Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

POTENSI KEBERAGAMAN ETNIK DALAM MEWUJUDKAN HARMONISASI SOSIAL DI KOTA KUPANG

Jurnal Neo Societal · Vol. 7 No. 1 (2022) · pp. 22–30

DOI
10.52423/jns.v7i1.22248
ISSN
2503-359X
Published
2022-02-05
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Perbedaan etnik dan latar belakang sosial budaya merupakan suatu kenyataan kehidupan sosial dan merupakan anugerah Tuhan yang terbesar bagi kehidupan umat manusia. Potensi keragaman etnik yang besar dapat memberi dampak positif dalam meningkatkan persatuan serta mewujudkan pembangunan kesejahteraan hidup umat manusia. Dalam kenyataan potensi etnik selalu djadikan kepentingan politik tertentu yang melahirkan konflik dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi etnik yang berbeda-beda dapat mewujudkan harmonisasi sosial Kota Kupang. Teknik analisis secara deskriptif, menafsirkan dan menguraikan hasil wawancara, observasi dan diskusi group, referensi dan teori terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi keberagaman etnik merupakan modal dasar dalam mewujudkan harmonisasi sosial di Kota Kupang. Potensi etnik juga bisa berdampak negatif jika tidak dikelola secara baik menimulkan konflik sosial budaya. Kota Kupang pernah mengalami konflik keagamaan dan etnik. Pengelolaan keragaman etnik yang sangat baik dengan mengakomodir seluruh potensi dari berbagai wilayah Nusa Tenggara Timur yang ada di Kota Kupang dan nilai-nilai kearifan lokal dapat mewujudkan harmonisasi sosial. Modal sosial yang dimiliki masyarakat adalah ikatan Paguyuban, kelompok arisan berdasarkan etnik, wilayah, kepulauan, Kecamatan dan marga.

Collaboration network of the authors

No co-authors found in Melola yet.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/NeoSocietal/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">POTENSI KEBERAGAMAN ETNIK DALAM MEWUJUDKAN HARMONISASI SOSIAL DI KOTA KUPANG</dc:title>
	<dc:creator>Wula, Zainur</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Perbedaan  etnik dan latar belakang sosial budaya merupakan suatu kenyataan kehidupan sosial  dan merupakan anugerah Tuhan yang terbesar bagi kehidupan umat manusia. Potensi keragaman etnik yang besar dapat memberi dampak positif dalam meningkatkan persatuan serta mewujudkan pembangunan kesejahteraan hidup umat manusia. Dalam kenyataan  potensi etnik selalu djadikan  kepentingan politik tertentu yang melahirkan konflik dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji  potensi etnik yang berbeda-beda  dapat mewujudkan harmonisasi sosial    Kota Kupang. Teknik analisis secara deskriptif, menafsirkan dan menguraikan hasil wawancara, observasi dan diskusi group, referensi  dan teori terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi keberagaman etnik merupakan  modal dasar dalam mewujudkan harmonisasi sosial di Kota Kupang. Potensi etnik juga  bisa berdampak negatif jika tidak dikelola secara baik  menimulkan konflik sosial budaya. Kota Kupang pernah mengalami konflik keagamaan dan etnik. Pengelolaan keragaman  etnik  yang sangat baik dengan mengakomodir seluruh potensi dari berbagai wilayah Nusa Tenggara  Timur yang ada di Kota Kupang  dan nilai-nilai kearifan lokal  dapat mewujudkan harmonisasi  sosial.  Modal sosial yang dimiliki masyarakat adalah ikatan  Paguyuban, kelompok arisan berdasarkan etnik, wilayah, kepulauan, Kecamatan dan marga.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-02-05</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/NeoSocietal/article/view/22248</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.52423/jns.v7i1.22248</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Neo Societal; Vol 7, No 1 (2022): Edisi Januari; 22-30</dc:source>
	<dc:source>2503-359X</dc:source>
	<dc:source>10.52423/jns.v7i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/NeoSocietal/article/view/22248/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Zainur Wula</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>