda ElyasInstitut Teknologi Padang1
Andi M. Nur PutraInstitut Teknologi Padang1
Hanalde AndreAndalas University1
Andi PawawoiAndalas University1
Baharuddin BaharuddinAndalas University1
Harry GumilangAffiliation unknown1
Jalil AkbarAffiliation unknown1
La TaenaAffiliation unknown1
Hj. Wa Kuasa BakaAffiliation unknown1
Anafi MinmahddunUniversitas Halu Oleo1
Siti Nurjanah AhmadUniversitas Halu Oleo1
Ma’ruf KasimUniversitas Halu Oleo1
Asnar AprilianiAffiliation unknown1
La Ode SiroAffiliation unknown1
Hajaniar .Affiliation unknown1
Al ZabarunAffiliation unknown1
Risal Azham SAffiliation unknown1
Desak Nyoman Sri IndrawatiAffiliation unknown1
. ArwinAffiliation unknown1
Syamsul KamriAffiliation unknown1
Sufrin .Affiliation unknown1
Sadam HuseinAffiliation unknown1
Muh. Arum AlkadriAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Studi Kepadatan dan Distribusi Kerang Lahubado (Glauconome sp) di Perairan Teluk Staring Desa Ranooha Raya Kabupaten Konawe Selatan</dc:title>
	<dc:creator>Rajab, Abdul</dc:creator>
	<dc:creator>Bahtiar, .</dc:creator>
	<dc:creator>Salwiyah, .</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Teluk Staring merupakan perairan semi terbuka yang memiliki potensi bivalvia yang tinggi salah satunya yaitu Glauconome sp yang dikenal dengan nama lokal kerang Lahubado. Di Indonesia, penelitian tentang sumberdaya ini masih sangat jarang dilakukan. Penelitian mengenai organisme ini baru dilakukan di Sumatera Utara tentang studi ekologi (Glauconome virens) di ekosistem mangrove Belawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepadatan dan distribusi kerang lahubado (Glauconome sp) di Perairan Teluk Staring Desa Ranooha Raya Kabupaten Konawe Selatan berdasarkan keberadaan kondisi vegetasi mangrove. Pengambilan sampel kerang dilakukan sekali sebulan selama 3 bulan dari bulan Mei sampai Juli 2015 dengan menggunakan metode transek kuadrat 1x1 m2. Hasil penelitian diperoleh kepadatan kerang lahubado berkisar 3,5 – 19,77 ind/m2. Kepadatan tertinggi ditemukan pada stasiun III berkisar 14,55ind/m2 – 19,77 ind/m2, kemudian stasiun II berkisar 11,16 ind/m2 – 17,83 ind/m2 dan terendah pada stasiun I berkisar 3,5 ind/m2 – 11,16 ind/m2. Hasil uji Chi-kuadrat menunjukkan pola distribusi kerang Lahubado di perairan Teluk Staring adalah mengelompok dengan nilai Id 1 yaitu berkisar 1,31 – 1,93. Hasil pengukuran parameter lingkungan di perairan Teluk Staring masih menunjukkan kisaran normal yang menunjang kehidupan kerang Lahubado (Glauconome sp) dengan nilai suhu berkisar 29 – 33 0C, salinitas 29 – 33 ppt, pH air berkisar 6 – 7, pH substrat berkisar 5,8 – 7, bahan organik substrat berkisar 5,19 – 13,52. Tekstur substrat di perairan Teluk Staring didominasi pasir halus dan lumpur.Kata Kunci : Kepadatan, distribusi, Glauconome sp, Teluk Staring</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2017-06-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/article/view/2459</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan; Vol 1, No 2 (2016): Mei 2016</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/article/view/2459/1813</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan</dc:rights>
</oai_dc:dc>