Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT BAJO DI DESA WABURENSE KECAMATAN MAWASANGKA KABUPATEN BUTON TENGAH

Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi · Vol. 1 No. 3 (2017)

DOI
10.36709/jppg.v1i1.1329
ISSN
2502-2776, 2477-8192
Published
2017-06-13
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kondisi sosial ekonomimasyarakat Bajo di Desa Waburense Kecamatan Mawasangka Kabupaten ButonTengah. Jenis penelitian ini kualitatif dengan metode yang digunakan deskriptif.Penelitian lapangan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi,wawancara, dan dokumentasi. Penarikan sampel menggunakan teknik ProportionalStratifield Ramdom Sampiling sehingga dari populasi 767 KK diperoleh sampelsebanyak 77 KK. Teknik analisisnya menggunakan teknik analisis persentase dandisajikan pada tabel distribusi. Hasil penelitian ini terdapat 53,25%, tingkat pendidikanberada pada Sekolah Dasar (SD). Hal tersebut menggambarkan bahwa, kondisipendidikan masih dikategorikan rendah.Ditinjau dari kondisi perumahan, sebanyak85.71% masih berada dalam kategori rendah yaitu rumah panggung yang terbuat daripapan, tetapi dapat dikatakan cukup baik karena telah memiliki MCK sendiri,penerangan dari PLN dan sumber air bersih dari PDAM.Ditinjau dari kondisi kesehatan,sebanyak 71.42% dikategorikan cukup. Hal itu ditunjukkan tidak ada responden atauanggota keluarga responden yang mengalami sakit keras. Kemudian dilihat dari tempatberobat dikategorikan cukup dengan persentase 63,64% memilih berobat ke puskesmasdengan alasan bahwa pelayanan yang baik serta pengobatan yang praktis, sertapengobatan medis yang baik.Sedangkan bila ditinjau dari kondisi ekonomi, sebanyak44.16% memiliki pendapatan perbulan sebesar Rp 2.500.000–Rp 3.500.000 pendapatantersebut dikategorikan tinggi.Kata Kunci:Kondisi Sosial Ekonomi, Masyarakat Bajo

Collaboration network of the authors

40 authors · 75 co-authorship links · 3 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Universitas Gadjah Mada
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
La Ode AmaluddinUniversitas Halu Oleo4
La HaruduAffiliation unknown4
Andrias AndriasAffiliation unknown2
Ramli RamliUniversitas Sulawesi Tenggara2
La Ode NafiuUniversitas Halu Oleo1
Muhammad Amrullah PagalaUniversitas Halu Oleo1
La Ode TuriUniversitas Halu Oleo1
Samiruddin SamiruddinUniversitas Halu Oleo1
Abdullah Igo BDUniversitas Halu Oleo1
Pendais HakUniversitas Halu Oleo1
Salahuddin SalahuddinUniversitas Gadjah Mada1
Sukmawati AbdullahAffiliation unknown1
Fery Indradewi ArmadanyAffiliation unknown1
Sri WahyuniAffiliation unknown1
Pitrah AsfianAffiliation unknown1
Fikki PrasetyaAffiliation unknown1
Juhaepa JuhaepaUniversitas Halu Oleo1
Ratna SupiyahUniversitas Halu Oleo1
Usman RianseAffiliation unknown1
La NalefoAffiliation unknown1
Julia LoisaAffiliation unknown1
Fatriadi FatriadiAffiliation unknown1
Rani Nurhalima TusadiahAffiliation unknown1
La Ode NursalamAffiliation unknown1
Wa Ode FinceAffiliation unknown1
Kurniawan Indo BasmalaAffiliation unknown1
Wahyuni ArifAffiliation unknown1
Emijayanti EmijayantiAffiliation unknown1
Sitti KasmiatiAffiliation unknown1
Marliati MarliatiAffiliation unknown1
Ratnawati RatnawatiAffiliation unknown1
Alit AlitAffiliation unknown1
Rachman HidayatAffiliation unknown1
Azmin Mane Azmin ManeAffiliation unknown1
Elis Ajiansyah Elis AjiansyahAffiliation unknown1
Yarni Binti BasirAffiliation unknown1
Fardin FardinAffiliation unknown1
Meita Indriani Meita IndrianiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/ppg/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT BAJO DI DESA WABURENSE KECAMATAN MAWASANGKA KABUPATEN BUTON TENGAH</dc:title>
	<dc:creator>Herlina, Herlina</dc:creator>
	<dc:creator>Surdin, Surdin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kondisi sosial ekonomimasyarakat Bajo di Desa Waburense Kecamatan Mawasangka Kabupaten ButonTengah. Jenis penelitian ini kualitatif dengan metode yang digunakan deskriptif.Penelitian lapangan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi,wawancara, dan dokumentasi. Penarikan sampel menggunakan teknik ProportionalStratifield Ramdom Sampiling sehingga dari populasi 767 KK diperoleh sampelsebanyak 77 KK. Teknik analisisnya menggunakan teknik analisis persentase dandisajikan pada tabel distribusi. Hasil penelitian ini terdapat 53,25%, tingkat pendidikanberada pada Sekolah Dasar (SD). Hal tersebut menggambarkan bahwa, kondisipendidikan masih dikategorikan rendah.Ditinjau dari kondisi perumahan, sebanyak85.71% masih berada dalam kategori rendah yaitu rumah panggung yang terbuat daripapan, tetapi dapat dikatakan cukup baik karena telah memiliki MCK sendiri,penerangan dari PLN dan sumber air bersih dari PDAM.Ditinjau dari kondisi kesehatan,sebanyak 71.42% dikategorikan cukup. Hal itu ditunjukkan tidak ada responden atauanggota keluarga responden yang mengalami sakit keras. Kemudian dilihat dari tempatberobat dikategorikan cukup dengan persentase 63,64% memilih berobat ke puskesmasdengan alasan bahwa pelayanan yang baik serta pengobatan yang praktis, sertapengobatan medis yang baik.Sedangkan bila ditinjau dari kondisi ekonomi, sebanyak44.16% memiliki pendapatan perbulan sebesar Rp 2.500.000–Rp 3.500.000 pendapatantersebut dikategorikan tinggi.Kata Kunci :Kondisi Sosial Ekonomi, Masyarakat Bajo</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2017-06-13</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/ppg/article/view/1329</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36709/jppg.v1i1.1329</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi; Vol 1, No 3 (2016): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi (Juli 2016)</dc:source>
	<dc:source>2502-2776</dc:source>
	<dc:source>2477-8192</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/ppg/article/view/1329/1759</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Penelitian Pendidikan Geografi</dc:rights>
</oai_dc:dc>