Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Penampilan Produksi Burung Puyuh (Cortunix-cortunix japonica) Fase Layer yang Diberikan Tepung Tauge Kacang Hijau (Phaseolus padiatus L) pada Level yang Berbeda

Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo · Vol. 2 No. 4 (2021) · pp. 338–343

DOI
10.56625/jipho.v2i4.16917
ISSN
2548-1908
Published
2021-02-28
Publisher
Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Unit Ilmu Ternak Unggas, FakultasPeternakan, Universitas Halu Oleo, Kendari selama 6 minggu pada April sampai bulan Mei2019. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penampilan produksi burung puyuh(Cortunix-cortunix japonica) fase layer yang diberikan tepung tauge kacang hijau (Phaseolusradiatus L) pada level yang berbeda. Bahan penelitian yang digunakan adalah burung puyuh(Cortunix-cortunix japonica) fase layer berumur 6 bulan sebanyak 64 ekor yang diberipenambahan tepung tauge kacang hijau (Phaseolus radiatus L) dalam pakan. Rancagan yangdigunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan.Perlakuan pada penelitian ini yaitu: pakan basal tanpa penambahan tepung tauge kacang hijau(P0), pakan basal + 3% tepung tauge kacang hijau (P1), pakan basal + 6% tepung tauge kacanghijau (P2) dan pakan basal + 9% tepung tauge kacang hijau (P3). Parameter yang diamati adalahkonsumsi pakan, produksi telur, bobot telur dan konversi pakan. Hasil penelitian menunjukkanbahwa pemberian tepung tauge kacang hijau (Phaseolus radiatus L) hingga 9% dalam pakantidak berpengaruh nyata (P0,05) terhadap konsumsi pakan, bobot telur dan konversi pakan.Sedangkan pemberian tepung tauge kacang hijau(Phaseolus radiatus L) berpengaruh sangatnyata (P0,01) terhadap produksi telur. Kesimpulannya, pemberian tepung tauge kacang hijauhingga 9% tidak mempengaruhi performa burung puyuh.

Collaboration network of the authors

40 authors · 205 co-authorship links · 21 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • State University of Makassar
  • Gunadarma University
  • National Nuclear Energy Agency of Indonesia
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Rahim AkaUniversitas Halu Oleo8
Widhi KurniawanUniversitas Halu Oleo7
Rusli BadaruddinUniversitas Halu Oleo4
La Ode Arsad SaniUniversitas Halu Oleo4
La Ode NafiuUniversitas Halu Oleo4
Fuji Astuty AuzaUniversitas Halu Oleo4
Hamdan HasUniversitas Halu Oleo4
Muhammad Amrullah PagalaUniversitas Halu Oleo4
Astriana NapirahUniversitas Halu Oleo3
Harapin HafidUniversitas Halu Oleo3
Deki ZulkarnainUniversitas Halu Oleo3
La Ode Ba’aUniversitas Halu Oleo2
Nur Santy AsminayaUniversitas Halu Oleo2
Fitrianingsih FitrianingsihGunadarma University2
Andi Murlina TasseUniversitas Halu Oleo2
Asma Bio KimestriUniversitas Halu Oleo2
Dian AgustinaUniversitas Halu Oleo2
La Ode Muh. MunadiAffiliation unknown2
Nuraini NurainiAffiliation unknown2
Ahmad BasrunAffiliation unknown2
Asis SurajatUniversitas Halu Oleo2
Takdir SailiAffiliation unknown2
La Ode SatriawanAffiliation unknown1
Suardin SuardinUniversitas Halu Oleo1
Khoirul MualiminUniversitas Halu Oleo1
Indrayani IndrayaniState University of Makassar1
Syamsuddin SyamsuddinAffiliation unknown1
Syamsuddin SyamsuddinAffiliation unknown1
Husna HusnaAffiliation unknown1
Hasiruddin HasiruddinUniversitas Halu Oleo1
Teguh WahyonoNational Nuclear Energy Agency of Indonesia1
Wa Ode RosmiatiUniversitas Halu Oleo1
Kartini Heriyani SamsiAffiliation unknown1
A. M. TasseAffiliation unknown1
Salomina SambolinggiUniversitas Halu Oleo1
Diska Bintayani AchmadAffiliation unknown1
Ali BainUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jipho/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Penampilan Produksi Burung Puyuh (Cortunix-cortunix japonica) Fase Layer yang Diberikan Tepung Tauge Kacang Hijau (Phaseolus padiatus L) pada Level yang Berbeda</dc:title>
	<dc:creator>Muliana, Sen</dc:creator>
	<dc:creator>Sandiah, Natsir</dc:creator>
	<dc:creator>Malesi, La</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Unit Ilmu Ternak Unggas, FakultasPeternakan, Universitas Halu Oleo, Kendari selama 6 minggu pada April sampai bulan Mei2019. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penampilan produksi burung puyuh(Cortunix-cortunix japonica) fase layer yang diberikan tepung tauge kacang hijau (Phaseolusradiatus L) pada level yang berbeda. Bahan penelitian yang digunakan adalah burung puyuh(Cortunix-cortunix japonica) fase layer berumur 6 bulan sebanyak 64 ekor yang diberipenambahan tepung tauge kacang hijau (Phaseolus radiatus L) dalam pakan. Rancagan yangdigunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan.Perlakuan pada penelitian ini yaitu: pakan basal tanpa penambahan tepung tauge kacang hijau(P0), pakan basal + 3% tepung tauge kacang hijau (P1), pakan basal + 6% tepung tauge kacanghijau (P2) dan pakan basal + 9% tepung tauge kacang hijau (P3). Parameter yang diamati adalahkonsumsi pakan, produksi telur, bobot telur dan konversi pakan. Hasil penelitian menunjukkanbahwa pemberian tepung tauge kacang hijau (Phaseolus radiatus L) hingga 9% dalam pakantidak berpengaruh nyata (P0,05) terhadap konsumsi pakan, bobot telur dan konversi pakan.Sedangkan pemberian tepung tauge kacang hijau(Phaseolus radiatus L) berpengaruh sangatnyata (P0,01) terhadap produksi telur. Kesimpulannya, pemberian tepung tauge kacang hijauhingga 9% tidak mempengaruhi performa burung puyuh.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-02-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jipho/article/view/16917</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.56625/jipho.v2i4.16917</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo; Vol 2, No 4 (2020): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo); 338-343</dc:source>
	<dc:source>2548-1908</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jipho/article/view/16917/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Sen Muliana, Natsir Sandiah, La Malesi</dc:rights>
</oai_dc:dc>