Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Biologi Reproduksi Ikan Selar Kuning (Selaroides leptolepis) di Perairan Wolo Kabupaten Kolaka

Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan · Vol. 4 No. 1 (2019)

Published
2019-02-08
Publisher
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan
Language
eng

Abstract

Penelitian ini dilakukan di perairan Wolo Kabupaten Kolaka pada bulan Januari 2018 – Maret 2018. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui beberapa aspek biologi reproduksi ikan selar kuning yang meliputi hubungan panjang berat, tingkat kematangan gonad, indeks kematangan gonad, ukuran pertama kali matang gonad, fekunditas dan diameter telur. Contoh ikan diperoleh menggunakan jarring insang dengan mesh size 1,5 inch. Sampel diperoleh dari hasil tangkapan nelayan sebanyak 162 ekor yang terdiri atas 50 ekor jantan dan 112 ekor betina. Masing-masing individu ikan sampel diukur panjangnya dan ditimbang beratnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pertumbuhan ikan jantan dan betina masing-masing adalah allometrik negative dan positif. Tingkat kematangan gonad ikan jantan dan betina didominasi TKG I dan II. Rata-rata IKG ikan selar kuning betina (1,16– 1,71) lebih besar dibandingkan ikan selar kuning jantan (0,009 – 0,018). Ukuran pertama kali matang gonad ikan selar kuning betina mengalami matang gonad yaitu pada 118 mm dan ikan selar kuning jantan matang gonad yaitu pada 140 mm. Potensi reproduksi ikan selar kuning dengan jumlah telur yang dihasilkan oleh setiap individu betina berkisar 4.380 –16.409 butir. Diameter telur ikan selar kuning diperoleh dengan kisaran 11,6-17 µm. Ikan selar kuning melakukan pemijahan secara bertahap sehingga tipe pemijahannya bersifat partial spawner.Kata Kunci: Selaroides leptolepis, Kematangan gonad, Fekunditas, Kolaka

Collaboration network of the authors

40 authors · 132 co-authorship links · 3 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Jordan University of Science and Technology
  • Universitas Halu Oleo
  • State University of Makassar
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Muslim TadjuddahAffiliation unknown14
Naslina AliminaAffiliation unknown13
Syamsul KamriAffiliation unknown11
Abdullah AbdullahAffiliation unknown9
Hasnia AramiAffiliation unknown9
La Ode Abdul Rajab NadiaAffiliation unknown2
- HasliantiAffiliation unknown2
Indrayani IndrayaniState University of Makassar2
Dedy OetamaUniversitas Halu Oleo2
Abd Al-Rahman OdehAffiliation unknown1
Hammam MheidatJordan University of Science and Technology1
Adam ShatnawiJordan University of Science and Technology1
Kadek LindawatiAffiliation unknown1
Romy KetjulanAffiliation unknown1
La Ode Abdul MuisAffiliation unknown1
Dita SafitriAffiliation unknown1
AbdullahAffiliation unknown1
Fajeria -Affiliation unknown1
Ilma LanaAffiliation unknown1
Nur InsyaniaAffiliation unknown1
Farid RezalAffiliation unknown1
Wildayanti WildayantiAffiliation unknown1
La Ode Wahid YudinAffiliation unknown1
Lusi Dwi AprilianiAffiliation unknown1
Wa Ode Sitti Hardian SariAffiliation unknown1
Muh Ikhsan TaherAffiliation unknown1
Dito HermansyahAffiliation unknown1
Fajar Indah NingsihAffiliation unknown1
Sarini Yusuf AbadiAffiliation unknown1
Samsuddin SamsuddinAffiliation unknown1
Ermayanti IshakAffiliation unknown1
Abdul LatifAffiliation unknown1
Muzuni MuzuniAffiliation unknown1
Ma’ruf KasimUniversitas Halu Oleo1
Abdul Muis BalubiAffiliation unknown1
Wardha JalilAffiliation unknown1
Aqil Maul SandyAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Biologi Reproduksi Ikan Selar Kuning (Selaroides leptolepis)  di Perairan Wolo Kabupaten Kolaka</dc:title>
	<dc:creator>Hestiana, .</dc:creator>
	<dc:creator>Yasidi, Farid</dc:creator>
	<dc:creator>Mustafa, Ahmad</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini dilakukan di perairan Wolo Kabupaten Kolaka pada bulan Januari 2018 – Maret 2018. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui beberapa aspek biologi reproduksi ikan selar kuning yang meliputi hubungan panjang berat, tingkat kematangan gonad, indeks kematangan gonad, ukuran pertama kali matang gonad, fekunditas dan diameter telur. Contoh ikan diperoleh menggunakan jarring insang dengan mesh size 1,5 inch. Sampel diperoleh dari hasil tangkapan nelayan sebanyak 162 ekor yang terdiri atas 50 ekor jantan dan 112 ekor betina. Masing-masing individu ikan sampel  diukur panjangnya dan ditimbang beratnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pertumbuhan ikan jantan dan betina masing-masing adalah allometrik negative dan positif. Tingkat kematangan gonad ikan jantan dan betina didominasi TKG I dan II. Rata-rata IKG ikan selar kuning betina (1,16– 1,71) lebih besar dibandingkan ikan selar kuning jantan  (0,009 – 0,018). Ukuran pertama kali matang gonad ikan selar kuning  betina mengalami matang gonad yaitu pada 118 mm dan ikan selar kuning jantan matang gonad yaitu pada 140 mm. Potensi reproduksi  ikan  selar kuning  dengan  jumlah  telur  yang  dihasilkan  oleh  setiap  individu betina berkisar 4.380 –16.409 butir. Diameter telur ikan selar kuning diperoleh dengan kisaran 11,6-17 µm. Ikan selar kuning melakukan pemijahan secara bertahap sehingga tipe pemijahannya bersifat partial spawner.Kata Kunci : Selaroides leptolepis, Kematangan gonad, Fekunditas , Kolaka</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2019-02-08</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/article/view/5581</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan; Vol 4, No 1 (2019): Februari 2019</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/article/view/5581/4094</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan</dc:rights>
</oai_dc:dc>