Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB ALIH GUNA LAHAN JAGUNG MENJADI LAHAN NILAM PADA MASYARAKAT PETANI DI DESA SAWERIGADI KECAMATAN BARANGKA KABUPATEN MUNA BARAT

Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi · Vol. 4 No. 3 (2019) · pp. 133–140

DOI
10.36709/jppg.v4i3.8353
ISSN
2502-2776, 2477-8192
Published
2019-07-01
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0

Abstract

Sebagian besar masyarakat Desa Sawerigadi yang mengalihgunakan lahannya dari lahan jagung menjadi lahan nilam. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) alasan masyarakat yang melakukan alih guna lahan jagung menjadi lahan nilam di Desa Sawerigadi Kecamatan Barangka Kabupaten Muna Barat (2) pendapatan petani sebelum dan sesudah melakukan alih guna lahan jagung menjadi lahan nilam. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif kuantitatif. Analisis data menggunakan teknik analisis menggunakan deskriptif kualitatif dan angket. Hasil dari penelitian ini adalah (1) Faktor-faktor penyebab masyarakat petani Desa Sawerigadi Kecamatan Barangka Kabupaten Muna Barat melakukakan alih guna lahan jagung menjadi lahan nilam adalah terdiri dari (a) faktor eksternal yaitu luas lahan (b) faktor internal yaitu kesuburan tanah yang sudah berkurang dan pendapatan petani jagung tidak bisa memenuhi kebutuhan hidup. (2) Pendapatan sebelum dan sesudah melakukan alih guna lahan jagung menjadi lahan nilam sangat berbeda. Apabila dibandingkan penghasilan keduanya dengan luas lahan masing-masing 1 ha, petani jagung memiliki penghasilan Rp.1.500.000/musim panen dengan jangka waktu masa panen 3 bulan sehingga menghasilkan rata-rata pendapatan perbulan sebesar Rp. 500.000. Sedangkan penghasilan petani nilam sebesar Rp.14.000.000/musim panen dengan jangka waktu masa panen 6 bulan sehingga menghasilkan rata-rata pendapatan perbulan Rp. 2.333.000.

Keywords

Collaboration network of the authors

34 authors · 57 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
La Ode AmaluddinUniversitas Halu Oleo5
Surdin SurdinUniversitas Halu Oleo4
Andrias AndriasAffiliation unknown2
La Ode NursalamAffiliation unknown2
Dewi YantiAffiliation unknown1
La Ode ResteleAffiliation unknown1
Anni HardiantiAffiliation unknown1
Slamet AnangAffiliation unknown1
Kartini KartiniAffiliation unknown1
Rizka Dwi SeptianiAffiliation unknown1
Sahara SaharaAffiliation unknown1
Sitti KasmiatiAffiliation unknown1
Sitti Nurul AfiahAffiliation unknown1
Andi AlifuddinAffiliation unknown1
Sapar AhmadAffiliation unknown1
Ratnawati RatnawatiAffiliation unknown1
Rachman HidayatAffiliation unknown1
Sofian FatullahAffiliation unknown1
Asnani LuxfiatiAffiliation unknown1
Ramadan RamadanAffiliation unknown1
Jayatri Manda SariAffiliation unknown1
Asis MahasadinAffiliation unknown1
Jumaniar JumaniarAffiliation unknown1
Herliatin HerliatinAffiliation unknown1
Wawan Setiawan RaimonAffiliation unknown1
Nafsia NafsiaAffiliation unknown1
Wa Ode Santi WidyawatiAffiliation unknown1
Orys MunandarAffiliation unknown1
Sarlia SarliaAffiliation unknown1
Samrika DeviAffiliation unknown1
Nur QomarAffiliation unknown1
Sitti Nurul MutmainahAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/ppg/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISIS  FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB ALIH GUNA LAHAN    JAGUNG MENJADI LAHAN NILAM PADA MASYARAKAT PETANI DI DESA SAWERIGADI KECAMATAN BARANGKA KABUPATEN MUNA BARAT</dc:title>
	<dc:creator>Rahmaniya, Hasni</dc:creator>
	<dc:creator>Harudu, La</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Alih Guna Lahan; Jagung, Nilam; Masyarakat Petani.</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Sebagian besar masyarakat Desa Sawerigadi yang mengalihgunakan lahannya dari lahan jagung menjadi lahan nilam. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) alasan masyarakat yang melakukan alih guna lahan jagung menjadi lahan nilam di Desa Sawerigadi Kecamatan Barangka Kabupaten Muna Barat (2) pendapatan petani sebelum dan sesudah melakukan alih guna lahan jagung menjadi lahan nilam. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif kuantitatif. Analisis data menggunakan teknik analisis menggunakan deskriptif kualitatif dan angket. Hasil dari penelitian ini adalah (1) Faktor-faktor penyebab masyarakat petani Desa Sawerigadi Kecamatan Barangka Kabupaten Muna Barat melakukakan alih guna lahan jagung menjadi lahan nilam adalah terdiri dari (a) faktor eksternal yaitu luas lahan (b) faktor internal yaitu kesuburan tanah yang sudah berkurang dan pendapatan petani jagung tidak bisa memenuhi kebutuhan hidup. (2) Pendapatan sebelum dan sesudah melakukan alih guna lahan jagung menjadi lahan nilam sangat berbeda. Apabila dibandingkan penghasilan keduanya dengan luas lahan masing-masing 1 ha, petani jagung memiliki penghasilan Rp.1.500.000/musim panen dengan jangka waktu masa panen 3 bulan sehingga menghasilkan rata-rata pendapatan perbulan sebesar Rp. 500.000. Sedangkan penghasilan petani nilam sebesar Rp.14.000.000/musim panen dengan jangka waktu masa panen 6 bulan sehingga menghasilkan rata-rata pendapatan perbulan Rp. 2.333.000.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2019-07-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/ppg/article/view/8353</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36709/jppg.v4i3.8353</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi; Vol 4, No 3 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Juli 2019); 133-140</dc:source>
	<dc:source>2502-2776</dc:source>
	<dc:source>2477-8192</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/ppg/article/view/8353/6125</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Hasni Rahmaniya, La Harudu</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>