Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Komposisi Jenis Dan Ukuran Krustasea Hasil Tangkapan Bukan Target Perikanan Rajungan (Portunus pelagicus) yang didaratkan di Bungkutoko Kota Kendari

Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan · Vol. 5 No. 3 (2020)

Published
2020-08-31
Publisher
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan
Language
eng

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Bungkutoko dari bulan September hingga November 2019 dengan tujuan untuk mengetahui komposisi jenis dan ukuran krustasea bukan target perikanan rajungan (Portunus pelagicus) pada periode bulan terang dan gelap. Penelitian ini adalah penelitian survei. Pengambilan contoh dilakukan pada nelayan rajungan yang menggunakan bubu lipat sebanyak dua kali dalam sebulan, yaitu pada periode bulan terang dan bulan gelap. Data yang dianalisis meliputi komposisi jenis, proporsi krustasea bukan target, sebaran kelas ukuran, dan uji t independent untuk menguji perbedaan jumlah jenis dan ukuran krustasea bukan target berdasarkan periode bulan. Total jenis krustasea bukan target perikanan rajungan yang ditemukan sebanyak 14 jenis, yaitu pada periode bulan terang sebanyak 8 jenis dan didominasi oleh T.crenata, dan pada periode bulan gelap sebanyak 13 jenis dan didominasi oleh C. anisodon. Lebar karapas T. crenata dan T. danae pada periode bulan gelap cenderung lebih besar dari pada bulan terang, sedangkan C. anisodon pada periode bulan terang cenderung lebih besar dari pada bulan gelap. Hasil uji t lebar karapas ketiga jenis kepiting tersebut tidak berbeda nyata (p0,05) antara periode bulan terang dan gelap. Kelimpahan krustasea bukan target jantan lebih tinggi dari pada betina, dan proporsi krustasea bukan target pada periode bulan terang rendah dari pada periode bulan gelap.Kata Kunci: Bycatch, komposisi jenis, krustasea, perikanan, Sulawesi Tenggara

Collaboration network of the authors

40 authors · 130 co-authorship links · 11 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Bina Sarana Informatika
  • Jordan University of Science and Technology
  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • State University of Makassar
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Ahmad MustafaJordan University of Science and Technology11
Hasnia AramiAffiliation unknown11
Muslim TadjuddahAffiliation unknown9
Naslina AliminaAffiliation unknown7
Abdullah AbdullahAffiliation unknown6
- HasliantiAffiliation unknown2
Ridwansyah RidwansyahUniversitas Bina Sarana Informatika1
Muhammad IqbalInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Henny DestianaUniversitas Bina Sarana Informatika1
Sugiono SugionoUniversitas Bina Sarana Informatika1
Kadek LindawatiAffiliation unknown1
Muhamad IkraAffiliation unknown1
Sarini Yusuf AbadiAffiliation unknown1
Ander IbrahimAffiliation unknown1
Yusril YusrilAffiliation unknown1
Ilma LanaAffiliation unknown1
Farid RezalAffiliation unknown1
Fina MirantiAffiliation unknown1
Maliyati MaliyatiAffiliation unknown1
Wildayanti WildayantiAffiliation unknown1
Indrayani IndrayaniState University of Makassar1
La Ode Wahid YudinAffiliation unknown1
Wa Ode Sitti Hardian SariAffiliation unknown1
Muh Ikhsan TaherAffiliation unknown1
Dito HermansyahAffiliation unknown1
Yusnaini YusnainiUniversitas Halu Oleo1
Kangkuso AnaluddinUniversitas Halu Oleo1
Wa IbaUniversitas Halu Oleo1
La SyahrirUniversitas Halu Oleo1
LD Muhammad Yasir HayaAffiliation unknown1
- BudiyantoAffiliation unknown1
Riski JunaldiAffiliation unknown1
Roslindah Daeng SiangUniversitas Halu Oleo1
Wa Ode PilianaUniversitas Halu Oleo1
La Onu La OlaAffiliation unknown1
Andi WahidAffiliation unknown1
N. Nurdiana AAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Komposisi Jenis Dan Ukuran Krustasea Hasil Tangkapan  Bukan Target Perikanan Rajungan (Portunus pelagicus) yang didaratkan di Bungkutoko Kota Kendari</dc:title>
	<dc:creator>Wandewa, Rahma Safitri Ade</dc:creator>
	<dc:creator>Hamid, Abdul</dc:creator>
	<dc:creator>Kamri, Syamsul</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini dilakukan di Bungkutoko dari bulan September hingga November 2019 dengan tujuan untuk mengetahui komposisi jenis dan ukuran krustasea bukan target perikanan rajungan (Portunus pelagicus) pada periode bulan terang dan gelap. Penelitian ini adalah  penelitian survei. Pengambilan contoh dilakukan pada nelayan rajungan yang menggunakan bubu lipat sebanyak dua kali dalam sebulan, yaitu pada periode bulan terang dan bulan gelap. Data yang dianalisis meliputi komposisi jenis, proporsi krustasea bukan target, sebaran kelas ukuran, dan uji t independent untuk menguji perbedaan jumlah jenis dan ukuran krustasea bukan target berdasarkan periode bulan. Total jenis krustasea bukan target  perikanan rajungan yang ditemukan sebanyak 14 jenis, yaitu pada periode bulan terang sebanyak 8 jenis dan didominasi oleh T.crenata, dan pada periode bulan gelap sebanyak 13 jenis dan didominasi  oleh C. anisodon.  Lebar karapas T. crenata dan T. danae pada periode bulan gelap cenderung lebih besar dari pada bulan terang, sedangkan C. anisodon pada periode bulan terang cenderung lebih besar dari pada bulan gelap.  Hasil uji t lebar karapas ketiga jenis kepiting tersebut tidak berbeda nyata (p0,05) antara periode bulan terang dan gelap. Kelimpahan krustasea bukan target jantan lebih tinggi dari pada betina, dan proporsi krustasea bukan target pada periode bulan terang rendah dari pada periode bulan gelap.Kata Kunci: Bycatch, komposisi jenis, krustasea, perikanan, Sulawesi Tenggara</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-08-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/article/view/15613</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan; Vol 5, No 3 (2020): Agustus 2020</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/article/view/15613/10551</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan</dc:rights>
</oai_dc:dc>