Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

IMPLEMENTASI PROGRAM SEMBAKO UNTUK MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN DAN MENGURANGI BEBAN PENGELUARAN KELUARGA MISKIN

Journal Publicuho · Vol. 5 No. 1 (2022) · pp. 231–242

DOI
10.35817/jpu.v5i1.24625
ISSN
2621-1351, 2685-0729
Published
2022-04-20
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui implementasi program sembako untuk mendukung ketahanan pangan dan mengurangi beban pengeluaran keluarga miskin. Fokus penelitian adalah keluarga miskin penerima Program Sembako terdampak Covid-19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Sembako telah berjalan baik, dengan beberapa catatan perbaikan. Pertama, sejak pertama kali diimplementasi pada bulan Januari 2003-sekarang, program pangan ini telah mengalami transformasi yaitu pada nama program, jenis dan jumlah bantuan beras, sistem penerimaan bantuan (tunai-nontunai), jumlah KPM, serta total dana yang digelontorkan. Kedua, tahun 2003 bernama Program Beras Miskin (Raskin), tahun 2017 menjadi Program Beras Sejahtera (Rastra), tahun 2018-2019 menjadi Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), lalu Januari 2020 menjadi Program Sembako. Ketiga, sejumlah masalah yang harus dievaluasi untuk perbaikan program ke depan antara lain adalah: masalah pemutakhiran data BDT; masalah program bantuan yang kurang tepat sasaran; masalah waktu pencairan bantuan yang sering terlambat; masalah rapel beras, jumlah beras yang diterima tidak sesuai dengan regulasi; masalah ketersediaan infra struktur pendukung program seperti ATM Bank, e-waroeng, jaringan internet, dll; masalah keterampilan KPM dalam memanfaatkan teknologi informasi yang masih rendah; dan lain-lain. Terakhir, sebagai program pangan, Program Sembako sangat bermanfaat bagi KPM untuk menjamin ketahanan pangan, menekan pengeluaran belanja Sembako keluarga, dan memberikan gizi yang lebih seimbang kepada KPM setiap bulannya agar tidak mengalami gizi buruk (stunting).

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 188 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Sarpin SarpinUniversitas Halu Oleo4
Ratna SupiyahUniversitas Halu Oleo3
Amin TundaUniversitas Halu Oleo3
Tanzil TanzilUniversitas Halu Oleo3
Suharty RoslanUniversitas Halu Oleo3
Syaifudin Suhri KasimUniversitas Halu Oleo3
Muhammad Aqil RusliUniversitas Halu Oleo2
Harnina RidwanUniversitas Halu Oleo2
Megawati Asrul TawuloUniversitas Halu Oleo2
Bakri YusufUniversitas Halu Oleo2
Sarmadan SarmadanAffiliation unknown2
Bahtiar BahtiarUniversitas Halu Oleo2
Hesri HesriUniversitas Halu Oleo1
Iwan PattaUniversitas Halu Oleo1
Yulia ChandraUniversitas Halu Oleo1
Fitmawati FitmawatiUniversitas Halu Oleo1
Nila AndrianiUniversitas Halu Oleo1
Sunarni SunarniUniversitas Halu Oleo1
Efendi EfendiUniversitas Halu Oleo1
Jamaluddin HosUniversitas Halu Oleo1
Muhammad ArsyadUniversitas Halu Oleo1
Adrian TawaiUniversitas Halu Oleo1
Megawati Asrul TawuloAffiliation unknown1
Fera Tri SusilawatyUniversitas Halu Oleo1
Masrul MasrulUniversitas Halu Oleo1
La Ode Muh. UmranUniversitas Halu Oleo1
La TayaUniversitas Halu Oleo1
Erni QomariahUniversitas Halu Oleo1
Sirajuddin SirajuddinUniversitas Halu Oleo1
Moh. AminAffiliation unknown1
Nur KhadijaAffiliation unknown1
Irwan IrwanUniversitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar1
Peribadi PeribadiUniversitas Halu Oleo1
Santri Tri PutriAffiliation unknown1
Ambo UpeUniversitas Halu Oleo1
Eka SaputriUniversitas Halu Oleo1
Aryuni Salpiana JabarUniversitas Halu Oleo1
Hardiawan HardiawanUniversitas Halu Oleo1
Erdin ErdinUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/PUBLICUHO/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">IMPLEMENTASI PROGRAM SEMBAKO UNTUK MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN DAN MENGURANGI BEBAN PENGELUARAN KELUARGA MISKIN</dc:title>
	<dc:creator>Tuwu, Darmin</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Social welfare</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Keluarga Miskin-KPM;  Ketahanan Pangan; Program Sembako; Stunting</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui implementasi program sembako untuk mendukung ketahanan pangan dan mengurangi beban pengeluaran keluarga miskin. Fokus penelitian adalah keluarga miskin penerima Program Sembako terdampak Covid-19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Sembako telah berjalan baik, dengan beberapa catatan perbaikan. Pertama, sejak pertama kali diimplementasi pada bulan Januari 2003-sekarang, program pangan ini telah mengalami transformasi yaitu pada nama program, jenis dan jumlah bantuan beras, sistem penerimaan bantuan (tunai-nontunai), jumlah KPM, serta total dana yang digelontorkan. Kedua, tahun 2003 bernama Program Beras Miskin (Raskin), tahun 2017 menjadi Program Beras Sejahtera (Rastra), tahun 2018-2019 menjadi Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), lalu  Januari 2020 menjadi Program Sembako. Ketiga, sejumlah masalah yang harus dievaluasi untuk perbaikan program ke depan antara lain adalah: masalah pemutakhiran data BDT; masalah program bantuan yang kurang tepat sasaran; masalah waktu pencairan bantuan yang sering terlambat; masalah rapel beras, jumlah beras yang diterima tidak sesuai dengan regulasi; masalah ketersediaan infra struktur pendukung program seperti ATM Bank, e-waroeng, jaringan internet, dll; masalah keterampilan KPM dalam memanfaatkan teknologi informasi yang masih rendah; dan lain-lain. Terakhir, sebagai program pangan, Program Sembako sangat bermanfaat bagi KPM untuk menjamin ketahanan pangan, menekan pengeluaran belanja Sembako keluarga, dan memberikan gizi yang lebih seimbang kepada KPM setiap bulannya agar tidak mengalami gizi buruk (stunting).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US">Halu OLeo University</dc:contributor>
	<dc:date>2022-04-20</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Kualitatif, studi kasus</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/PUBLICUHO/article/view/24625</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.35817/jpu.v5i1.24625</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal Publicuho; Vol 5, No 1 (2022): February - April; 231-242</dc:source>
	<dc:source>2621-1351</dc:source>
	<dc:source>2685-0729</dc:source>
	<dc:source>10.35817/jpu.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/PUBLICUHO/article/view/24625/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Darmin Tuwu</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>