Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

BUDAYA MITOS SUMBER MATA AIR MOTA UWI DALAM MEWUJUDKAN TERTIB SOSIAL DI DESA NGALUKOJA KECAMATAN MAUROLE KABUPATEN ENDE

Jurnal Neo Societal · Vol. 6 No. 3 (2021) · pp. 179–190

DOI
10.52423/jns.v6i3.19748
ISSN
2503-359X
Published
2021-08-25
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Sumber mata air Mota Uwi di desa Ngalukodja Kabupaten Ende, terletak di wilayah persekutuan adat Ngalukoja. Desa Ngalukoja memiliki batas wilayah tanah adat Dai Puu Kaju Enga Koba Aje. Pemimpin adatnya disebut Mosalaki Dai Puu Kaju Enga Koba Aje, yang memiliki tradisi dan hubungan sosial budaya religius magis dengan seluruh sumber mata air mota uwi. Masalah pokok “Apakah Budaya Mitos Sumber Mata Air Mota Uwi dapat mewujudkan tertib sosial di desa Ngalukoja? Tujuan untuk mengetahui budaya mitos sumber mata air Mota Uwi dalam mewujudkan ketertiban sosial di desa Ngalukodja. Penelitian ini merupakan penelitian sosial budaya, pegumpulan data; pengamatan, indepth interview menggunakan snow ball informan. data dianalisa kualitatif naratif. Sistem sosial budaya dan ritual religius magis terlihat dalam kehidupan masyarakat yang bertujuan agar masyarakat tidak mengeksplorasi hasil hutan di sekitar lokasi sumber mata air Mota Uwi, menebang pohon untuk bahan bangunan dan kayu bakar. Masyarakat meyakini jika memasuki kawasan sumber mata air tanpa melalui ritual adat maka bencana alam atau malapetaka akan menimpa individu yang melakukannya tidak terkecuali keluarganya. Sumber mata air Mota Uwi dijaga oleh arwah leluhur sejak ratusan tahun, menjaga anak turunannya yang mendiami wilayah persekutuan adat Ngalukodja. Mitos sumber mata air mota uwi, dapat mewujudkan ketertiban, menjaga pengrusakan hutan dan mewujudkan kesinambungan kesemestaan mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan kebaikan bersama desa Ngalukoja.

Collaboration network of the authors

No co-authors found in Melola yet.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/NeoSocietal/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">BUDAYA MITOS SUMBER MATA AIR MOTA UWI DALAM MEWUJUDKAN TERTIB SOSIAL DI DESA NGALUKOJA KECAMATAN MAUROLE KABUPATEN ENDE</dc:title>
	<dc:creator>Wula, Zainur</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Sumber mata air Mota Uwi di desa Ngalukodja Kabupaten Ende, terletak di wilayah  persekutuan adat Ngalukoja. Desa Ngalukoja memiliki batas wilayah tanah adat  Dai Puu Kaju Enga Koba Aje. Pemimpin adatnya disebut Mosalaki Dai Puu Kaju Enga Koba Aje, yang  memiliki tradisi dan hubungan sosial budaya religius magis dengan seluruh sumber mata air mota uwi. Masalah pokok  “Apakah Budaya Mitos Sumber Mata Air Mota Uwi dapat mewujudkan tertib sosial di desa Ngalukoja? Tujuan  untuk mengetahui  budaya mitos sumber mata air Mota Uwi dalam mewujudkan ketertiban sosial di desa Ngalukodja. Penelitian ini merupakan penelitian sosial budaya, pegumpulan data; pengamatan, indepth interview menggunakan snow ball informan. data dianalisa kualitatif naratif. Sistem sosial budaya dan ritual religius magis terlihat dalam kehidupan masyarakat yang bertujuan agar masyarakat tidak mengeksplorasi hasil hutan di sekitar lokasi sumber mata air Mota Uwi, menebang pohon untuk bahan bangunan dan kayu bakar. Masyarakat meyakini jika memasuki kawasan sumber mata air  tanpa melalui  ritual adat maka bencana alam atau malapetaka akan menimpa individu yang melakukannya tidak terkecuali keluarganya. Sumber mata air Mota Uwi dijaga oleh  arwah leluhur sejak ratusan tahun,  menjaga anak turunannya yang mendiami wilayah persekutuan adat Ngalukodja. Mitos sumber mata air mota uwi, dapat mewujudkan ketertiban, menjaga pengrusakan hutan dan mewujudkan kesinambungan kesemestaan mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan  kebaikan bersama desa Ngalukoja.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-08-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/NeoSocietal/article/view/19748</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.52423/jns.v6i3.19748</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Neo Societal; Vol 6, No 3 (2021): Edisi Juli; 179-190</dc:source>
	<dc:source>2503-359X</dc:source>
	<dc:source>10.52423/jns.v6i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/NeoSocietal/article/view/19748/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Zainur Wula</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>