Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

KONSTRUKSI MAKNA KOMUNIKASI PADA SIMBOL BUDAYA TARIAN LUMENSE SUKU MORONENE KABAENA

Jurnal Neo Societal · Vol. 5 No. 3 (2020) · pp. 335–344

DOI
10.52423/jns.v5i3.13480
ISSN
2503-359X
Published
2020-07-12
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Konstruksi makna komunikasi pada simbol budaya Tarian Lumense suku Morornene Kabaena. Dengan permaslahan (1) Simbol-simbol budaya yang terdapat pada tarian Lumense suku moronene di pulau Kabaena, (2) Apa makna simbol budaya tarian Lumense dalam kehidupan sosial suku moronene di pulau Kabaena. Metode penelitian ditetapkan obyek berupa para tokoh adat dan mantan penari lumense sekaligus sebagai informan untuk melengkapi data penelitian dengan subyek yakni nilai budaya yang terdapat dalam tarian lumense. Penentuan Informan dilakukan dengan cara penunjukkan langsung (purposive sampling) dengan asumsi bahwa sumber data tersebut memilki kapasitas yang cukup dalam memberikan informasi dan penjelasan mengenai konstruksi makna komunikasi pada simbol budaya tarian lumense di pulau kabaena. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menemukan: (1) simbol budaya yang terdapat pada tarian lumense di pulau kabaena meliputi pesan nonverbal meliputi; gerakan anggota tubuh, kostum, alat dan asesoris kelngkapan tarian lumense. (2) makna simbol pesan social yang terdapat pada budaya tarian lumense dalam mempengaruhi aspek kehidupan social masyarakat suku moronene kabaena sebagai bagian dari kodrat kehidupan manusia sebagai ciptaan Allah swt.

Collaboration network of the authors

40 authors · 211 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Asrul JayaUniversitas Halu Oleo14
Sirajuddin SirajuddinUniversitas Halu Oleo9
Sarpin SarpinUniversitas Halu Oleo7
Juhaepa JuhaepaUniversitas Halu Oleo5
Suharty RoslanUniversitas Halu Oleo5
Fera Tri SusilawatyUniversitas Halu Oleo5
La TarifuUniversitas Halu Oleo5
Sumadi DillaUniversitas Halu Oleo4
Bakri YusufUniversitas Halu Oleo4
La IbaAffiliation unknown4
Syaifudin Suhri KasimUniversitas Halu Oleo3
Darmin TuwuUniversitas Halu Oleo3
Megawati Asrul TawuloUniversitas Halu Oleo3
La Ode Muh. UmranUniversitas Halu Oleo3
Marsia Sumule GenggongAffiliation unknown3
La Ode Muhammad UmranAffiliation unknown3
Jamaluddin HosUniversitas Halu Oleo2
Damsid DamsidAffiliation unknown2
La TayaUniversitas Halu Oleo2
Erni QomariahUniversitas Halu Oleo2
Joko JokoUniversitas Halu Oleo2
Cecep IbrahimUniversitas Halu Oleo2
Muhammad RajabAffiliation unknown2
Bahtiar BahtiarUniversitas Halu Oleo2
Megawati A. TawuloAffiliation unknown2
Wa Ode LusianaiUniversitas Halu Oleo2
Ratna SupiyahUniversitas Halu Oleo1
Iza Nur Al Muzammil SadikinAffiliation unknown1
La BiluAffiliation unknown1
Sukriyanti SukriyantiAffiliation unknown1
Suriani SurianiAffiliation unknown1
Aswinda AswindaUniversitas Halu Oleo1
Muhammad RajabUniversitas Halu Oleo1
Epi KurniawatiUniversitas Halu Oleo1
Widya Ika WahyuniUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/NeoSocietal/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KONSTRUKSI MAKNA KOMUNIKASI PADA SIMBOL BUDAYA TARIAN LUMENSE SUKU MORONENE KABAENA</dc:title>
	<dc:creator>Masrul, Masrul</dc:creator>
	<dc:creator>Umran, La Ode Muh.</dc:creator>
	<dc:creator>Ridwan, Harnina</dc:creator>
	<dc:creator>Harmin, Siti</dc:creator>
	<dc:creator>Herman, La Ode</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Konstruksi makna komunikasi pada simbol budaya Tarian Lumense suku Morornene Kabaena. Dengan permaslahan (1) Simbol-simbol budaya yang terdapat pada tarian Lumense suku moronene di pulau Kabaena, (2) Apa makna simbol budaya tarian Lumense dalam kehidupan sosial suku moronene di pulau Kabaena. Metode penelitian ditetapkan obyek berupa para tokoh adat dan mantan penari lumense sekaligus sebagai informan untuk melengkapi data penelitian dengan subyek yakni nilai budaya yang terdapat dalam tarian lumense. Penentuan Informan dilakukan dengan cara penunjukkan langsung (purposive sampling) dengan asumsi bahwa sumber data tersebut memilki kapasitas yang cukup dalam memberikan informasi dan penjelasan mengenai konstruksi makna komunikasi pada simbol budaya tarian lumense di pulau kabaena.  Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menemukan: (1) simbol budaya yang terdapat pada tarian lumense di pulau kabaena meliputi pesan nonverbal meliputi; gerakan anggota tubuh, kostum, alat dan asesoris kelngkapan tarian lumense. (2) makna simbol pesan social yang terdapat pada budaya tarian lumense dalam mempengaruhi aspek kehidupan social masyarakat suku moronene kabaena sebagai bagian dari kodrat kehidupan manusia sebagai ciptaan Allah swt.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-07-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/NeoSocietal/article/view/13480</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.52423/jns.v5i3.13480</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Neo Societal; Vol 5, No 3 (2020): Edisi Juli; 335-344</dc:source>
	<dc:source>2503-359X</dc:source>
	<dc:source>10.52423/jns.v5i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/NeoSocietal/article/view/13480/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Masrul Masrul, La Ode Muh. Umran, Harnina Ridwan, Siti Harmin, La Ode Herman</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>