Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pengamatan Potensi Reproduksi Kambing Betina yang Dipelihara Secara Tradisional di Kecamatan Siompu Kabupaten Buton Selatan

Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo · Vol. 2 No. 1 (2020) · pp. 74–81

DOI
10.56625/jipho.v2i1.11193
ISSN
2548-1908
Published
2020-01-05
Publisher
Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Ternak Kambing khususnya betina memiliki potensi reproduksi yang dapat diukur berdasarkan kelahiran anak yang sehat, jarak kelahiran dan tipe kelahiran. Kecamatan Siompu merupakan daerah di Kabupaten Buton Selatan yang berpotensi untuk pengembangan usaha ternak kambing. Untuk menggali potensi usaha ternak kambing di Kecamatan ini memerlukan berbagai informasi salah satunya yaitu informasi mengenai potensi reproduksi kambing betina, namun informasi ilmiah mengenai hal ini belum tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi reproduksi kambing betina yang dipelihara secara tradisional di Kecamatan Siompu. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Januari sampai Febuari 2019 di Kecamatan Siompu Kabupaten Buton Selatan. Penentuan lokasi dilakukan secara sengaja (Purposive Sampling) dengan pertimbangan bahwa di Desa tersebut memiliki populasi kambing terbanyak. Desa yang dipilih adalah Desa Biwinapada, Nggulanggula, Wakinamboro, Batuawu dan Desa Karae, sedangkan responden diambil sebanyak 40 peternak. Variabel yang diukur pada penelitian ini adalah potensi reprosuksi ternak kambing, meliputi: jumlah anak yang dilahirkan (litter size), tipe kelahiran dan jarak beranak (kidding interval) dan lama waktu kosong. Data dikumpulkan, dianalisa secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan kambing betina di Kecamatan Siompu memiliki persentase tipe kelahiran tunggal jantan yaitu 59,3%, betina 41,7% sedangkan tipe kelahiran kembar jantan sebesar 7,6% dan anak betina 6,5%, litter size 1,21 ekor dan rata-rata jarak beranak 8,2 bulan/248 hari, rata-rata lama bunting yaitu 150/5 bulan dan lama waktu kosong 3,2 bulan

Collaboration network of the authors

40 authors · 184 co-authorship links · 12 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Gunadarma University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
La Ode NafiuUniversitas Halu Oleo8
Musram AbadiUniversitas Halu Oleo7
Achmad Selamet AkuUniversitas Halu Oleo7
Natsir SandiahUniversitas Halu Oleo6
Rahim AkaUniversitas Halu Oleo6
Fuji Astuty AuzaUniversitas Halu Oleo4
Hairil A HadiniAffiliation unknown4
Rusli BadaruddinUniversitas Halu Oleo3
Muhammad Amrullah PagalaUniversitas Halu Oleo3
Harapin HafidUniversitas Halu Oleo2
Danang PrasetyoUniversitas Halu Oleo2
Nuraini NurainiUniversitas Halu Oleo2
Muhammad DiwanUniversitas Halu Oleo2
Takdir SailiUniversitas Halu Oleo2
Adrian TawaiUniversitas Halu Oleo2
La Ode Muhammad MunadiAffiliation unknown2
Laode Muh MunadiAffiliation unknown2
Deki ZulkarnainUniversitas Halu Oleo2
La Ode Muh. MunadiAffiliation unknown2
La Ode SahabaUniversitas Halu Oleo2
Surahmanto SurahmantoAffiliation unknown2
Fitrianingsih FitrianingsihGunadarma University2
Hairil Azulyatno HadiniUniversitas Halu Oleo2
Muh. RusdinUniversitas Halu Oleo2
Farida AsanaUniversitas Halu Oleo1
. SyamsuddinAffiliation unknown1
Khoirul MualiminUniversitas Halu Oleo1
Syam RahadiUniversitas Halu Oleo1
Arsiwan ArsiwanUniversitas Halu Oleo1
Takdir SailiUniversitas Halu Oleo1
Ade Ratna SariUniversitas Halu Oleo1
Lusri AndriyantoUniversitas Halu Oleo1
RahmanUniversitas Halu Oleo1
Abdul HaadiiUniversitas Halu Oleo1
YunusUniversitas Halu Oleo1
Azwanda AzwandaUniversitas Halu Oleo1
Basman BasmanUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jipho/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengamatan Potensi Reproduksi Kambing Betina yang Dipelihara Secara Tradisional di Kecamatan Siompu Kabupaten Buton Selatan</dc:title>
	<dc:creator>Nurjani, Nurjani</dc:creator>
	<dc:creator>Ba'a, La Ode</dc:creator>
	<dc:creator>Sani, La Ode Arsad</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Ternak Kambing khususnya betina memiliki potensi reproduksi yang dapat diukur berdasarkan kelahiran anak yang sehat, jarak kelahiran dan tipe kelahiran. Kecamatan Siompu merupakan daerah di Kabupaten Buton Selatan yang berpotensi untuk pengembangan usaha ternak kambing. Untuk menggali potensi usaha ternak kambing di Kecamatan ini memerlukan berbagai informasi salah satunya yaitu informasi mengenai potensi reproduksi kambing betina, namun informasi ilmiah mengenai hal ini belum tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi reproduksi kambing betina yang dipelihara secara tradisional di Kecamatan Siompu. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Januari sampai Febuari 2019 di Kecamatan Siompu Kabupaten Buton Selatan. Penentuan lokasi dilakukan secara sengaja (Purposive Sampling) dengan pertimbangan bahwa di Desa tersebut memiliki populasi kambing terbanyak. Desa yang dipilih adalah Desa Biwinapada, Nggulanggula, Wakinamboro, Batuawu dan Desa Karae, sedangkan responden diambil sebanyak 40 peternak. Variabel yang diukur pada penelitian ini adalah potensi reprosuksi ternak kambing, meliputi : jumlah anak yang dilahirkan (litter size), tipe kelahiran dan jarak beranak (kidding interval) dan lama waktu kosong. Data dikumpulkan, dianalisa secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan kambing betina di Kecamatan Siompu memiliki persentase tipe kelahiran tunggal jantan yaitu 59,3%, betina 41,7% sedangkan tipe kelahiran kembar jantan sebesar 7,6% dan anak betina 6,5%, litter size 1,21 ekor dan rata-rata jarak beranak 8,2 bulan/248 hari, rata-rata lama bunting yaitu 150/5 bulan dan lama waktu kosong 3,2 bulan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-01-05</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jipho/article/view/11193</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.56625/jipho.v2i1.11193</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo; Vol 2, No 1 (2020): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo); 74-81</dc:source>
	<dc:source>2548-1908</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jipho/article/view/11193/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo</dc:rights>
</oai_dc:dc>