Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Produktivitas Rumput Odot (Pennisetum purpureum cv. Mott) Ratun Kedua Pada Tanah Pasca Tambang Nikel dengan Aplikasi Biochar dan Pupuk Kandang Kambing

Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo · Vol. 3 No. 3 (2021) · pp. 353–356

DOI
10.56625/jipho.v3i3.19697
ISSN
2548-1908
Published
2021-07-15
Publisher
Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aplikasi biochar dengan level berbeda dankombinasi pupuk kandang terhadap produktivitas rumput odot (Pennisetum purpureum cv. Mott) ratunkedua pada tanah pasca tambang nikel. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL)dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini adalah A0 =Kontrol, 150 gr/polybag pupuk kandang, tanpa biochar, A1 = 150 gr/polybag pupuk kandang, 75gr/polybag biochar, A2 = 150 gr/polybag pupuk kandang, 150 gr/polybag biochar, A3 = 150gr/polybag pupuk kandang, 225 gr/polybag biochar. Parameter yang diamati meliputi produksi bahansegar, persentase daun dan produksi bahan kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasibiochar dengan level berbeda dan kombinasi pupuk kandang tidak berpengaruh nyata terhadapproduksi bahan segar dan persentase daun, tetapi berpengaruh (P0,05) terhadap produksi bahankering. Produksi bahan segar, persentase daun dan produksi bahan kering masing-masing berkisarantara 28,63-53,47 ton/ha; 7,62-77,57 % dan 2,57-4,86 ton/ha. Kesimpulan penelitian ini adalahproduktivitas rumput odot ratun kedua pada tanah lahan tambang nikel dengan aplikasi biochar danpupuk kandang kambing cenderung lebih baik.

Collaboration network of the authors

40 authors · 168 co-authorship links · 15 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • National Nuclear Energy Agency of Indonesia
  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Syarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta
  • IPB University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Ali BainUniversitas Halu Oleo10
La Ode NafiuUniversitas Halu Oleo8
Hamdan HasUniversitas Halu Oleo7
Natsir SandiahUniversitas Halu Oleo6
Rahim AkaUniversitas Halu Oleo5
Deki ZulkarnainUniversitas Halu Oleo4
Asma Bio KimestriUniversitas Halu Oleo4
La MalesiUniversitas Halu Oleo3
Harapin HafidUniversitas Halu Oleo3
Astriana NapirahUniversitas Halu Oleo3
Teguh WahyonoNational Nuclear Energy Agency of Indonesia2
Hardiana HardianaAffiliation unknown2
Fuji Astuti AudzaAffiliation unknown2
Syamsuddin SyamsuddinAffiliation unknown2
Fuji Astuty AuzaUniversitas Halu Oleo2
Fanny Yulia IrawanUniversitas Halu Oleo1
Takdir SailiUniversitas Halu Oleo1
Husnul KhotimahInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Dedi AnsoriNational Nuclear Energy Agency of Indonesia1
Anna MuawanahSyarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta1
Kartini Heriyani SamsiAffiliation unknown1
Nurlaha NurlahaIPB University1
Agus SetianaUniversitas Halu Oleo1
Purnaning Dhian IsnaeniUniversitas Halu Oleo1
Masyudin MasyudinAffiliation unknown1
Wa Ode Sitti NurbayaAffiliation unknown1
Achmad Selamet AkuUniversitas Halu Oleo1
Kadek Rai SudiantoAffiliation unknown1
Fuji Astuti AuzaAffiliation unknown1
Nurfianti NurfiantiAffiliation unknown1
Muhammad Amrullah PagalaUniversitas Halu Oleo1
Alfiah MahyaAffiliation unknown1
Nurqomaria NurqomariaAffiliation unknown1
Agus Kurniawan PutraAffiliation unknown1
Serlin SerlinAffiliation unknown1
Puspita PuspitaAffiliation unknown1
Muhammad NazaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jipho/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Produktivitas Rumput Odot (Pennisetum purpureum cv. Mott) Ratun Kedua Pada Tanah Pasca Tambang Nikel dengan Aplikasi Biochar dan Pupuk Kandang Kambing</dc:title>
	<dc:creator>Hardianto, Hardianto</dc:creator>
	<dc:creator>Kurniawan, Widhi</dc:creator>
	<dc:creator>Asminaya, Nur Santy</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aplikasi biochar dengan level berbeda dankombinasi pupuk kandang terhadap produktivitas rumput odot (Pennisetum purpureum cv. Mott) ratunkedua pada tanah pasca tambang nikel. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL)dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini adalah A0 =Kontrol, 150 gr/polybag pupuk kandang, tanpa biochar, A1 = 150 gr/polybag pupuk kandang, 75gr/polybag biochar, A2 = 150 gr/polybag pupuk kandang, 150 gr/polybag biochar, A3 = 150gr/polybag pupuk kandang, 225 gr/polybag biochar. Parameter yang diamati meliputi produksi bahansegar, persentase daun dan produksi bahan kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasibiochar dengan level berbeda dan kombinasi pupuk kandang tidak berpengaruh nyata terhadapproduksi bahan segar dan persentase daun, tetapi berpengaruh (P0,05) terhadap produksi bahankering. Produksi bahan segar, persentase daun dan produksi bahan kering masing-masing berkisarantara 28,63-53,47 ton/ha; 7,62-77,57 % dan 2,57-4,86 ton/ha. Kesimpulan penelitian ini adalahproduktivitas rumput odot ratun kedua pada tanah lahan tambang nikel dengan aplikasi biochar danpupuk kandang kambing cenderung lebih baik.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-07-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jipho/article/view/19697</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.56625/jipho.v3i3.19697</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo; Vol 3, No 3 (2021): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo); 353-356</dc:source>
	<dc:source>2548-1908</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jipho/article/view/19697/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Hardianto Hardianto, Widhi Kurniawan, Nur Santy Asminaya</dc:rights>
</oai_dc:dc>