Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

PEMETAAN DISTRIBUSI FUNGSI KAWASAN HUTAN DI KABUPATEN MUNA BERDASARKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (GIS)

Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi · Vol. 4 No. 4 (2019) · pp. 151–164

DOI
10.36709/jppg.v4i4.9231
ISSN
2502-2776, 2477-8192
Published
2019-10-29
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0

Abstract

Pembukaan lahan dan pemanfaatan hutan diluar arahan fungsinya di Kabupaten Muna menjadi faktor utama berkurangnya luas kawasan hutan terutama hutan lindung,sehingga diperlukan informasi dalam mengatur fungsi kawasan hutan agar berjalan sesuai dengan arahan fungsinya. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui persebaran fungsi kawasan hutan di setiap Kecamatan yang ada di Kabupaten Muna (2) untuk mengetahui perbandingan hasil output peta fungsi (Received: 2 September 2019; Accepted: 19 Oktober 2019; Published: 29 Oktober 2019) kawasan hutan dengan pemanfaatan fungsi kawasan hutan menurut peta kehutanan RTRW Kabupaten Muna. Penelitian dilakukan di Kabupaten Muna tahun 2019/2020 dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis data overlay dengan scoring parameter-parameter yang ada. Hasil penelitian menunjukkan (1) persebaran fungsi kawasan hutan di Kabupaten Muna ada tiga yaitu kawasan hutan produksi, hutan produksi terbatas dan hutan lindung. Kawasan hutan produksi persebarannya terdapat di 22 Kecamatan di Kabupaten Muna dengan luas 118942,18 ha (65,04%) kawasan hutan produksi terbatas terletak di beberapa Kecamatan seperti Bone, Kontunaga, Lasalepa, Lohia dengan luas 41095,61 ha (22,47%) dan kawasan hutan lindung yang persebarannya teletak di beberapa Kecamatan seperti Maligano, Napabalano dengan luas 22836,4 ha (12,49%). (2) Perbandingan hasil output peta fungsi kawasan hutan dengan peta kehutanan RTRW Kabupaten Muna yaitu terletak pada dua parameter tambahan yaitu area perlindungan mata air dan area sempadan pantai yang dijadikan sebagai fungsi kawasan hutan lindung. Perbandingan ini menunjukkan hasil output peta yang sesuai dengan pemanfaatan hutan menurut RTRW Kabupaten Muna adalah seluas 54269,67 ha ( 81,19%) dan yang tidak sesuai seluas 15077,79 ha (22,56%).

Keywords

Collaboration network of the authors

34 authors · 57 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
La Ode AmaluddinUniversitas Halu Oleo5
Surdin SurdinUniversitas Halu Oleo4
Andrias AndriasAffiliation unknown2
La Ode NursalamAffiliation unknown2
Dewi YantiAffiliation unknown1
La Ode ResteleAffiliation unknown1
Anni HardiantiAffiliation unknown1
Slamet AnangAffiliation unknown1
Kartini KartiniAffiliation unknown1
Rizka Dwi SeptianiAffiliation unknown1
Sahara SaharaAffiliation unknown1
Sitti KasmiatiAffiliation unknown1
Sitti Nurul AfiahAffiliation unknown1
Andi AlifuddinAffiliation unknown1
Sapar AhmadAffiliation unknown1
Ratnawati RatnawatiAffiliation unknown1
Rachman HidayatAffiliation unknown1
Sofian FatullahAffiliation unknown1
Hasni RahmaniyaAffiliation unknown1
Ramadan RamadanAffiliation unknown1
Jayatri Manda SariAffiliation unknown1
Asis MahasadinAffiliation unknown1
Jumaniar JumaniarAffiliation unknown1
Herliatin HerliatinAffiliation unknown1
Wawan Setiawan RaimonAffiliation unknown1
Nafsia NafsiaAffiliation unknown1
Wa Ode Santi WidyawatiAffiliation unknown1
Orys MunandarAffiliation unknown1
Sarlia SarliaAffiliation unknown1
Samrika DeviAffiliation unknown1
Nur QomarAffiliation unknown1
Sitti Nurul MutmainahAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/ppg/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PEMETAAN DISTRIBUSI FUNGSI KAWASAN HUTAN DI KABUPATEN MUNA BERDASARKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (GIS)</dc:title>
	<dc:creator>Luxfiati, Asnani</dc:creator>
	<dc:creator>Harudu, La</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pemetaan, Sistem Informasi Geografis; Sebaran Fungsi Kawasan Hutan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pembukaan lahan dan pemanfaatan hutan diluar arahan fungsinya di Kabupaten Muna menjadi faktor utama berkurangnya luas kawasan hutan terutama hutan lindung ,sehingga diperlukan informasi dalam mengatur fungsi kawasan hutan agar berjalan sesuai dengan arahan fungsinya. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui persebaran fungsi kawasan hutan di setiap Kecamatan yang ada di Kabupaten Muna (2) untuk mengetahui perbandingan hasil output peta fungsi (Received: 2 September 2019; Accepted: 19 Oktober 2019; Published: 29 Oktober 2019)  kawasan hutan dengan pemanfaatan fungsi kawasan hutan menurut peta kehutanan RTRW Kabupaten Muna. Penelitian dilakukan di Kabupaten Muna tahun 2019/2020 dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis data overlay dengan scoring parameter-parameter yang ada. Hasil penelitian menunjukkan (1) persebaran fungsi kawasan hutan di Kabupaten Muna ada tiga yaitu kawasan hutan produksi, hutan produksi terbatas dan hutan lindung. Kawasan hutan produksi persebarannya terdapat di 22 Kecamatan di Kabupaten Muna dengan luas 118942,18 ha (65,04%) kawasan hutan produksi terbatas terletak di beberapa Kecamatan seperti Bone, Kontunaga, Lasalepa, Lohia dengan luas 41095,61 ha (22,47%) dan kawasan hutan lindung yang persebarannya teletak di beberapa Kecamatan seperti Maligano, Napabalano dengan luas 22836,4 ha (12,49%). (2) Perbandingan hasil output peta fungsi kawasan hutan dengan peta kehutanan RTRW Kabupaten Muna yaitu terletak pada dua parameter tambahan yaitu area perlindungan mata air dan area sempadan pantai yang dijadikan sebagai fungsi kawasan hutan lindung. Perbandingan ini menunjukkan hasil output peta yang sesuai dengan pemanfaatan hutan menurut RTRW Kabupaten Muna adalah seluas 54269,67 ha ( 81,19%) dan yang tidak sesuai seluas 15077,79 ha (22,56%). </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2019-10-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/ppg/article/view/9231</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36709/jppg.v4i4.9231</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi; Vol 4, No 4 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Oktober 2019); 151-164</dc:source>
	<dc:source>2502-2776</dc:source>
	<dc:source>2477-8192</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/ppg/article/view/9231/6545</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Asnani Luxfiati, La Harudu</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>