Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

PERSEPSI MASYARAKAT KERUSAKAN TERHADAP EKOSISTEM MANGROVE DI WILAYAH PANTAI DESA LATA, KABUPATEN NAPANO KUSAMBI, KABUPATEN MUNA BARAT

Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi · Vol. 4 No. 3 (2019) · pp. 126–132

DOI
10.36709/jppg.v4i3.8350
ISSN
2502-2776, 2477-8192
Published
2019-07-01
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0

Abstract

Mangrove di Desa Latawe mengalami kerusakan yang begitu parah, masyarakat tidak memahami betapa pentingnya hutan mangrove. Perlu adanya pengkajian terkait persepsi dan faktor kerusakan mangrove di desa Latawe. Tujuan penelitian: (1). Untuk mengetahui persepsi masyarakat tentang keruskan ekosistem mangrove di wilayah pesisir Desa Latawe. (2). Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kerusakan ekosistem mangrove diwilayah pesisir Desa Latawe. Penelitian ini adalah penelitian yang bersifat kualitatif deskripstif. Adapun hasil penelitian menggambarkan bahwa (1). Persepsi masyarakat tentang kondisi ekosistem hutan mangrove yang berada di pesisir pantai Desa Latawe terus mengalami kerusakan dan penyusutan pupulasi hutan mangrove karena dimanfaatkan oleh masyarakat dalam berbagai kebutuhan seperti pemanfaatan hutan mangrove menjadi kayu bakar, pembuatan penangkap ikan, bahan bangunan. (2). Faktor faktor yang mempengaruhi sebagai menyebab kerusakan ekosistem hutan mangrove di wilayah pesisir Desa Latawe mencakup masih rendahnya tingkat pendidikan masyarakat, rendahnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat yang rendah, kepedulian masyarakat yang rendah terhadap kelestarian lingkungan, tingginya tingkat konversi menjadi lahan tambak, pemanfaatan kawasan hutan menjadi lokasi pemukiman, dan perubahan pemanfaatan hutan mangrove menjadi komersial sebagai kayu bakar.

Keywords

Collaboration network of the authors

36 authors · 60 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
La Ode AmaluddinUniversitas Halu Oleo5
Surdin SurdinUniversitas Halu Oleo4
Andrias AndriasAffiliation unknown2
La Ode NursalamAffiliation unknown2
Jafriati JafriatiUniversitas Halu Oleo1
Cece Suryani IsmailAffiliation unknown1
Dewi YantiAffiliation unknown1
La Ode ResteleAffiliation unknown1
Anni HardiantiAffiliation unknown1
Slamet AnangAffiliation unknown1
Rizka Dwi SeptianiAffiliation unknown1
Sahara SaharaAffiliation unknown1
Sitti KasmiatiAffiliation unknown1
Sitti Nurul AfiahAffiliation unknown1
Andi AlifuddinAffiliation unknown1
Sapar AhmadAffiliation unknown1
Ratnawati RatnawatiAffiliation unknown1
Rachman HidayatAffiliation unknown1
Sofian FatullahAffiliation unknown1
Hasni RahmaniyaAffiliation unknown1
Asnani LuxfiatiAffiliation unknown1
Ramadan RamadanAffiliation unknown1
Jayatri Manda SariAffiliation unknown1
Asis MahasadinAffiliation unknown1
Jumaniar JumaniarAffiliation unknown1
Herliatin HerliatinAffiliation unknown1
Wawan Setiawan RaimonAffiliation unknown1
Nafsia NafsiaAffiliation unknown1
Wa Ode Santi WidyawatiAffiliation unknown1
Orys MunandarAffiliation unknown1
Sarlia SarliaAffiliation unknown1
Samrika DeviAffiliation unknown1
Nur QomarAffiliation unknown1
Sitti Nurul MutmainahAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/ppg/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PERSEPSI MASYARAKAT KERUSAKAN TERHADAP EKOSISTEM MANGROVE DI WILAYAH PANTAI DESA LATA, KABUPATEN NAPANO KUSAMBI, KABUPATEN MUNA BARAT</dc:title>
	<dc:creator>Kartini, Kartini</dc:creator>
	<dc:creator>Harudu, La</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Persepsi; Ekosistem Mangrove; Kelestarian Lingkungan; Latawe</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Mangrove di Desa Latawe mengalami kerusakan yang begitu parah, masyarakat tidak memahami betapa pentingnya hutan mangrove. Perlu adanya pengkajian terkait persepsi dan faktor kerusakan mangrove di desa Latawe. Tujuan penelitian: (1). Untuk mengetahui persepsi masyarakat tentang keruskan ekosistem mangrove di wilayah pesisir Desa Latawe. (2). Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kerusakan ekosistem mangrove diwilayah pesisir Desa Latawe. Penelitian ini adalah penelitian yang bersifat kualitatif deskripstif. Adapun hasil penelitian menggambarkan bahwa (1). Persepsi masyarakat tentang kondisi ekosistem hutan mangrove yang berada di pesisir pantai Desa Latawe terus mengalami kerusakan dan penyusutan pupulasi hutan mangrove karena dimanfaatkan oleh masyarakat dalam berbagai kebutuhan seperti pemanfaatan hutan mangrove menjadi kayu bakar, pembuatan penangkap ikan, bahan bangunan. (2). Faktor faktor yang mempengaruhi sebagai menyebab kerusakan ekosistem hutan mangrove di wilayah pesisir Desa Latawe mencakup masih rendahnya tingkat pendidikan masyarakat, rendahnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat yang rendah, kepedulian masyarakat yang rendah terhadap kelestarian lingkungan, tingginya tingkat konversi menjadi lahan tambak, pemanfaatan kawasan hutan menjadi lokasi pemukiman, dan perubahan pemanfaatan hutan mangrove menjadi komersial sebagai kayu bakar.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2019-07-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/ppg/article/view/8350</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36709/jppg.v4i3.8350</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi; Vol 4, No 3 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Juli 2019); 126-132</dc:source>
	<dc:source>2502-2776</dc:source>
	<dc:source>2477-8192</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/ppg/article/view/8350/6124</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Kartini Kartini, La Harudu</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>