Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

DAMPAK KEBERADAAN OBJEK WISATA BENTENG KERATON BUTON TERHADAP MASYARAKAT DI KECAMATAN BETOAMBARI KOTA BAU-BAU

Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi · Vol. 6 No. 3 (2021) · pp. 157–165

DOI
10.36709/jppg.v6i3.17981
ISSN
2502-2776, 2477-8192
Published
2021-07-01
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0

Abstract

Kawasan wisata Benteng Keraton Buton merupakan salah satu objek wisata yang memberikan andil besar terhadap peningkatan wisatawan ke Kota Bau-Bau. Meningkatnya arus wisatawan ke Benteng Keraton Buton, berdampak pada peningkatan aktivitas pariwisata baik aktivitas dari wisatawan maupun aktivitas dari masyarakat sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak positif dan negatif sosial budaya objek wisata Benteng Keraton Buton terhadap masyarakat. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan responden sebanyak 60 orang yang terdiri dari 2 orang pegawai Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, 10 orang dari Tokoh Masyarakat, dan 48 orang anggota masyarakat di Kecamatan Betoambari Kota Bau-Bau. Teknik pengumpulan data yangdigunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, kuisoner, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) dampak positif dari objek wisata Benteng Keraton Buton ini antara lain mendorong mendorong masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan perbaikan lingkungan hidup, melestarikan kebudayaan tradisional, menjaga monumen atau situs peninggalan dan meningatkan tingkat pendidikan maupun pendidika pariwisata; dan 2) dampak negatif dari objek wisata Benteng Keraton Buton ini, yaitu meningkatnya penyimpangan sosial yang terjadi di masyarakat, dan perubahan gaya hidup, adanya perpindahan penduduk (migrasi) ke daerah tempat wisata, tingkat kenyamanan masyarakat yang menurun.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 91 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Medan Area University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
La Ode AmaluddinUniversitas Halu Oleo6
La Ode NursalamAffiliation unknown5
La HaruduAffiliation unknown5
Andrias AndriasAffiliation unknown3
Ramli RamliUniversitas Sulawesi Tenggara3
Jay Narki WirandaAffiliation unknown1
Muhamad Alid AsariAffiliation unknown1
Herlan HerlanAffiliation unknown1
La Ode TuriUniversitas Halu Oleo1
Samiruddin SamiruddinUniversitas Halu Oleo1
Abdullah Igo BDUniversitas Halu Oleo1
Pendais HakUniversitas Halu Oleo1
Arman ArmanUniversitas Halu Oleo1
Rosliana EsoAffiliation unknown1
Tahir TahirAffiliation unknown1
HUSEIN HUSEINUniversitas Halu Oleo1
La Ode SaifuddinAffiliation unknown1
Mardiana NAffiliation unknown1
Fatriadi FatriadiAffiliation unknown1
Rani Nurhalima TusadiahAffiliation unknown1
Isman HarnasAffiliation unknown1
Armayani ArmayaniAffiliation unknown1
Wa Ode FinceAffiliation unknown1
Kurniawan Indo BasmalaAffiliation unknown1
Wahyuni ArifAffiliation unknown1
Ihlas IhlasAffiliation unknown1
Sitti Nurul AfiahAffiliation unknown1
Emijayanti EmijayantiAffiliation unknown1
Ratnawati RatnawatiAffiliation unknown1
Alit AlitAffiliation unknown1
Rachman HidayatAffiliation unknown1
Taufik HidayatMedan Area University1
Azmin Mane Azmin ManeAffiliation unknown1
Erna ErnaAffiliation unknown1
Elis Ajiansyah Elis AjiansyahAffiliation unknown1
Yarni Binti BasirAffiliation unknown1
Fardin FardinAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/ppg/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">DAMPAK KEBERADAAN OBJEK WISATA BENTENG KERATON BUTON TERHADAP MASYARAKAT DI KECAMATAN BETOAMBARI  KOTA BAU-BAU</dc:title>
	<dc:creator>Marliati, Marliati</dc:creator>
	<dc:creator>Surdin, Surdin</dc:creator>
	<dc:creator>Kasmiati, Sitti</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Sosial; Budaya; Benteng Keraton Buton; Kota Bau-Bau.</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kawasan wisata Benteng Keraton Buton merupakan salah satu objek wisata yang memberikan andil besar terhadap peningkatan wisatawan ke Kota Bau-Bau. Meningkatnya arus wisatawan ke Benteng Keraton Buton, berdampak pada peningkatan aktivitas pariwisata baik aktivitas dari wisatawan maupun aktivitas dari masyarakat sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak positif dan negatif sosial budaya objek wisata Benteng Keraton Buton terhadap masyarakat. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan responden sebanyak 60 orang yang terdiri dari 2 orang pegawai Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, 10 orang dari Tokoh Masyarakat, dan 48 orang anggota masyarakat di Kecamatan Betoambari Kota Bau-Bau. Teknik pengumpulan data yangdigunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, kuisoner, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) dampak positif dari objek wisata Benteng Keraton Buton ini antara lain mendorong mendorong masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan perbaikan lingkungan hidup, melestarikan kebudayaan tradisional, menjaga monumen atau situs peninggalan dan meningatkan tingkat pendidikan maupun pendidika pariwisata; dan 2) dampak negatif dari objek wisata Benteng Keraton Buton ini, yaitu meningkatnya penyimpangan sosial yang terjadi di masyarakat, dan perubahan gaya hidup, adanya perpindahan penduduk (migrasi) ke daerah tempat wisata, tingkat kenyamanan masyarakat yang menurun. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-07-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/ppg/article/view/17981</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36709/jppg.v6i3.17981</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi; Vol 6, No 3 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi; 157-165</dc:source>
	<dc:source>2502-2776</dc:source>
	<dc:source>2477-8192</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/ppg/article/view/17981/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>