Open access
Jurnal
MASYARAKAT PENDALUNGAN (Sekilas Akulturasi Budaya di Daerah “Tapal Kuda” Jawa Timur)
Jurnal Neo Societal · Vol. 5 No. 4 (2020) · pp. 440–449
ISSN 2503-359X
Published 2020-10-28
Publisher Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Language eng
Abstract
Masyarakat Pendalungan adalah contoh kecil dari bangsa Indonesia yang memiliki banyak ragam suku bangsa, dengan banyak pula latar belakang budayanya. Masyarakat Pendalungan berlatar dua kultur yang memiliki banyak perbedaan walau berasal dari satu rumpun yang sama, yaitu kultur Jawa dan kultur Madura. Walaupun kultur Madura adalah sub-kultur dari kultur Jawa namun diantara keduanya terdapat perbedaa-perbedaan mendasar. Dua kultur tersebut berakulturasi menjadi Pendalungan. Penelitian kualitatif ini merupakan penelitian pendahuluan yang melibatkan 3 orang informan dan beberapa ahli. Lokasi penelitian ini adalah di daerah Kabupaten Jember dan daerah kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Indonesia. Dari penelitian ini didapatkan beberapa hal yang merupakan bukti-bukti bahwa masyarakat Pendalungan melakukan adaptasi untuk mengatasi perubahan yang terjadi dan mengurangi tekanan akulturasi yang datang dari adanya pertemuan budaya Jawa dan Madura. Adaptasi tersebut akhirnya berpengaruh pula pada identitas sosial individu. Strategi akulturasi yang dipergunakan untuk beradaptasi oelh masyarakat Pendalungan juga memunculkan adanya budaya baru sebagai peleburan dari budaya yang sudah ada.
Collaboration network of the authors
15 authors ·
25 co-authorship links
· 1 across different organisations
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Jenderal Soedirman University Universitas Teknologi Digital Indonesia Affiliation unknown
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.
Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/NeoSocietal/oai,
first harvested 31 Okt 2026,
last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
<dc:title xml:lang="en-US">MASYARAKAT PENDALUNGAN (Sekilas Akulturasi Budaya di Daerah “Tapal Kuda” Jawa Timur)</dc:title>
<dc:creator>Satrio, Prakrisno</dc:creator>
<dc:creator>Suryanto, Suryanto</dc:creator>
<dc:creator>Suyanto, Bagong</dc:creator>
<dc:subject xml:lang="en-US">Adaptasi, akulturasi, identitas sosial, pendalungan</dc:subject>
<dc:description xml:lang="en-US">Masyarakat Pendalungan adalah contoh kecil dari bangsa Indonesia yang memiliki banyak ragam suku bangsa, dengan banyak pula latar belakang budayanya. Masyarakat Pendalungan berlatar dua kultur yang memiliki banyak perbedaan walau berasal dari satu rumpun yang sama, yaitu kultur Jawa dan kultur Madura. Walaupun kultur Madura adalah sub-kultur dari kultur Jawa namun diantara keduanya terdapat perbedaa-perbedaan mendasar. Dua kultur tersebut berakulturasi menjadi Pendalungan. Penelitian kualitatif ini merupakan penelitian pendahuluan yang melibatkan 3 orang informan dan beberapa ahli. Lokasi penelitian ini adalah di daerah Kabupaten Jember dan daerah kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Indonesia. Dari penelitian ini didapatkan beberapa hal yang merupakan bukti-bukti bahwa masyarakat Pendalungan melakukan adaptasi untuk mengatasi perubahan yang terjadi dan mengurangi tekanan akulturasi yang datang dari adanya pertemuan budaya Jawa dan Madura. Adaptasi tersebut akhirnya berpengaruh pula pada identitas sosial individu. Strategi akulturasi yang dipergunakan untuk beradaptasi oelh masyarakat Pendalungan juga memunculkan adanya budaya baru sebagai peleburan dari budaya yang sudah ada.</dc:description>
<dc:publisher xml:lang="en-US">Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik</dc:publisher>
<dc:contributor xml:lang="en-US">Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia</dc:contributor>
<dc:date>2020-10-28</dc:date>
<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
<dc:format>application/pdf</dc:format>
<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/NeoSocietal/article/view/14316</dc:identifier>
<dc:identifier>10.52423/jns.v5i4.14316</dc:identifier>
<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Neo Societal; Vol 5, No 4 (2020): Edisi Oktober; 440-449</dc:source>
<dc:source>2503-359X</dc:source>
<dc:source>10.52423/jns.v5i4</dc:source>
<dc:language>eng</dc:language>
<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/NeoSocietal/article/view/14316/pdf</dc:relation>
<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Prakrisno Satrio, Suryanto Suryanto, Bagong Suyanto</dc:rights>
<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
Citations and indexing
OpenAlex
Not checked
Crossref
Not checked
Cite this article
APA 7
Satrio, P., Suryanto, S., & Suyanto, B. (2020). MASYARAKAT PENDALUNGAN (Sekilas Akulturasi Budaya di Daerah “Tapal Kuda” Jawa Timur). Jurnal Neo Societal, 5(4), 440–449. https://doi.org/10.52423/jns.v5i4.14316
Copy
IEEE
P. Satrio, S. Suryanto, and B. Suyanto, “MASYARAKAT PENDALUNGAN (Sekilas Akulturasi Budaya di Daerah “Tapal Kuda” Jawa Timur),” Jurnal Neo Societal, vol. 5, no. 4, pp. 440–449, 2020, doi: 10.52423/jns.v5i4.14316.
Copy
Generated from the journal's metadata; check author names before use.