Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

PEMETAAN PERSEBARAN HUTAN MENURUT KLASIFIKASI ARAHAN FUNGSI KAWASAN HUTAN DI KABUPATEN KONAWE SELATAN BERBASIS SIG

Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi · Vol. 4 No. 3 (2019) · pp. 79–88

DOI
10.36709/jppg.v4i3.8344
ISSN
2502-2776, 2477-8192
Published
2019-07-01
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0

Abstract

Persebaran arahan fungsi kawasan hutan lindung, hutan produksi tetap dan hutan produksi terbatas di Kabupaten Konawe Selatan. Tujuan penelitian: Mengetahui sebaran arahan fungsi kawasan hutan di Kabupaten Konawe Selatan. Penelitian ini akan dilaksanakan pada bulan Januari 2019 dengan lokasi Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Penelitian ini menggunakan metode overlay dengan scoring antara parameter-parameter yang ada, dimana setiap parameter dilakukan proses scoring dengan pemberian bobot dan nilai yang sesuai dengan pengklasifikasiannya masing-masing yang kemudian dilakukan overlay menggunakan software ArcGIS 10.2. Penggunaan software ini memanfaatkan Sistem Informasi Geografis (SIG) yang dapat menjelaskan dan mempresentasikan fungsi kawasan hutan dalam bentuk digital. Dari hasil analisis data diperoleh kesimpulan sebagai berikut: Persebaran fungsi kawasan hutan yang berada di Kabupaten Konawe Selatan terdiri atas tiga yaitu kawasan hutan lindung, kawasan hutan produksi tetap dan kawasan hutan produksi terbatas. Kawasan hutan lindung di Kabupaten Konawe Selatan terletak di beberapa Kecamatan seperti Kecamatan Wolasi, Moramo Utara, Moramo, Konda, Laeya, Kolono, Kolono timur, Baito, Buke, Landono, Ranomeeto, Mowila, Palangga dan Tinanggea, dari ketiga kawasan hutan tersebut kawasan hutan produksi tetap mempunya luas yang paling mendominasi yaitu sebesar 260505,86 ha, dan kawasan hutan lindung sebesar 209495,28 ha, dan kawasan hutan produksi terbatas 51363,48 ha.

Keywords

Collaboration network of the authors

34 authors · 57 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
La Ode AmaluddinUniversitas Halu Oleo5
Surdin SurdinUniversitas Halu Oleo4
Andrias AndriasAffiliation unknown2
La Ode NursalamAffiliation unknown2
Dewi YantiAffiliation unknown1
La Ode ResteleAffiliation unknown1
Slamet AnangAffiliation unknown1
Kartini KartiniAffiliation unknown1
Rizka Dwi SeptianiAffiliation unknown1
Sahara SaharaAffiliation unknown1
Sitti KasmiatiAffiliation unknown1
Sitti Nurul AfiahAffiliation unknown1
Andi AlifuddinAffiliation unknown1
Sapar AhmadAffiliation unknown1
Ratnawati RatnawatiAffiliation unknown1
Rachman HidayatAffiliation unknown1
Sofian FatullahAffiliation unknown1
Hasni RahmaniyaAffiliation unknown1
Asnani LuxfiatiAffiliation unknown1
Ramadan RamadanAffiliation unknown1
Jayatri Manda SariAffiliation unknown1
Asis MahasadinAffiliation unknown1
Jumaniar JumaniarAffiliation unknown1
Herliatin HerliatinAffiliation unknown1
Wawan Setiawan RaimonAffiliation unknown1
Nafsia NafsiaAffiliation unknown1
Wa Ode Santi WidyawatiAffiliation unknown1
Orys MunandarAffiliation unknown1
Sarlia SarliaAffiliation unknown1
Samrika DeviAffiliation unknown1
Nur QomarAffiliation unknown1
Sitti Nurul MutmainahAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/ppg/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PEMETAAN PERSEBARAN  HUTAN MENURUT  KLASIFIKASI ARAHAN FUNGSI  KAWASAN HUTAN  DI KABUPATEN  KONAWE SELATAN BERBASIS SIG</dc:title>
	<dc:creator>Hardianti, Anni</dc:creator>
	<dc:creator>Harudu, La</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pemetaan; Persebararan kawasan hutan; Sistem Informasi Geografis</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Persebaran arahan fungsi kawasan hutan lindung, hutan produksi tetap dan hutan produksi terbatas di Kabupaten Konawe Selatan. Tujuan penelitian:  Mengetahui sebaran arahan fungsi kawasan hutan di Kabupaten Konawe Selatan. Penelitian ini akan dilaksanakan pada bulan Januari 2019 dengan lokasi Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Penelitian ini menggunakan metode overlay dengan scoring antara parameter-parameter yang ada, dimana setiap parameter dilakukan proses scoring dengan pemberian bobot dan nilai yang sesuai dengan pengklasifikasiannya masing-masing yang kemudian dilakukan overlay menggunakan software ArcGIS 10.2. Penggunaan software ini memanfaatkan Sistem Informasi Geografis (SIG) yang dapat menjelaskan dan mempresentasikan fungsi kawasan hutan dalam bentuk digital. Dari hasil analisis data diperoleh kesimpulan sebagai berikut: Persebaran fungsi kawasan hutan yang berada di Kabupaten Konawe Selatan terdiri atas tiga yaitu kawasan hutan lindung, kawasan hutan produksi tetap dan kawasan hutan produksi terbatas. Kawasan hutan lindung di Kabupaten Konawe Selatan terletak di beberapa Kecamatan seperti Kecamatan Wolasi, Moramo Utara, Moramo, Konda, Laeya, Kolono, Kolono timur, Baito, Buke, Landono, Ranomeeto, Mowila, Palangga dan Tinanggea, dari ketiga kawasan hutan tersebut kawasan hutan produksi tetap mempunya luas yang paling mendominasi yaitu sebesar 260505,86 ha, dan kawasan hutan lindung sebesar 209495,28 ha, dan kawasan hutan produksi terbatas 51363,48 ha. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2019-07-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/ppg/article/view/8344</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36709/jppg.v4i3.8344</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi; Vol 4, No 3 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Juli 2019); 79-88</dc:source>
	<dc:source>2502-2776</dc:source>
	<dc:source>2477-8192</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/ppg/article/view/8344/6119</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Anni Hardianti, La Harudu</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>