Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

HABITUS ANAK DALAM BUKU SERI CERITA “KECIL-KECIL PUNYA KARYA”

Jurnal Neo Societal · Vol. 5 No. 3 (2020) · pp. 345–361

DOI
10.52423/jns.v5i3.13218
ISSN
2503-359X
Published
2020-07-29
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Artikel ini merupakan hasil penelitian yang menggambarkan habitus anak yang diceritakan dalam buku seri “Kecil-Kecil Punya Karya” terbitan PT Mizan Bandung. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode analisis isi kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah buku seri cerita KKPK berjumlah 791 buku, dan sampel diambil secara acak sebanyak 265 buku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua buku cerita KKPK menceritakan habitus anak kelas atas. Ide cerita dalam buku adalah menceritakan kehidupan keseharian anak-anak dari keluarga kelas atas. Sebaliknya, cerita yang menggambarkan habitus anak kelas bawah hanya dijumpai di empat buku. Habitus anak kelas atas yang ditampilkan dalam cerita di antaranya: bertamasya, anak pergi ke luar negeri, anak tinggal di rumah elit, anak aktif di media sosial, anak memiliki kebiasaan menulis, anak membentuk geng, anak memiliki barang elektronik, menggunakan bahasa Inggris dalam percakapan sehari-hari, anak memiliki keterampilan elit, hidup mewah, anak mengikuti les, dan lainnya. Selanjutnya, habitus anak kelas bawah yang muncul dalam buku seri KKPK hanya ada dua: pekerjaan kelas bawah, dan bermain permainan tradisional. Namun, kedua aktor anak yang memiliki kedua habitus tersebut tidak diposisikan sebagai tokoh utama. Tokoh utama dalam semua cerita diposisikan sebagai anak kelas atas. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat bias kelas sosial di dalam buku KKPK.

Keywords

Collaboration network of the authors

7 authors · 9 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Hepi NurselaAffiliation unknown1
Elis PuspitasariAffiliation unknown1
Kintan Putri SalsabiilAffiliation unknown1
Ratna DewiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/NeoSocietal/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">HABITUS ANAK DALAM  BUKU SERI CERITA “KECIL-KECIL PUNYA KARYA”</dc:title>
	<dc:creator>Isnania, Rahma</dc:creator>
	<dc:creator>Martono, Nanang</dc:creator>
	<dc:creator>Widyastuti, Tri Rini</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Anak; Cerita; Dominasi; Habitus; Kekeraan Simbolik.</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Artikel ini merupakan hasil penelitian yang menggambarkan habitus anak yang diceritakan dalam buku seri “Kecil-Kecil Punya Karya” terbitan PT Mizan Bandung. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode analisis isi kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah  buku seri cerita KKPK berjumlah 791 buku, dan sampel diambil secara acak sebanyak 265 buku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua buku cerita KKPK menceritakan habitus anak kelas atas. Ide cerita dalam buku adalah menceritakan kehidupan keseharian anak-anak dari keluarga kelas atas. Sebaliknya, cerita yang menggambarkan habitus anak kelas bawah hanya dijumpai di empat buku. Habitus anak kelas atas yang ditampilkan dalam cerita di antaranya: bertamasya, anak pergi ke luar negeri, anak tinggal di rumah elit, anak aktif di media sosial, anak memiliki kebiasaan menulis, anak membentuk geng, anak memiliki barang elektronik, menggunakan bahasa Inggris dalam percakapan sehari-hari, anak memiliki keterampilan elit, hidup mewah, anak mengikuti les, dan lainnya. Selanjutnya, habitus anak kelas bawah yang muncul dalam buku seri KKPK hanya ada dua: pekerjaan kelas bawah, dan bermain permainan tradisional. Namun, kedua aktor anak yang memiliki kedua habitus tersebut tidak diposisikan sebagai tokoh utama. Tokoh utama dalam semua cerita diposisikan sebagai anak kelas atas. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat bias kelas sosial di dalam buku KKPK.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-07-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/NeoSocietal/article/view/13218</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.52423/jns.v5i3.13218</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Neo Societal; Vol 5, No 3 (2020): Edisi Juli; 345-361</dc:source>
	<dc:source>2503-359X</dc:source>
	<dc:source>10.52423/jns.v5i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/NeoSocietal/article/view/13218/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Rahma Isnania</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>