Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Performa Puyuh (Coturnix Coturnix Japonica) Fase Grower yang diberi Kombinasi Herbal (Jahe, Kunyit dan Daun Sirih) Melalui Air Minum dengan Dosis Berbeda

Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo · Vol. 3 No. 1 (2021) · pp. 85–88

DOI
10.56625/jipho.v3i1.16910
ISSN
2548-1908
Published
2021-02-28
Publisher
Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performa puyuh (Coturnix coturnix japonica) fase grower yang diberi kombinasi herbal (jahe, kunyit, dan daun sirih) melalui air minum dengan dosis berbeda.Sejumlah 100 ekor burung puyuh (Coturnix coturnix japonica)umur 14 hariyang tidak dibedakan jenis kelaminnya digunakan dalam penelitian ini.Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang dicobakan yaitu air minum tanpa ramuan herbal (P0), air minum mengandung 5% ramuan herbal (P1), air minum yang mengandung 10% ramuan herbal, dan air minum yang mengandung 15% ramuan herbal. Parameter yang diamati adalah konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, dan konversi pakan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis sidik ragam dan dilanjutkan menggunakan uji wilayah berganda duncan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan tidak berpengaruh nyata (P0,05) terhadap konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, dan konversi pakan. Rataan konsumsi pakan masing-masing perlakuan pada penelitian ini adalah 17,040 g, 15,811 g, 15,886 g, dan 16,279 g. Rataan pertambahan bobot badan berkisar 3,35 g, 3,49 g, 3,42 g, dan 3,46 g pada masing-masing perlakuan. Nilai konversi pakan masing-masing perlakuan adalah 5,11, 4,59, 4,68, dan 4,71.Dapat disimpulkan bahwa pemberian ramuan herbal melalui air minum dengan dosis berbeda hingga taraf 15% belum mampu mengoptimalkan konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, dan konversi pakan.

Collaboration network of the authors

40 authors · 226 co-authorship links · 7 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • State University of Makassar
  • National Nuclear Energy Agency of Indonesia
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
La Ode NafiuUniversitas Halu Oleo9
Widhi KurniawanUniversitas Halu Oleo8
Astriana NapirahUniversitas Halu Oleo7
Muhammad Amrullah PagalaUniversitas Halu Oleo7
Asma Bio KimestriUniversitas Halu Oleo6
Ali BainUniversitas Halu Oleo5
Natsir SandiahUniversitas Halu Oleo5
Deki ZulkarnainUniversitas Halu Oleo5
Achmad Selamet AkuUniversitas Halu Oleo4
Rahim AkaUniversitas Halu Oleo4
Andi Murlina TasseUniversitas Halu Oleo4
Rusli BadaruddinUniversitas Halu Oleo3
Amiluddin IndiUniversitas Halu Oleo3
Purnaning Dhian IsnaeniAffiliation unknown3
Putu Nara Kusuma PrasanjayaUniversitas Halu Oleo3
Nuraini NurainiAffiliation unknown3
Takdir SailiAffiliation unknown3
Takdir SailiUniversitas Halu Oleo2
Harapin HafidUniversitas Halu Oleo2
Muh. Amrullah PagalaAffiliation unknown2
Nur Santy AsminayaUniversitas Halu Oleo2
Fuji Astuty AuzaUniversitas Halu Oleo2
Indrayani IndrayaniState University of Makassar1
Syamsuddin SyamsuddinAffiliation unknown1
Syamsuddin SyamsuddinAffiliation unknown1
Husna HusnaAffiliation unknown1
Asis SurajatUniversitas Halu Oleo1
Hasiruddin HasiruddinUniversitas Halu Oleo1
Teguh WahyonoNational Nuclear Energy Agency of Indonesia1
Irma IrmaUniversitas Halu Oleo1
Andarias Julias WijayaAffiliation unknown1
Muhammad Nurdiana FitrohUniversitas Halu Oleo1
Amrullah PagalaAffiliation unknown1
Salomina SambolinggiUniversitas Halu Oleo1
Diska Bintayani AchmadAffiliation unknown1
Purnaning Dhian IsnaeniUniversitas Halu Oleo1
Roy ArdiantoAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jipho/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Performa Puyuh (Coturnix Coturnix Japonica) Fase Grower yang diberi Kombinasi Herbal (Jahe, Kunyit dan Daun Sirih) Melalui Air Minum dengan Dosis Berbeda</dc:title>
	<dc:creator>Basrun, Ahmad</dc:creator>
	<dc:creator>Has, Hamdan</dc:creator>
	<dc:creator>Malesi, La</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performa puyuh (Coturnix coturnix japonica) fase grower yang diberi kombinasi herbal (jahe, kunyit, dan daun sirih) melalui air minum dengan dosis berbeda.Sejumlah 100 ekor burung puyuh (Coturnix coturnix japonica)umur 14 hariyang tidak dibedakan jenis kelaminnya digunakan dalam penelitian ini.Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang dicobakan yaitu air minum tanpa ramuan herbal (P0), air minum mengandung 5% ramuan herbal (P1), air minum yang mengandung 10% ramuan herbal, dan air minum yang mengandung 15% ramuan herbal. Parameter yang diamati adalah konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, dan konversi pakan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis sidik ragam dan dilanjutkan menggunakan uji wilayah berganda duncan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan tidak berpengaruh nyata (P0,05) terhadap konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, dan konversi pakan. Rataan konsumsi pakan masing-masing perlakuan pada penelitian ini adalah 17,040 g, 15,811 g, 15,886 g, dan 16,279 g. Rataan pertambahan bobot badan berkisar 3,35 g, 3,49 g, 3,42 g, dan 3,46 g pada masing-masing perlakuan. Nilai konversi pakan masing-masing perlakuan adalah 5,11, 4,59, 4,68, dan 4,71.Dapat disimpulkan bahwa pemberian ramuan herbal melalui air minum dengan dosis berbeda hingga taraf 15% belum mampu mengoptimalkan konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, dan konversi pakan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-02-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jipho/article/view/16910</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.56625/jipho.v3i1.16910</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo; Vol 3, No 1 (2021): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo); 85-88</dc:source>
	<dc:source>2548-1908</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jipho/article/view/16910/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo</dc:rights>
</oai_dc:dc>