Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Kepadatan dan distribusi Kerang Bulu (Anadara antiquata L, 1758) di perairan Wangi-wangi Selatan Desa Numana Kabupaten Wakatobi

Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan · Vol. 2 No. 2 (2017)

Published
2017-07-27
Publisher
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan
Language
eng

Abstract

Pulau Wangi-Wangi merupakan salah satu pulau yang terletak di Kabupaten Wakatobi Provinsi Sulawesi Tenggara yang memiliki potensi sumber daya laut. Salah satunya adalah sumber daya kerang bulu (Anadara antiquata). Organisme ini dikenal dengan nama lokal “kaindolu”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepadatan dan distribusi kerang bulu (Anadara antiquata L,1758) berdasarkan keberadaan kondisi vegetasi lamun. Pengambilan sampel kerang dilakukan sekali sebulan selama 3 bulan dari bulan Januari–Maret 2016 dengan menggunakan metode transek kuadrat 5x5 m2. Hasil penelitian diperoleh kepadatan kerang bulu berkisar 0,00–0,94 ind/m2. Kepadatan tertinggi ditemukan pada stasiun III berkisar 0,68–0,94 ind/m2, kemudian stasiun II berkisar 0,40–0,46 ind/m2 dan terendah pada stasiun I berkisar 0,04–0,02 ind/m2. Hasil uji Chi-kuadrat menunjukkan pola distribusi yang mengelompok dengan nilai Id 1 yaitu berkisar 1,41–2,70 serta pola distribusi yang seragam yaitu dengan Id 1 yang berkisar 6–18. Kepadatan lamun selama penelitian berkisar 505.98–749.87 tegakan. Hasil pengukuran parameter lingkungan masih menunjukkan kisaran normal yang menunjang kehidupan kerang bulu (Anadara antiquata L.1758) dengan nilai suhu berkisar 29–320C, salinitas 28–31 ppt, pH air berkisar 6–7, pH substrat berkisar 6–7, bahan organik berkisar 0,56–1,8. Tekstur substrat di lokasi penelitian didominasi pasir halus sampai lumpur.Kata Kunci: Anadara antiquata L,1758., distribusi, Desa Numana, Kepadatan, Wangi-Wangi Selatan

Collaboration network of the authors

40 authors · 91 co-authorship links · 1 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Jordan University of Science and Technology
  • Universitas Ahmad Dahlan
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Dedy OetamaUniversitas Halu Oleo4
Irwan J. EffendyAffiliation unknown3
Romy KetjulanAffiliation unknown3
. HaliliAffiliation unknown2
. MeldawatiAffiliation unknown2
. EmiyartiAffiliation unknown2
Jalil AkbarAffiliation unknown2
Ahmad MustafaJordan University of Science and Technology1
Abdullah AbdullahAffiliation unknown1
Muslim TadjuddahAffiliation unknown1
Naslina AliminaAffiliation unknown1
Abdul LatifAffiliation unknown1
Wa EkoAffiliation unknown1
Andi B. PatadjaiAffiliation unknown1
Devy PrimaningsihAffiliation unknown1
. NasrullahAffiliation unknown1
Nur IrawatiAffiliation unknown1
Hajaniar .Affiliation unknown1
- HasliantiAffiliation unknown1
Al ZabarunAffiliation unknown1
Risal Azham SAffiliation unknown1
Wa NurgayahAffiliation unknown1
Desak Nyoman Sri IndrawatiAffiliation unknown1
. ArwinAffiliation unknown1
Syamsul KamriAffiliation unknown1
Sufrin .Affiliation unknown1
Sadam HuseinAffiliation unknown1
Muh. RamliAffiliation unknown1
Wa UniAffiliation unknown1
Farid YasidiAffiliation unknown1
Muh. Arum AlkadriAffiliation unknown1
HermanUniversitas Ahmad Dahlan1
Harmin HariAffiliation unknown1
Tabroni SimuhuAffiliation unknown1
Indra SuhendraAffiliation unknown1
. ArsitoAffiliation unknown1
Firawati FirawatiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Kepadatan dan distribusi Kerang Bulu (Anadara antiquata L, 1758) di perairan Wangi-wangi Selatan Desa Numana Kabupaten Wakatobi</dc:title>
	<dc:creator>Dayanti, Fitri</dc:creator>
	<dc:creator>Bahtiar, .</dc:creator>
	<dc:creator>Ishak, Ermayanti</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pulau Wangi-Wangi merupakan salah satu pulau yang terletak di Kabupaten Wakatobi Provinsi Sulawesi Tenggara yang memiliki potensi sumber daya laut. Salah satunya adalah sumber daya kerang bulu (Anadara antiquata). Organisme ini dikenal dengan nama lokal “kaindolu”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepadatan dan distribusi kerang bulu (Anadara antiquata L,1758) berdasarkan keberadaan kondisi vegetasi lamun. Pengambilan sampel kerang dilakukan sekali sebulan selama 3 bulan dari bulan Januari–Maret 2016 dengan menggunakan metode transek kuadrat 5x5 m2. Hasil penelitian diperoleh kepadatan kerang bulu berkisar 0,00–0,94 ind/m2. Kepadatan tertinggi ditemukan pada stasiun III berkisar 0,68–0,94 ind/m2, kemudian stasiun II berkisar 0,40–0,46 ind/m2 dan terendah pada stasiun I berkisar 0,04–0,02 ind/m2. Hasil uji Chi-kuadrat menunjukkan pola distribusi yang mengelompok dengan nilai Id 1 yaitu berkisar 1,41–2,70 serta pola distribusi yang seragam yaitu dengan Id  1 yang berkisar 6–18. Kepadatan lamun selama penelitian berkisar 505.98–749.87 tegakan. Hasil pengukuran parameter lingkungan masih menunjukkan kisaran normal yang menunjang kehidupan kerang bulu (Anadara antiquata L.1758) dengan nilai suhu berkisar 29–320C, salinitas 28–31 ppt, pH air berkisar 6–7, pH substrat berkisar 6–7, bahan organik berkisar 0,56–1,8. Tekstur substrat di lokasi penelitian didominasi pasir halus sampai lumpur.Kata Kunci : Anadara antiquata L,1758., distribusi, Desa Numana, Kepadatan, Wangi-Wangi Selatan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2017-07-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/article/view/2578</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan; Vol 2, No 2 (2017): Mei 2017</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/article/view/2578/1923</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan</dc:rights>
</oai_dc:dc>