Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Komposisi Jenis dan Kepadatan Makrobiofouling Pada Jaring Kantung Apung Dengan dan Tanpa Menggunakan Sintetik Anti Fouling Hubungannya dengan Pertumbuhan Kappapycus alvarezii Di Perairan Pantai Lakeba Kota Baubau

Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan · Vol. 4 No. 2 (2019)

Published
2019-06-19
Publisher
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan
Language
eng

Abstract

Jaring kantung apung sering digunakan sebagai wadah untuk budidaya rumput laut khususnya pada spesies Kappapycus alvarezii. Dengan waktu penggunaanya, terdapat aktivitas lain yang terjadi pada wadah budidaya, seperti penempelan hama makrobiofouling yang menyebabkan kerusakan pada jaring kantung apung dan menurunnya produksi rumput laut. Upaya penanggulangan hama ini biasanya menggunakan avian idustrial dan marine coating sebagai bahan alternatif sintentik anti fouling. Penelitian ini bertujuan mengetahui komposisi jenis dan kepadatan makrobiofouling pada jaring kantung apung dengan dan atau tanpa menggunakan sintetik anti fouling (hubunganya dengan pertumbuhan Kappapycus alvarezii). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi jenis makrobiofouling pada jaring kantung apung tanpa sintentik anti fouling yaitu Lepas anatifera 6,1 - 23,3%, Balanus sp 74,9 - 90,5%, Pinctada radiata 0,6 - 1,8%, Pteria heteroptera 0 - 1,3%, Pincatada fucata 0 - 0,8%, dengan nilai kepadatan tertinggi yaitu 1,67 - 15,16 ind/cm2 serta memiliki pertumbuhan mutlak Kappapycus alvarezii yang rendah yaitu 11,9 - 45,8 gram/hari. Sedangkan pada jaring kantung apung dengan sintentik anti fouling memiliki komposisi jenis Lepas anatifera 21,5 - 77,6%, Balanus sp 22,4 - 76,0%, Pinctada radiata 0 - 4,1%, Pteria heteroptera 0 - 4,4%, Pinctada fucata 0 -1,7%, dengan nilai kepadatan terendah 0,49 - 4,05 ind/cm2 serta memiliki pertumbuhan mutlak Kappapycus alvarezii yang lebih tinggi yaitu 18,5 - 68,0 gram/hari. Hasil uji statistik diperoleh perbedaan yang nyata antara kepadatan makrobiofouling pada jaring kantung apung dengan dan tanpa sintetik anti fouling. Pengukuran parameter lingkungan selama penelitian diperoleh bahwa suhu berkisar 29 - 31 oC, kecepatan arus 0,080-0,215 m/detik, salinitas 30 - 32o/oo, nitrat 0,0103 - 0,0500 mg/L, fosfat 0,0042-0,0013 ppm dan oksigen terlarut 6,8-7,4 ppm.Kata Kunci: Jaring Kantung Apung, Komposisi Jenis, Kepadatan, Makro-biofouling, Anti Fouling, Kappapycus alvarezii

Collaboration network of the authors

40 authors · 81 co-authorship links · 3 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Jordan University of Science and Technology
  • Ministry of Marine Affairs and Fisheries
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Nur IrawatiAffiliation unknown4
La Ode Alirman AfuAffiliation unknown3
Ruslaini RuslainiAffiliation unknown3
- NurdianaAffiliation unknown3
Andi Irwan NurAffiliation unknown3
Halili HaliliUniversitas Halu Oleo3
Salwiyah SalwiyahAffiliation unknown3
Alrum ArmidAffiliation unknown2
Wa NurgayahAffiliation unknown2
Ira .Affiliation unknown2
ABDUL RAHMANUniversitas Halu Oleo2
La Onu La OlaAffiliation unknown2
Salwiyah SAffiliation unknown2
Taswin MunierAffiliation unknown2
Bahtiar .Affiliation unknown2
Indriyani NurUniversitas Halu Oleo2
Ahmad MustafaJordan University of Science and Technology1
Muzuni MuzuniAffiliation unknown1
Abdul Muis BalubiAffiliation unknown1
Wardha JalilAffiliation unknown1
Rahmad Sofyan PatadjaiAffiliation unknown1
Isman Septian IsmailMinistry of Marine Affairs and Fisheries1
Asnani AsnaniAffiliation unknown1
Wilda Purnama SariAffiliation unknown1
Icang EfendiAffiliation unknown1
Ado WaliAffiliation unknown1
Abdur Muh. RifsaldiAffiliation unknown1
La SaraUniversitas Halu Oleo1
Wardha IsjayantiAffiliation unknown1
Windarsin WaliAffiliation unknown1
A. Ginong PratikinoUniversitas Halu Oleo1
Wa FitrianiAffiliation unknown1
. DarmisaAffiliation unknown1
Amadhan TakwirAffiliation unknown1
. BalqisAffiliation unknown1
. AsmadinAffiliation unknown1
Ria Amelia Safitri WalyanseAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Komposisi Jenis dan Kepadatan Makrobiofouling Pada Jaring Kantung Apung Dengan dan Tanpa Menggunakan Sintetik Anti Fouling Hubungannya dengan Pertumbuhan Kappapycus alvarezii Di Perairan Pantai Lakeba Kota Baubau</dc:title>
	<dc:creator>Didu, La</dc:creator>
	<dc:creator>Kasim, Ma'ruf</dc:creator>
	<dc:creator>Emiyarti, .</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Jaring kantung apung sering digunakan sebagai wadah untuk budidaya rumput laut khususnya pada spesies Kappapycus alvarezii. Dengan waktu penggunaanya, terdapat aktivitas lain yang terjadi pada wadah budidaya, seperti penempelan hama makrobiofouling yang menyebabkan kerusakan pada jaring kantung apung dan menurunnya produksi rumput laut. Upaya penanggulangan hama ini biasanya menggunakan avian idustrial dan marine coating sebagai bahan alternatif sintentik anti fouling. Penelitian ini bertujuan mengetahui komposisi jenis dan kepadatan makrobiofouling pada jaring kantung apung dengan dan atau tanpa menggunakan sintetik anti fouling (hubunganya dengan pertumbuhan  Kappapycus alvarezii). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi jenis makrobiofouling pada jaring kantung apung tanpa sintentik anti fouling yaitu Lepas anatifera 6,1 - 23,3%, Balanus sp 74,9 - 90,5%, Pinctada radiata 0,6 - 1,8%, Pteria heteroptera 0 - 1,3%, Pincatada fucata 0 - 0,8%, dengan nilai kepadatan tertinggi yaitu 1,67 - 15,16 ind/cm2 serta memiliki pertumbuhan mutlak Kappapycus alvarezii yang rendah yaitu 11,9 - 45,8 gram/hari. Sedangkan pada jaring kantung apung dengan sintentik anti fouling memiliki komposisi jenis Lepas anatifera 21,5 - 77,6%, Balanus sp 22,4 - 76,0%, Pinctada radiata 0 - 4,1%, Pteria heteroptera 0 - 4,4%,  Pinctada fucata 0 -1,7%, dengan nilai kepadatan terendah 0,49 - 4,05 ind/cm2 serta memiliki pertumbuhan mutlak Kappapycus alvarezii yang lebih tinggi yaitu 18,5 - 68,0 gram/hari. Hasil uji statistik diperoleh perbedaan yang nyata antara kepadatan makrobiofouling pada jaring kantung apung dengan dan tanpa sintetik anti fouling. Pengukuran parameter lingkungan selama penelitian diperoleh bahwa suhu berkisar 29 - 31 oC, kecepatan arus 0,080-0,215 m/detik, salinitas 30 - 32o/oo, nitrat 0,0103 - 0,0500 mg/L, fosfat 0,0042-0,0013 ppm dan oksigen terlarut 6,8-7,4 ppm.Kata Kunci : Jaring Kantung Apung, Komposisi Jenis, Kepadatan, Makro-biofouling, Anti Fouling, Kappapycus alvarezii</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2019-06-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/article/view/7158</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan; Vol 4, No 2 (2019): Mei 2019</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/article/view/7158/5268</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan</dc:rights>
</oai_dc:dc>