Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

EKSISTENSI KEBUDAYAAN TOLONG MENOLONG (KASEISE) SEBAGAI BENTUK SOLIDARITAS SOSIAL PADA MASYARAKAT MUNA (Studi di Desa Mataindaha Kecamatan Pasikolaga)

Jurnal Neo Societal · Vol. 3 No. 2 (2018)

DOI
10.52423/jns.v3i2.5337
ISSN
2503-359X
Published
2018-04-04
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Language
eng

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui bentuk kebudayaan Kaseise dalam acara pelaksanaan hari pelepasan kematian (Poalo). 2) Untuk mengetahui nilai-nilai sosial yang terkandung dalam budaya Kaseise pada acara pelaksanaan hari pelepasan kematian (Poalo). 3) Untuk mengetahui faktor yang menyebabkan kebudayaan Kaseise masih tetap eksis di Desa Mataindaha Kecamatan Pasikolaga. Penelitian ini dilakukan di Desa Mataindaha Kecamatan Pasikolaga Kabupaten Muna. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan data primer yaitu data melalui kegiatan observasi, dan wawancara guna menjawab permasalahan penelitian dan data sekunder yaitu data berupa catatan-catatan dan dokumentasi tentang keadaan geografis lokasi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Untuk teknik penentuan informan menggunakan teknik Snowball Sampling. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis model interaktif menggunakan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa kebudayaan Kaseise mempunyai dua bentuk yaitu Kaseise dalam bentuk uang dan Kaseise dalam bentuk bahan pokok. Nilai-nilai yang terkandung dalam budaya Kaseise yaitu nilai religi/agama, nilai kebersamaan, nilai sosialisasi, dan nilai ekonomi. Adapun faktor yang menyebabkan kebudayaan Kaseise masih tetap eksis di Desa Mataindaha Kecamatan Pasikolaga karena dua faktor yaitu faktor tradisi dan faktor kewajiban sosial.Kata Kunci: Poalo, Kaseise, dan Masyarakat

Collaboration network of the authors

40 authors · 159 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Muhammadiyah Parepare
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Juhaepa JuhaepaUniversitas Halu Oleo6
Sarpin SarpinUniversitas Halu Oleo4
Dewi AnggrainiAffiliation unknown4
Sulsalman MoitaUniversitas Halu Oleo4
Tanzil TanzilUniversitas Halu Oleo3
Ratna SupiyahUniversitas Halu Oleo3
Syaifudin S. KasimAffiliation unknown3
Zulfiah LarisuUniversitas Halu Oleo3
Muhammad Fajar PurnamaAffiliation unknown3
Aryuni Salpiana JabarUniversitas Halu Oleo3
Eka SuaibUniversitas Halu Oleo3
Syaifudin Suhri KasimUniversitas Halu Oleo3
Muhammad ArsyadUniversitas Halu Oleo3
Darmin TuwuUniversitas Halu Oleo3
Suharty RoslanUniversitas Halu Oleo3
Wa Ode SifatuUniversitas Halu Oleo2
La Ode DirmanAffiliation unknown2
Peribadi PeribadiUniversitas Halu Oleo2
Nur AyniAffiliation unknown2
Bakri YusufUniversitas Halu Oleo2
Irpan EfendiAffiliation unknown2
Jamal BakeAffiliation unknown2
La TarifuUniversitas Halu Oleo2
Harnina RidwanUniversitas Halu Oleo2
Harita HaritaAffiliation unknown1
Hasmi HasmiUniversitas Muhammadiyah Parepare1
Ali AminUniversitas Halu Oleo1
Muhammad RusliUniversitas Halu Oleo1
Yoelanda Ananta Dhevi WardaniUniversitas Halu Oleo1
Amin TundaUniversitas Halu Oleo1
lutfiana Nur AzizahAffiliation unknown1
Nadiah ImasturahmaAffiliation unknown1
Eka SaputriUniversitas Halu Oleo1
Arniyanti ArniyantiUniversitas Halu Oleo1
Nurhasia LaubaUniversitas Halu Oleo1
La SadilaUniversitas Halu Oleo1
Hanani Firdhotul JannahUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/NeoSocietal/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">EKSISTENSI KEBUDAYAAN TOLONG MENOLONG (KASEISE) SEBAGAI BENTUK SOLIDARITAS SOSIAL  PADA MASYARAKAT MUNA  (Studi di Desa Mataindaha Kecamatan Pasikolaga)</dc:title>
	<dc:creator>Putra, Adi Mandala</dc:creator>
	<dc:creator>Bahtiar, Bahtiar</dc:creator>
	<dc:creator>Upe, Ambo</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui bentuk kebudayaan Kaseise dalam acara pelaksanaan hari pelepasan kematian (Poalo). 2) Untuk mengetahui nilai-nilai sosial yang terkandung dalam budaya Kaseise pada acara pelaksanaan hari pelepasan kematian (Poalo). 3) Untuk mengetahui faktor yang menyebabkan kebudayaan Kaseise masih tetap eksis di Desa Mataindaha Kecamatan Pasikolaga. Penelitian ini dilakukan di Desa Mataindaha Kecamatan Pasikolaga Kabupaten Muna. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan data primer yaitu data melalui kegiatan observasi, dan wawancara guna menjawab permasalahan penelitian  dan data sekunder yaitu data berupa catatan-catatan dan dokumentasi tentang keadaan geografis lokasi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Untuk teknik penentuan informan menggunakan teknik Snowball Sampling. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis model interaktif menggunakan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa kebudayaan Kaseise mempunyai dua bentuk yaitu Kaseise dalam bentuk uang dan Kaseise dalam bentuk bahan pokok. Nilai-nilai yang terkandung dalam budaya Kaseise yaitu nilai religi/agama, nilai kebersamaan, nilai sosialisasi, dan nilai ekonomi. Adapun faktor yang menyebabkan kebudayaan Kaseise masih tetap eksis di Desa Mataindaha Kecamatan Pasikolaga karena dua faktor yaitu faktor tradisi dan faktor kewajiban sosial.Kata Kunci: Poalo, Kaseise, dan Masyarakat</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2018-04-04</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:format>text/rtf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/NeoSocietal/article/view/5337</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.52423/jns.v3i2.5337</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Neo Societal; Vol 3, No 2 (2018): Edisi April</dc:source>
	<dc:source>2503-359X</dc:source>
	<dc:source>10.52423/jns.v3i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/NeoSocietal/article/view/5337/3969</dc:relation>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/NeoSocietal/article/view/5337/6303</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Jurnal Neo Societal</dc:rights>
</oai_dc:dc>