Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

TRADISI DETUNUHA: MEDIA PENINGKATAN INTERAKSI SOSIAL PADA MASYARAKAT MUNA DESA BANGKALI KABUPATEN MUNA

Jurnal Neo Societal · Vol. 6 No. 1 (2021) · pp. 22–30

DOI
10.52423/jns.v6i1.15138
ISSN
2503-359X
Published
2021-01-27
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Penelitian ini membahas tentang bagaimana sebuah tradisi dalam masyarakat dapat menjadi sebuah wadah dalam meningkatkan interaksi sosial pada masyarakat Muna desa Bangkali. Hal ini dilakukan karena melihat bahwa desa Bangkali merupakan desa yang termasuk padat penduduknya sehingga perpecahan dan friksi mudah terjadi. Hal ini berpengaruh pada baik buruknya atau kuat dan lemahnya interaksi sosial dalam masyarakat. Salah satu solusi dalam menghindari friksi atau perpecahan tersebut adalah dengan tradisi detunuha. Tradisi detunuha merupakan tradisi membuat makanan tradisional dari ubi, kelapa dan gula merah yang melibatkan orang banyak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana tradisi detunuha dapat menjadi media untuk meningkatkan interaksi masyarakat Muna Desa Bangkali, Kabupaten Muna. Hasil yang didapatkan bahwa pada proses tradisi detunuha pada masyarakat desa Bangkali dari awal sampai akhir selalu melibatkan banyak orang. Mereka saling membantu dan saling bekerjasama agar kegiatan dapat berjalan dengan lancar. Dalam bentuk-bentuk interaksi, semua proses yang terjadi masuk ke dalam kategori bentuk coorperation (kerjasama) dan joint—venture (usaha patungan).

Keywords

Collaboration network of the authors

7 authors · 15 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Maliudin MaliudinUniversitas Halu Oleo2
Lilik Rita LindayaniUniversitas Halu Oleo2
Irma MagaraUniversitas Halu Oleo2

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/NeoSocietal/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">TRADISI DETUNUHA: MEDIA PENINGKATAN INTERAKSI SOSIAL PADA MASYARAKAT MUNA DESA BANGKALI KABUPATEN MUNA</dc:title>
	<dc:creator>Maliudin, Maliuddin</dc:creator>
	<dc:creator>Lestariwati, Lestariwati</dc:creator>
	<dc:creator>Suryati, Nurmin</dc:creator>
	<dc:creator>Hermin, Laode</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Tradisi, Detunuha, Interaksi, Sosial</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini membahas tentang bagaimana sebuah tradisi dalam masyarakat dapat menjadi sebuah wadah dalam meningkatkan interaksi sosial pada masyarakat Muna desa Bangkali. Hal ini dilakukan karena melihat bahwa desa Bangkali merupakan desa yang termasuk padat penduduknya sehingga perpecahan dan friksi mudah terjadi. Hal ini berpengaruh pada baik buruknya atau kuat dan lemahnya interaksi sosial dalam masyarakat. Salah satu solusi dalam menghindari friksi atau perpecahan tersebut adalah dengan tradisi detunuha. Tradisi detunuha merupakan tradisi membuat makanan tradisional dari ubi, kelapa dan gula merah yang melibatkan orang banyak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana  tradisi detunuha dapat menjadi media untuk meningkatkan interaksi masyarakat Muna Desa Bangkali, Kabupaten Muna. Hasil yang didapatkan bahwa pada proses tradisi detunuha pada masyarakat desa Bangkali dari awal sampai akhir selalu melibatkan banyak orang. Mereka saling membantu dan saling bekerjasama agar kegiatan dapat berjalan dengan lancar. Dalam bentuk-bentuk interaksi, semua proses yang terjadi masuk ke dalam kategori bentuk coorperation (kerjasama) dan joint—venture (usaha patungan). </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-01-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/NeoSocietal/article/view/15138</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.52423/jns.v6i1.15138</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Neo Societal; Vol 6, No 1 (2021): Edisi Januari; 22-30</dc:source>
	<dc:source>2503-359X</dc:source>
	<dc:source>10.52423/jns.v6i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/NeoSocietal/article/view/15138/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Maliuddin Maliudin, Lestariwati Lestariwati, nurmin suryati, laode hermin</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>