Open access Jurnal
PROBLEMATIKA WANITA YANG BERPERAN GANDA DI KELURAHAN NAMBO KECAMATAN NAMBO KOTA KENDARI
Jurnal Neo Societal · Vol. 8 No. 1 (2023) · pp. 70–81
- ISSN
- 2503-359X
- Published
- 2023-01-26
- Publisher
- Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
- Language
- eng
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis alasan wanita berperan ganda, problematika yang dihadapi oleh wanita berperan ganda, serta upaya-upaya yang dilakukan untuk mengatasi problematika yang dihadapi wanita berperan ganda yang bekerja pada sektor formal di Kelurahan Nambo Kecamatan Nambo Kota Kendari. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Jenis data kuantitatif dan kualitatif, serta sumber data primer dan sekunder, sedangkan data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1. Alasan wanita berperan ganda yang bekerja pada sektor formal yaitu: (a) jumlah tanggungan yang banyak, (b) memanfaatkan pendidikan yang telah diperoleh, (c) membantu perekonomian keluarga, dan (d) mengisi waktu luang. 2. Problemtika yang dihadapi oleh wanita berperan ganda yang bekerja pada sektor formal yaitu: (a) masalah pengasuhan anak, (b) bantuan penyelesaian pekerjaan rumah tangga, (c) berkurangnya waktu untuk keluarga, dan (d) interaksi dengan masyarakat berkurang. 3. Adapun upaya untuk mengatasi problematika wanita berperan ganda yang bekerja pada sektor formal yaitu: (a) manajemen waktu, (b) manajemen pekerjaan, (c) manajemen diri, dan (d) memelihara dukungan sosial.
Keywords
Collaboration network of the authors
40 authors · 176 co-authorship links · 4 across different organisations · showing the 40 most connected
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Halu Oleo
- Universitas Islam Negeri Mataram
- Universitas Muhammadiyah Parepare
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Syaifudin Suhri Kasim | Universitas Halu Oleo | 8 |
| Jamaluddin Hos | Universitas Halu Oleo | 6 |
| Suharty Roslan | Universitas Halu Oleo | 6 |
| Bahtiar Bahtiar | Universitas Halu Oleo | 5 |
| Sarmadan Sarmadan | Affiliation unknown | 5 |
| Ambo Upe | Universitas Halu Oleo | 4 |
| Masrul Masrul | Universitas Halu Oleo | 4 |
| Bakri Yusuf | Universitas Halu Oleo | 4 |
| Peribadi Peribadi | Universitas Halu Oleo | 3 |
| Darmin Tuwu | Universitas Halu Oleo | 3 |
| Megawati A. Tawulo | Affiliation unknown | 3 |
| Damsid Damsid | Affiliation unknown | 3 |
| Sarpin Sarpin | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Sarmadan Sarmadan | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Nur Ayni | Affiliation unknown | 2 |
| Dewi Anggraini | Affiliation unknown | 2 |
| Herlin Rosdiana | Affiliation unknown | 2 |
| Muhammad Rusli | Universitas Halu Oleo | 2 |
| La Ode Monto Bauto | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Aryuni Salpiana Jabar | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Samsul Samsul | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Muhammad Rizal Arsyad | Universitas Halu Oleo | 1 |
| La Ode Montasir | Affiliation unknown | 1 |
| Harnianti Harnianti | Affiliation unknown | 1 |
| Yoenita Jayadisastra | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Bahtiar Bahtiar | Universitas Islam Negeri Mataram | 1 |
| Dewi Krisnawati | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Yulia Chandra | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Harita Harita | Affiliation unknown | 1 |
| Akfan Akfan | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Muhammad Aqil Rusli | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Sunarni Sunarni | Universitas Halu Oleo | 1 |
| SITI RAHIMA | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Muhammad Rusli | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Hasmi Hasmi | Universitas Muhammadiyah Parepare | 1 |
| Harnina Ridwan | Universitas Halu Oleo | 1 |
| La Iba | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.