Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

PENGEMBANGAN MODAL SOSIAL MASYARAKAT DALAM MUWUJUDKAN PROGRAM MAKASSAR TIDAK RANTASA

Jurnal Neo Societal · Vol. 6 No. 1 (2021) · pp. 78–84

DOI
10.52423/jns.v6i1.16290
ISSN
2503-359X
Published
2021-01-28
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Program Makassar tidak Rantasa sebagai suatu inovasi dan solusi dalam menangani permasalahan kebersihan yang ada yang ada di Kota Makassar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai-nilai modal sosial masyarakat di Kecamatan Mariso dalam mendukung program Makassar tidak rantasa. Metode dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Proses pengumpulan data dengan teknik wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Data diperoleh dari informan yang terdiri dari unsur pemerintah kota, kecamatan, keluarahan, agen pembaharu tokoh masyarakat dan masyarakat biasa. Hasil penelitian menujukkan modal sosial masyarakat dalam program tersebut dengan partisipasi mereka dalam kegiatan bergotong-royong dalam menjaga kebersihan dan senantiasa berpegang pada nilai-nilai sipakatu (Saling memanusiakan), sipakainge (Saling mengingatkan) dan sipakalebbi (Saling menghargai).

Collaboration network of the authors

9 authors · 20 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Sumitro SumitroAffiliation unknown2
Nurwahidah NurwahidahAffiliation unknown1
Haerani AsriAffiliation unknown1
Eva SusantiAffiliation unknown1
Rahul Sukhanna PutraAffiliation unknown1
Elysa AlvionitaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/NeoSocietal/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGEMBANGAN MODAL SOSIAL MASYARAKAT DALAM MUWUJUDKAN PROGRAM MAKASSAR TIDAK RANTASA</dc:title>
	<dc:creator>Hamsah, Hamsah</dc:creator>
	<dc:creator>Tamrin, Sopian</dc:creator>
	<dc:creator>Achmad, Mansyur</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Program Makassar tidak Rantasa sebagai suatu inovasi dan solusi dalam menangani permasalahan kebersihan yang ada yang ada di Kota Makassar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai-nilai modal sosial masyarakat di Kecamatan Mariso dalam mendukung program Makassar tidak rantasa. Metode dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Proses pengumpulan data dengan teknik wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Data diperoleh dari informan yang terdiri dari unsur pemerintah kota, kecamatan, keluarahan, agen pembaharu tokoh masyarakat dan masyarakat biasa. Hasil penelitian menujukkan modal sosial masyarakat dalam program tersebut dengan partisipasi mereka dalam kegiatan bergotong-royong dalam menjaga kebersihan dan senantiasa berpegang pada nilai-nilai sipakatu (Saling memanusiakan), sipakainge (Saling mengingatkan)  dan sipakalebbi (Saling menghargai). </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-01-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/NeoSocietal/article/view/16290</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.52423/jns.v6i1.16290</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Neo Societal; Vol 6, No 1 (2021): Edisi Januari; 78-84</dc:source>
	<dc:source>2503-359X</dc:source>
	<dc:source>10.52423/jns.v6i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/NeoSocietal/article/view/16290/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Hamsah Hamsah, Sopian Tamrin, Mansyur Achmad</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>