Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Susut Masak, Daya Ikat Air dan Kadar Protein Daging Ayam Broiler yang Diberi Pakan Mengandung Tepung Ikan.

Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo · Vol. 4 No. 3 (2022) · pp. 214–219

DOI
10.56625/jipho.v4i3.27022
ISSN
2548-1908
Published
2022-07-07
Publisher
Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui susut masak, daya ikat air dan kadar protein daging ayam broiler yang diberi pakan mengandung tepung ikan. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) untuk menguji 4 perlakuan dan 4 ulangan, setiap ulangan terdiri dari 6 ekor ayam sehingga terdapat 16 satuan percobaan. Perlakuan yang digunakan adalah terdiri atas: (i) pakan komersil BP-11 sebagai pakan control (P0), 43% Jagung Kuning + 21% Dedak + 27% CAB + 9% Tepung Ikan (P1), 43% Jagung Kuning + 23% Dedak + 22% CAB + 12% Tepung Ikan (P2), dan 43% Jagung Kuning + 25% Dedak + 17% CAB + 15% Tepung Ikan (P3). Variabel yang diukur dalam penelitian ini adalah susut masak daging, daya ikat air daging, dan kadar protein daging ayam broiler. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis sidik ragam dan jika perlakuan yang berpengaruh maka dilanjutkan uji beda antar perlakuan menggunakan uji wilayah berganda Duncan (Duncan Multiple Range Test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan tidak memberikan pengaruh nyata terhadap susut masak daging, daya ikat air daging dan kadar protein daging. Rataan susut masak berkisar antara 35,55% - 40,49%, daya ikat air 30,37% - 34,70% dan kadar protein 23,50%-24,83%. Penggunaan tepung ikan dengan level hingga 15% dalam ransum tepung ikan menghasilkan kualitas fisik dan kimia daging ayam broiler yang relatif sama antar perlakuan

Collaboration network of the authors

40 authors · 222 co-authorship links · 23 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Gunadarma University
  • IPB University
  • University of Mataram
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Harapin HafidUniversitas Halu Oleo13
Widhi KurniawanUniversitas Halu Oleo8
Yamin YaddiAffiliation unknown6
La Ode NafiuUniversitas Halu Oleo6
Achmad Selamet AkuUniversitas Halu Oleo5
Asma Bio KimestriUniversitas Halu Oleo5
Hamdan HasUniversitas Halu Oleo4
Surahmanto SurahmantoAffiliation unknown4
Musram AbadiUniversitas Halu Oleo4
La Ode SahabaUniversitas Halu Oleo3
Restu LibrianiAffiliation unknown3
Muhammad Amrullah PagalaUniversitas Halu Oleo3
Deki ZulkarnainUniversitas Halu Oleo3
Nur Santy AsminayaUniversitas Halu Oleo3
Asis SurajatUniversitas Halu Oleo2
Andi Murlina TasseUniversitas Halu Oleo2
Natsir SandiahUniversitas Halu Oleo2
Muh. RusdinUniversitas Halu Oleo2
Fitria DewiAffiliation unknown2
Fuji Astuty AuzaUniversitas Halu Oleo2
La Ode Arsad SaniUniversitas Halu Oleo2
Astriana NapirahUniversitas Halu Oleo2
Sarifuddin MadendaGunadarma University1
Suryarini WidodoGunadarma University1
Ernastuti ErnastutiGunadarma University1
Rodiah RodiahGunadarma University1
Takdir SailiUniversitas Halu Oleo1
Dewi Apri AstutiIPB University1
Komang Gede WiryawanIPB University1
Chairrusyuhur ArmanUniversity of Mataram1
Sri SuhartiIPB University1
Hardiana HardianaAffiliation unknown1
Fuji Astuti AudzaAffiliation unknown1
Syamsuddin SyamsuddinAffiliation unknown1
M. A. PagalaAffiliation unknown1
N. SandiahAffiliation unknown1
A. M. TasseAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jipho/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Susut Masak, Daya Ikat Air dan Kadar Protein Daging Ayam Broiler yang Diberi Pakan Mengandung Tepung Ikan.</dc:title>
	<dc:creator>Mahmudah, Kholillatul</dc:creator>
	<dc:creator>Fitrianingsih, Fitrianingsih</dc:creator>
	<dc:creator>Bain, Ali</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui susut masak, daya ikat air dan kadar protein daging ayam broiler yang diberi pakan mengandung tepung ikan. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) untuk menguji 4 perlakuan dan 4 ulangan, setiap ulangan terdiri dari 6 ekor ayam sehingga terdapat 16 satuan percobaan. Perlakuan yang digunakan adalah terdiri atas : (i) pakan komersil BP-11 sebagai pakan control (P0), 43% Jagung Kuning + 21% Dedak + 27% CAB + 9% Tepung Ikan (P1), 43% Jagung Kuning + 23% Dedak + 22% CAB + 12% Tepung Ikan (P2), dan  43% Jagung Kuning + 25% Dedak + 17% CAB + 15% Tepung Ikan (P3). Variabel yang diukur dalam penelitian ini adalah susut masak daging, daya ikat air daging, dan kadar protein daging ayam broiler. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis sidik ragam dan jika perlakuan yang berpengaruh maka dilanjutkan uji beda antar perlakuan menggunakan uji wilayah berganda  Duncan (Duncan Multiple Range Test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan tidak memberikan pengaruh nyata terhadap susut masak daging, daya ikat air daging dan kadar protein daging. Rataan susut masak berkisar antara 35,55% - 40,49%, daya ikat air 30,37% - 34,70% dan kadar protein 23,50%-24,83%. Penggunaan tepung ikan dengan level hingga 15% dalam ransum tepung ikan menghasilkan kualitas fisik dan kimia daging ayam broiler yang relatif sama antar perlakuan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-07-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jipho/article/view/27022</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.56625/jipho.v4i3.27022</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo; Vol 4, No 3 (2022): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo); 214-219</dc:source>
	<dc:source>2548-1908</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jipho/article/view/27022/pdf</dc:relation>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jipho/article/downloadSuppFile/27022/5258</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Kholillatul Mahmudah, Fitrianingsih Fitrianingsih, Ali Bain</dc:rights>
</oai_dc:dc>