Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Tingkat pemanfaatan Kerang Pokea (Batissa violacea var. celebensis von Martens, 1897) di perairan Sungai Langkumbe Kecamatan Kulisusu Barat Kabupaten Buton Utara Sulawesi Tenggara

Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan · Vol. 3 No. 3 (2018)

Published
2018-08-14
Publisher
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan
Language
eng

Abstract

Perairan Sungai Langkumbe terletak di Kecamatan Kulisusu Barat dan telah lama digunakan oleh masyarakat untuk berbagai aktivitas sehari-hari. Salah satu sumber daya yang sering dimanfaatkan oleh masyarakat di sekitar Sungai Langkumbe adalah kerang pokea. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pemanfaatan kerang pokea (B. violacea) di Sungai Langkumbe. Penelitian ini dilakukan di perairan Sungai Langkumbe Kabupaten Buton Utara Sulawesi Tenggara dari bulan Agustus-Oktober 2017. Metode pengambilan sampel menggunakan luas sapuan (Sweep area) dengan menggunakan alat tangkap tangge, yang diasumsikan dapat mewaliki ukuran-ukuran kerang yang terdapat di perairan Sungai Langkumbe. Pengambilan sampel ini dilakukan dengan menggunakan alat yang disebut “tangge”. Total sampel yang terkumpul selama penelitian sebanyak 1.308 individu. Data dianalisis dengan menggunakan FiSAT II versi 3.0. Hasil kelompok ukuran kerang B. violacea menunjukkan pada bulan Agustus, September dan Oktober terdapat satu kelas ukuran pada stadia dewasa dengan nilai tengah masing-masing 20,25 mm, 21,69 mm dan 26,12 mm. Pada bulan Agustus dan September didominasi oleh ukuran 22-24,75 mm sedangkan di bulan Oktober didominasi oleh ukuran 24,8-27,55 mm. Parameter pertumbuhan kerang B. violacea diperoleh nilai panjang maksimum (L∞) sebesar 41,60 mm. Koefisien pertumbuhan (K) kerang B. violacea yaitu 1,1. Nilai dugaan t0 sebesar 0,025 tahun. Laju mortalitas alami (M), mortalitas penangkapan (F) dan mortalitas total (Z) masing-masing sebesar 1,72 per tahun, 4,50 per tahun dan 6,22 per tahun. Dengan demikian tingkat eksploitasi (E) diperoleh sebesar 0,72 per tahun. Nilai tersebut menunjukkan bahwa terjadi pemanfaatan terhadap kerang B. violacea tergolong tinggi (over exploitation).Kata Kunci: Tingkat pemanfaatan, Batissa violacea, Sungai Langkumbe

Collaboration network of the authors

40 authors · 91 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Jordan University of Science and Technology
  • Universitas Ahmad Dahlan
  • Andalas University
  • Universiti Teknologi MARA
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Dedy OetamaUniversitas Halu Oleo4
Ermayanti IshakAffiliation unknown2
Romy KetjulanAffiliation unknown2
. HaliliAffiliation unknown2
. MeldawatiAffiliation unknown2
. EmiyartiAffiliation unknown2
Nurlaila AriantoAffiliation unknown1
IskandarAffiliation unknown1
Jalil AkbarAffiliation unknown1
Ahmad MustafaJordan University of Science and Technology1
Muslim TadjuddahAffiliation unknown1
Naslina AliminaAffiliation unknown1
Fajeria -Affiliation unknown1
Nur IrawatiAffiliation unknown1
Hajaniar .Affiliation unknown1
- HasliantiAffiliation unknown1
Al ZabarunAffiliation unknown1
Risal Azham SAffiliation unknown1
Wa NurgayahAffiliation unknown1
Desak Nyoman Sri IndrawatiAffiliation unknown1
. ArwinAffiliation unknown1
Syamsul KamriAffiliation unknown1
Sufrin .Affiliation unknown1
Sadam HuseinAffiliation unknown1
Farid YasidiAffiliation unknown1
Muh. Arum AlkadriAffiliation unknown1
HermanUniversitas Ahmad Dahlan1
Harmin HariAffiliation unknown1
Tabroni SimuhuAffiliation unknown1
Indra SuhendraAffiliation unknown1
. ArsitoAffiliation unknown1
Ma’ruf KasimUniversitas Halu Oleo1
. MarliaAffiliation unknown1
Wanti Puspita SariAffiliation unknown1
Abdul RajabAndalas University1
. SalwiyahAffiliation unknown1
Abdul Rahman RahimUniversiti Teknologi MARA1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Tingkat pemanfaatan Kerang Pokea (Batissa violacea var. celebensis von Martens, 1897) di perairan Sungai Langkumbe Kecamatan Kulisusu Barat Kabupaten Buton Utara Sulawesi Tenggara</dc:title>
	<dc:creator>Al Hadatz, Jubair</dc:creator>
	<dc:creator>Bahtiar, .</dc:creator>
	<dc:creator>Abdullah, .</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Perairan Sungai Langkumbe terletak di Kecamatan Kulisusu Barat dan telah lama digunakan oleh masyarakat untuk berbagai aktivitas sehari-hari. Salah satu sumber daya yang sering dimanfaatkan oleh masyarakat di sekitar Sungai Langkumbe adalah kerang pokea. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pemanfaatan kerang pokea (B. violacea) di Sungai Langkumbe. Penelitian ini dilakukan di perairan Sungai Langkumbe Kabupaten Buton Utara Sulawesi Tenggara dari bulan Agustus-Oktober 2017. Metode pengambilan sampel menggunakan luas sapuan (Sweep area) dengan menggunakan alat tangkap tangge, yang diasumsikan dapat mewaliki ukuran-ukuran kerang yang terdapat di perairan Sungai Langkumbe. Pengambilan sampel ini dilakukan dengan menggunakan alat yang disebut “tangge”. Total sampel yang terkumpul selama penelitian sebanyak 1.308 individu. Data dianalisis dengan menggunakan FiSAT II versi 3.0. Hasil kelompok ukuran kerang B. violacea menunjukkan pada bulan Agustus, September dan Oktober terdapat satu kelas ukuran pada stadia dewasa dengan nilai tengah masing-masing 20,25 mm, 21,69 mm dan 26,12 mm. Pada bulan Agustus dan September didominasi oleh ukuran 22-24,75 mm sedangkan di bulan Oktober didominasi oleh ukuran 24,8-27,55 mm. Parameter pertumbuhan  kerang B. violacea diperoleh nilai  panjang maksimum (L∞) sebesar 41,60 mm. Koefisien pertumbuhan (K) kerang B. violacea yaitu 1,1. Nilai dugaan t0 sebesar 0,025 tahun. Laju mortalitas alami (M), mortalitas penangkapan (F) dan mortalitas total (Z) masing-masing sebesar 1,72 per tahun, 4,50 per tahun dan 6,22 per tahun. Dengan demikian tingkat eksploitasi (E) diperoleh sebesar 0,72 per tahun. Nilai tersebut menunjukkan bahwa terjadi pemanfaatan terhadap kerang B. violacea tergolong tinggi (over exploitation).Kata Kunci: Tingkat pemanfaatan, Batissa violacea, Sungai Langkumbe</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2018-08-14</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/article/view/4495</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan; Vol 3, No 3 (2018): Agustus 2018</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/article/view/4495/3460</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan</dc:rights>
</oai_dc:dc>