Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Produktivitas primer perifiton di perairan air terjun Tinonggoli (Nanga-nanga) Kota Kendari Sulawesi Tenggara

Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan · Vol. 2 No. 1 (2017)

Published
2017-06-15
Publisher
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis produktivitas primer perifiton di Perairan Air Terjun Tinonggoli Kota Kendari Sulawesi Tenggara.Penelitian ini dilaksanakan selama dua bulan mulai Februari sampai Maret 2016.Lokasi pengambilan sampel di bagi dalam tiga titik sampling. Titik sampling I (bagian atas air terjun), titik sampling II (di air terjun), dan titik sampling III (di bendungan air terjun). Proses pengambilan sampel di lakukan dengan menggunakan metode rancangan acak (random sampling). hasilpengukuran parameter penunjang, yakni,: 0.022 ̶ 0.136 mg/L,: 0.0032 ̶ 0.0066 mg/L, suhu 23, kecerahan: 70-100%, pH: 5, kecepatan arus 0.02 ̶ 0,10. Produktivitas primer perifiton pada Air Terjun Tinonggoli (Nanga-Nanga) tergolong tinggi produktivitas primer kotor 382.81 ̶ 1.046.87 mg C//4 jam, produktivitas bersih 34.13 ̶ 187.50 mg C//4 jam, respirasi 348.69 ̶ 859.38 mg C//4 jam. Hasil regresi linear sederhana kecerahan sangat mempengaruhi produktivitas primer perifiton dengan persamaan Y= 192.329 + 2.239 X, koefisien korelasi R = 0,092 dan koefisien = 0.018 atau 18 %,, dengan ragam didapatakan nilai p = 0.001 0.05 di sebabkan adanya pengaruh nyata. Nitrat Y = 0.68 + -5.6145 X, dengan nilai (Koefisien Determinasi) = 073 atau 73 % dan nilai R (Koefisien Korelasi) = 270. Hasil analisis sidik ragam di dapatkan nilai p = 0.004 0.05, adanya hubungan nitrat yang terhadap produktivitas primer perifiton. Dan fosfat Y = 0.04 + X ̶ 8.0408 nilai koefisien determinansi rendah 0.30 dan nilai R= 012. Hasil analisis sidik ragam didapatkan nilai p = 0.0020.05, adanya hubungan yang lemah fosfat terhadap produktivitas primer perifiton di perairan.Kata Kunci: produktivitas primer, perifiton, air terjun Tinonggoli.

Collaboration network of the authors

36 authors · 70 co-authorship links · 1 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • National Research and Innovation Agency
  • Andalas University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Ma’ruf KasimUniversitas Halu Oleo5
Wa NurgayahAffiliation unknown3
Asriyana AsriyanaUniversitas Halu Oleo2
. AsriyanaAffiliation unknown2
Bahtiar .Affiliation unknown2
Yulius LinusAffiliation unknown2
La Ode NafiuUniversitas Halu Oleo1
Musram AbadiUniversitas Halu Oleo1
Lukman YunusUniversitas Halu Oleo1
Halili HaliliUniversitas Halu Oleo1
. IrmanAffiliation unknown1
Reny W.A Lolo PadangAffiliation unknown1
La Ode Muhammad Yasir HayaAffiliation unknown1
Esse SunarniAffiliation unknown1
Asnar AprilianiAffiliation unknown1
La Ode SiroAffiliation unknown1
Hajaniar .Affiliation unknown1
Rachmat HidayatNational Research and Innovation Agency1
Risko ArsyadAffiliation unknown1
. TaufikirAffiliation unknown1
Deddy ArnolAffiliation unknown1
Apriawan Arufi PutraAffiliation unknown1
La Ode Abdul Rajab NadiaAffiliation unknown1
La Ode SuharjoAffiliation unknown1
Yuni YuliantiAffiliation unknown1
Devi DeviAffiliation unknown1
- HasliantiAffiliation unknown1
Neni HendrawatiAffiliation unknown1
. IndrayaniAffiliation unknown1
Mulia WatiAffiliation unknown1
Abdul RajabAndalas University1
Farid YasidiAffiliation unknown1
Sri HardiyantiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Produktivitas primer perifiton di perairan air terjun Tinonggoli (Nanga-nanga) Kota Kendari Sulawesi Tenggara</dc:title>
	<dc:creator>Fatmawati, .</dc:creator>
	<dc:creator>Salwiyah, .</dc:creator>
	<dc:creator>Irawati, Nur</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis produktivitas primer perifiton di Perairan Air Terjun Tinonggoli Kota Kendari Sulawesi Tenggara.Penelitian ini dilaksanakan selama dua bulan mulai Februari sampai Maret 2016.Lokasi pengambilan sampel di bagi dalam tiga titik sampling. Titik sampling I (bagian atas air terjun), titik sampling II (di air terjun), dan titik sampling III  (di bendungan air terjun). Proses pengambilan sampel di lakukan dengan menggunakan metode rancangan acak (random sampling). hasilpengukuran parameter penunjang, yakni,: 0.022 ̶ 0.136 mg/L, : 0.0032 ̶ 0.0066 mg/L, suhu 23, kecerahan:  70-100%, pH: 5, kecepatan arus 0.02 ̶ 0,10. Produktivitas primer perifiton pada Air Terjun Tinonggoli (Nanga-Nanga) tergolong tinggi produktivitas primer kotor 382.81 ̶ 1.046.87 mg C//4 jam, produktivitas bersih 34.13 ̶ 187.50 mg C//4 jam, respirasi 348.69 ̶ 859.38 mg C//4 jam. Hasil regresi linear sederhana kecerahan sangat mempengaruhi produktivitas primer perifiton dengan persamaan   Y= 192.329 + 2.239 X, koefisien korelasi R = 0,092 dan koefisien  = 0.018 atau 18 % ,, dengan ragam didapatakan nilai   p = 0.001 0.05 di sebabkan adanya pengaruh nyata. Nitrat Y = 0.68 +  -5.6145 X, dengan nilai  (Koefisien Determinasi) = 073 atau 73 % dan nilai R (Koefisien Korelasi) = 270. Hasil analisis sidik ragam di dapatkan nilai  p = 0.004 0.05, adanya hubungan nitrat yang terhadap produktivitas primer perifiton. Dan fosfat Y = 0.04 + X ̶ 8.0408 nilai koefisien determinansi  rendah 0.30 dan nilai R= 012. Hasil analisis sidik ragam didapatkan nilai p = 0.0020.05, adanya hubungan yang lemah fosfat terhadap produktivitas primer perifiton di perairan.Kata Kunci: produktivitas primer, perifiton, air terjun Tinonggoli.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2017-06-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/article/view/2490</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan; Vol 2, No 1 (2017): Februari 2017</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/article/view/2490/1843</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan</dc:rights>
</oai_dc:dc>