Jurnal
Pola pertumbuhan Ikan Peperek (Leiognathus Eguulus) di Teluk Kendari Propinsi Sulawesi Tenggara
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan · Vol. 1 No. 3 (2018)
- Published
- 2018-07-19
- Publisher
- Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan
- Language
- eng
Abstract
Penelitian ini dilaksanakan selama tiga bulan yang dimulai dari awal bulan Mei hingga akhir bulan Juli 2014 di Perairan Teluk Kendari Sulawesi Tenggara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola pertumbuhan ikan peperek (L. eguulus) di Teluk Kendari yang meliputi distribusi kelas panjang dan hubungan panjang bobot. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi biologi mengenai pola pertumbuhan ikan peperek yang tertangkap di Perairan Teluk Kendari yang selanjutnya dijadikan sebagai dasar dalam pengelolaan sumber daya ikan yang lestari dan berkelanjutan. Nilai parameter kualitas air yang teramati adalah suhu berkisar 25 – 28 0C dan salinitas pada pasang berkisar 23 – 27% dan saat surut berkisar 20 – 27%. Kondisi tersebut merupakan kondisi yang baik bagi kehidupan ikan peperek. Total sampel selama penelitian 540 individu, terdiri atas 111 ekor ikan jantan dan 429 ikan betina. Distribusi kelas ukuran panjang jantan dan betina terbagi menjadi 8 kelas ukuran dan frekuensi panjang terbanyak pada ikan jantan terdapat pada kelas panjang 79 mm – 83 mm dan terendah terdapat pada kelas panjang 106 mm – 111 mm, sedangkan pada ikan betina terbanyak pada kelas panjang 85 mm – 92 mm dan terendah terdapat pada kelas pajang 113 mm – 123 mm. Pola pertumbuhan ikan peperek jantan dan betina selama penelitian didapatkan pada bulan Mei – Juni adalah pola pertumbuhan allometrik sedangkan pada bulan Juli didapatkan Pola pertumbuhan allometrik positif. Nilai (r) jantan dan betina selama penelitian berkisar antara 0,504 – 0,907 jantan, 0,804 – 0,847) betina.Kata kunci: Ikan Peperek, sebaran frekuansi panjang, hubungan panjang bobot, pola pertumbuhan.
Collaboration network of the authors
37 authors · 82 co-authorship links · 3 across different organisations
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Halu Oleo
- Jordan University of Science and Technology
- Universiti Teknologi MARA
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Ma’ruf Kasim | Universitas Halu Oleo | 4 |
| Muh. Ramli | Affiliation unknown | 3 |
| Ahmad Mustafa | Jordan University of Science and Technology | 2 |
| Muslim Tadjuddah | Affiliation unknown | 2 |
| Nurlaila Arianto | Affiliation unknown | 1 |
| Iskandar | Affiliation unknown | 1 |
| Naslina Alimina | Affiliation unknown | 1 |
| Fajeria - | Affiliation unknown | 1 |
| La Ode Tahir Sampaga | Affiliation unknown | 1 |
| Ishak Iskandar | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Baru Sadarun | Affiliation unknown | 1 |
| Mennofatria Boer | Affiliation unknown | 1 |
| Dietriech G. Bengen | Affiliation unknown | 1 |
| Awal Subandar | Affiliation unknown | 1 |
| Roslindah Daeng Siang | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Azwar Sidiq | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Sjamsu Alam Lawelle | Affiliation unknown | 1 |
| Nurdiana Azis | Affiliation unknown | 1 |
| . Farito | Affiliation unknown | 1 |
| . Sarifa | Affiliation unknown | 1 |
| Muhamat Tang | Affiliation unknown | 1 |
| . Anastion | Affiliation unknown | 1 |
| La Sara | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Suharni Suharni | Affiliation unknown | 1 |
| Dedy Oetama | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Anas Salidi Maindo | Affiliation unknown | 1 |
| . Marlia | Affiliation unknown | 1 |
| . Alwin | Affiliation unknown | 1 |
| . Mardianto | Affiliation unknown | 1 |
| . Faldin | Affiliation unknown | 1 |
| Bahtiar . | Affiliation unknown | 1 |
| Jubair Al Hadatz | Affiliation unknown | 1 |
| Abdul Rahman Rahim | Universiti Teknologi MARA | 1 |
| La Ode Abdul Rajab Nadia | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.