Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

TINGKAT KERENTANAN BENCANA ALAM DI WILAYAH PESISIR KABUPATEN MUNA

Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi · Vol. 6 No. 3 (2021) · pp. 150–156

DOI
10.36709/jppg.v6i3.18749
ISSN
2502-2776, 2477-8192
Published
2021-08-19
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0

Abstract

Kawasan pesisir merupakan kawasan pertemuan antara lautan dan daratan sehingga memiliki potensi rentan terhadap bahaya berbagi jenis bencana alam. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis: 1) kerentanan bencana alam di wilayah pesisir Kabupaten Muna; 2) tingkat kerentanan pontensi bahaya tsunami di wilayah pesisir Kabupaten Muna; dan 3) tingkat kerentanan bahaya gelombang ekstrim di wilayah pesisir Kabupaten Muna. Data dalam penelitian ini meliputi peta topografi, peta geologi, peta lereng, peta penggunaan lahan, citra landsat, serta informasi yang dianggap perlu. Selanjutnya, analisis data dilakukan dengan cara interpolasi spasial, buffer, dan analisa overlay dengan menggunakan teknologi sistem informasi geografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) berdasarkan indeks bencana Indonesia, jenis bencana alam yang mengancam Kabupaten Muna dari kategori tinggi yaitu gelombang ekstrim, abrasi, kebakaran lahan dan hutan, gempa bumi, serta tsunami. Selanjutnya yang termasuk dalam kategori hingga tinggi, yaitu bencana cuaca ekstrim, banjir, sedangkan untuk kategori sedang yaitu tanah longsor; 2) 15 kecamatan masuk dalam kategori rendah terhadap potensi bahaya tsunami sedangkan 2 kecamatan lainnya yaitu Kecamatan Maligano dan Kecamatan masuk dalam kategori sedang hingga tinggi; dan 3) 21 kecamatan termasuk kategori sedang terhadap potensi bahaya bencana gelombang ekstrim.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 134 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
La Ode NursalamAffiliation unknown14
Surdin SurdinUniversitas Halu Oleo10
Jamal HarimuddinAffiliation unknown4
Fitriani FitrianiAffiliation unknown4
Anita IndriasaryAffiliation unknown4
Sitti KasmiatiAffiliation unknown4
Jamal HarimudinAffiliation unknown3
Ramli RamliUniversitas Sulawesi Tenggara3
Erwin AnshariAffiliation unknown2
Hasria HasriaAffiliation unknown2
Muliddin MuliddinAffiliation unknown2
Irfan IdoAffiliation unknown2
Sawaludin SawaludinAffiliation unknown2
RAMLY RAMLY RAMLYAffiliation unknown1
MelindaYani Yani YaniAffiliation unknown1
Erlin SarfidarAffiliation unknown1
Harziman NingratAffiliation unknown1
Hasbullah SyafAffiliation unknown1
Eka AprianaAffiliation unknown1
Hazriani HazrianiAffiliation unknown1
Fitra SalehAffiliation unknown1
Muliati MuliatiAffiliation unknown1
Ade Rahmasari HarsonoAffiliation unknown1
Yuni kartika SidamuAffiliation unknown1
Deniyatno DeniyatnoAffiliation unknown1
Firdaus FirdausAffiliation unknown1
Ali OktoUniversitas Halu Oleo1
Suparwi SuparwiAffiliation unknown1
Noor Husna KhairisaAffiliation unknown1
Putri HadiyatinAffiliation unknown1
Jufri KarimUniversitas Halu Oleo1
I Putu Agus Putra LantaraAffiliation unknown1
Laode Muh. Iradat SalihinAffiliation unknown1
Fitri MuljanaAffiliation unknown1
Weka widayantiAffiliation unknown1
Alfirman AlfirmanAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/ppg/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">TINGKAT KERENTANAN BENCANA ALAM DI WILAYAH PESISIR KABUPATEN MUNA</dc:title>
	<dc:creator>Harudu, La</dc:creator>
	<dc:creator>Restele, La Ode</dc:creator>
	<dc:creator>Amaluddin, La Ode</dc:creator>
	<dc:creator>Andrias, Andrias</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kerentanan; Bencana Alam; Wilayah Pesisir; Kabupaten Muna</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kawasan pesisir merupakan kawasan pertemuan antara lautan dan daratan sehingga memiliki potensi rentan terhadap bahaya berbagi jenis bencana alam. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis: 1) kerentanan bencana alam di wilayah pesisir Kabupaten Muna; 2) tingkat kerentanan pontensi bahaya tsunami di wilayah pesisir Kabupaten Muna; dan 3) tingkat kerentanan bahaya gelombang ekstrim di wilayah pesisir Kabupaten Muna. Data dalam penelitian ini meliputi peta topografi, peta geologi, peta lereng, peta penggunaan lahan, citra landsat, serta informasi yang dianggap perlu. Selanjutnya, analisis data dilakukan dengan cara interpolasi spasial, buffer, dan analisa overlay dengan menggunakan teknologi sistem informasi geografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) berdasarkan indeks bencana Indonesia, jenis bencana alam yang mengancam Kabupaten Muna dari kategori tinggi yaitu gelombang ekstrim, abrasi, kebakaran lahan dan hutan, gempa bumi, serta tsunami. Selanjutnya yang termasuk dalam kategori hingga tinggi, yaitu bencana cuaca ekstrim, banjir, sedangkan untuk kategori sedang yaitu tanah longsor; 2) 15 kecamatan masuk dalam kategori rendah terhadap potensi bahaya tsunami sedangkan 2 kecamatan lainnya yaitu Kecamatan Maligano dan Kecamatan masuk dalam kategori sedang hingga tinggi; dan 3) 21 kecamatan termasuk kategori sedang terhadap potensi bahaya bencana gelombang ekstrim.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-08-19</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/ppg/article/view/18749</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36709/jppg.v6i3.18749</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi; Vol 6, No 3 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi; 150-156</dc:source>
	<dc:source>2502-2776</dc:source>
	<dc:source>2477-8192</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/ppg/article/view/18749/pdf_1</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>