Laboratorium Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Ha
Language
eng
Abstract
Penyebaran wabah virus korona masih terus terjadi di berbagai negara. Indonesia adalah salah satu negara yang terpapar wabah, sehingga berdampak ke berbagai sektor kehidupan warganya. Presiden Jokowi menjawab berbagai kritikan terkait penanganan dan penanggulangan COVID-19 di Indonesia melalui wawancara khusus dengan Najwa Shibab dalam acara Mata Najwa di Trans 7 pada 23 April 2020. Dengan melakukan analisis retoris dan pendekatan restorasi citra Benoit, penelitian ini berusaha untuk melihat bagaimana strategi pesan pemerintah dalam menjawab berbagai tuduhan terkait COVID-19. Hasil penelitian menunjukkan Jokowi berusaha memoles citranya dengan melakukan beberapa strategi antara lain penyangkalan, serang penuduh, diferensiasi, kekalahan, kecelakaan, memperkuat, dan tindakan perbaikan. Jokowi dalam perbaikan citra pemerintah cenderung memakai strategi bertahana yakni memperbanyak strategi diferensiasi dan defeasibility, serta niat baik. Meski ada penyangkalan tetapi Jokowi juga menghindari menyerang para penuduhnya.
Collaboration network of the authors
13 authors ·
30 co-authorship links
· 4 across different organisations
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Institut Seni Budaya Indonesia Aceh
Institut Agama Islam Negeri Kendari
IAIN Kudus
Universitas Halu Oleo
Affiliation unknown
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.