Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Distribusi ukuran dan kepadatan Kerang Kijing (Anodonta woodiana) di Sungai Nanga-Nanga Kota Kendari Sulawesi Tenggara

Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan · Vol. 3 No. 2 (2018)

Published
2018-05-16
Publisher
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan
Language
eng

Abstract

Sungai Nanga-Nanga adalah salah satu perairan yang berada di Kota Kendari. Masyarakat di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) memanfaatkan perairan ini untuk kebutuhan sehari-hari dalam berbagai peruntukan, diantaranya adalah untuk kegiatan pertanian, perkebunan, dan peternakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola distribusi ukuran dan kepadatan kerang Kijing Taiwan (A. woodiana) di Perairan Nanga-nanga Kecamatan Poasia Kota Kendari Sulawesi Tenggara. Pengambilan sampel Kijing Taiwan dengan cara menentukan titik pengambilan sampel pada tiap stasiun pengamatan dan membuat transek kuadran yang berukuran 5x5 m2 sebanyak 3 plot yang ditetapkan secara acak. Hasil pengukuran parameter fisika-kimia perairan di lokasi pengamatan menunjukkan kisaran normal yang menunjang kehidupan Kijing Taiwan dengan nilai suhu berkisar 25-28,2 °C, kecerahan berkisar 31-83 %, kecepatan arus berkisar 0,03-0,10 m/s, kedalaman berkisar 0,83-0,88 meter, pH Substrat berkisar 6,8-6,9, dan bahan organik berkisar 1,36-8,84, sedangkan kelas tekstur pada lokasi pengamatan yaitu pasir sangat halus dan lumpur. Nilai kepadatan kerang kijing Taiwan tertinggi terdapat di stasiun I yang berkisar 1,37-1,56 ind/m2. Nilai terendah terdapat pada stasiun II yaitu 0,49-060 ind/m2. Pola distribusi kijing Taiwan pada stasiun I yaitu acak dengan nilai rata-rata 1,00, dan stasiun II mempunyai pola distribusi yang juga acak dengan nilai rata-rata 1,00. Hasil uji Chi-kuadrat menunjukkan pola distribusi kerang Kijing Taiwan di Perairan Nanga-nanga adalah acak dengan nilai berkisar 0,982–1,018.Kata Kunci: Anodonta woodiana, distribusi, kepadatan, sungai Nanga-nanga

Collaboration network of the authors

40 authors · 77 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Dedy OetamaUniversitas Halu Oleo4
La Ode Alirman AfuAffiliation unknown3
Wa NurgayahAffiliation unknown3
Ermayanti IshakAffiliation unknown2
Alrum ArmidAffiliation unknown2
Ira .Affiliation unknown2
Romy KetjulanAffiliation unknown2
. HaliliAffiliation unknown2
. MeldawatiAffiliation unknown2
Jalil AkbarAffiliation unknown1
Icang EfendiAffiliation unknown1
Ado WaliAffiliation unknown1
Abdur Muh. RifsaldiAffiliation unknown1
La SaraUniversitas Halu Oleo1
Wardha IsjayantiAffiliation unknown1
Windarsin WaliAffiliation unknown1
A. Ginong PratikinoUniversitas Halu Oleo1
Wa FitrianiAffiliation unknown1
. DarmisaAffiliation unknown1
Amadhan TakwirAffiliation unknown1
. BalqisAffiliation unknown1
. AsmadinAffiliation unknown1
Ria Amelia Safitri WalyanseAffiliation unknown1
Syamsul AnwarAffiliation unknown1
Yusran YahyaAffiliation unknown1
La Ode SadamAffiliation unknown1
. NurlelaAffiliation unknown1
La Ode Muhammad Yasir HayaAffiliation unknown1
Reni Ulfa MarianiAffiliation unknown1
Indriyani NurUniversitas Halu Oleo1
Sri KumalaAffiliation unknown1
Nur IrawatiAffiliation unknown1
Hajaniar .Affiliation unknown1
- HasliantiAffiliation unknown1
Al ZabarunAffiliation unknown1
Risal Azham SAffiliation unknown1
Desak Nyoman Sri IndrawatiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Distribusi ukuran dan kepadatan Kerang Kijing (Anodonta woodiana) di Sungai Nanga-Nanga Kota Kendari Sulawesi Tenggara</dc:title>
	<dc:creator>Kasni, Wa ode</dc:creator>
	<dc:creator>Bahtiar, .</dc:creator>
	<dc:creator>Emiyarti, .</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Sungai Nanga-Nanga adalah salah satu perairan yang berada di Kota Kendari. Masyarakat di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) memanfaatkan perairan ini untuk kebutuhan sehari-hari dalam berbagai peruntukan, diantaranya adalah untuk kegiatan pertanian, perkebunan, dan peternakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola distribusi ukuran dan kepadatan kerang Kijing Taiwan (A. woodiana) di Perairan Nanga-nanga Kecamatan Poasia Kota Kendari Sulawesi Tenggara. Pengambilan sampel Kijing Taiwan dengan cara menentukan titik pengambilan sampel pada tiap stasiun pengamatan dan membuat transek kuadran yang berukuran 5x5 m2 sebanyak 3 plot yang ditetapkan secara acak. Hasil pengukuran parameter fisika-kimia perairan di lokasi pengamatan menunjukkan kisaran normal yang menunjang kehidupan Kijing Taiwan dengan nilai suhu berkisar 25-28,2 °C, kecerahan berkisar 31-83 %, kecepatan arus berkisar 0,03-0,10 m/s, kedalaman berkisar 0,83-0,88 meter, pH Substrat berkisar 6,8-6,9, dan bahan organik berkisar 1,36-8,84, sedangkan kelas tekstur pada lokasi pengamatan yaitu pasir sangat halus dan lumpur. Nilai kepadatan kerang kijing Taiwan tertinggi terdapat di stasiun I yang berkisar 1,37-1,56 ind/m2. Nilai terendah terdapat pada stasiun II yaitu 0,49-060 ind/m2. Pola distribusi kijing Taiwan pada stasiun I yaitu acak dengan nilai rata-rata 1,00, dan stasiun II mempunyai pola distribusi yang juga acak dengan nilai rata-rata 1,00. Hasil uji Chi-kuadrat menunjukkan pola distribusi kerang Kijing Taiwan di Perairan Nanga-nanga adalah acak dengan nilai berkisar 0,982–1,018.Kata Kunci : Anodonta woodiana, distribusi, kepadatan, sungai Nanga-nanga</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2018-05-16</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/article/view/4091</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan; Vol 3, No 2 (2018): Mei 2018</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/article/view/4091/3185</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan</dc:rights>
</oai_dc:dc>