Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

ANALISIS STRATEGI PEMULIHAN CITRA JOKOWI DALAM MENGATASI WABAH COVID-19 DI INDONESIA

Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi · Vol. 6 No. 1 (2021) · pp. 77–97

DOI
10.52423/jikuho.v6i1.15686
ISSN
2527-9173
Published
2021-01-11
Publisher
Laboratorium Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Ha
Language
eng

Abstract

Penyebaran wabah virus korona masih terus terjadi di berbagai negara. Indonesia adalah salah satu negara yang terpapar wabah, sehingga berdampak ke berbagai sektor kehidupan warganya. Presiden Jokowi menjawab berbagai kritikan terkait penanganan dan penanggulangan COVID-19 di Indonesia melalui wawancara khusus dengan Najwa Shibab dalam acara Mata Najwa di Trans 7 pada 23 April 2020. Dengan melakukan analisis retoris dan pendekatan restorasi citra Benoit, penelitian ini berusaha untuk melihat bagaimana strategi pesan pemerintah dalam menjawab berbagai tuduhan terkait COVID-19. Hasil penelitian menunjukkan Jokowi berusaha memoles citranya dengan melakukan beberapa strategi antara lain penyangkalan, serang penuduh, diferensiasi, kekalahan, kecelakaan, memperkuat, dan tindakan perbaikan. Jokowi dalam perbaikan citra pemerintah cenderung memakai strategi bertahana yakni memperbanyak strategi diferensiasi dan defeasibility, serta niat baik. Meski ada penyangkalan tetapi Jokowi juga menghindari menyerang para penuduhnya.

Collaboration network of the authors

13 authors · 30 co-authorship links · 4 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Institut Seni Budaya Indonesia Aceh
  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • IAIN Kudus
  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Hasan BasriInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Moh In’amiIAIN Kudus1
Handrawan HandrawanUniversitas Halu Oleo1
Herman HermanAffiliation unknown1
Pandji Winata NurikhwanAffiliation unknown1
Indra Haryanto AliAffiliation unknown1
Hadrianti Haji Darise LasariAffiliation unknown1
Dessy MaulinaAffiliation unknown1
Abdillah AhsanAffiliation unknown1
Anis Kamila SalehaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/KOMUNIKASI/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISIS STRATEGI PEMULIHAN CITRA JOKOWI DALAM MENGATASI  WABAH COVID-19 DI INDONESIA</dc:title>
	<dc:creator>Mustafa, Mustafa</dc:creator>
	<dc:creator>Abdullah, Assyari</dc:creator>
	<dc:creator>Jayus, Jayus</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penyebaran wabah virus korona masih terus terjadi di berbagai negara. Indonesia adalah salah satu negara yang terpapar wabah, sehingga berdampak ke berbagai sektor kehidupan warganya. Presiden Jokowi menjawab berbagai kritikan terkait penanganan dan penanggulangan COVID-19 di Indonesia melalui wawancara khusus dengan Najwa Shibab dalam acara Mata Najwa di Trans 7 pada 23 April 2020. Dengan melakukan analisis retoris dan pendekatan restorasi citra Benoit, penelitian ini berusaha untuk melihat bagaimana strategi pesan pemerintah dalam menjawab berbagai tuduhan terkait COVID-19. Hasil penelitian menunjukkan Jokowi berusaha memoles citranya dengan melakukan beberapa strategi antara lain penyangkalan, serang penuduh, diferensiasi, kekalahan, kecelakaan, memperkuat, dan tindakan perbaikan. Jokowi dalam perbaikan citra pemerintah cenderung memakai strategi bertahana yakni memperbanyak strategi diferensiasi dan defeasibility, serta niat baik. Meski ada penyangkalan tetapi Jokowi juga menghindari menyerang para penuduhnya. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Laboratorium Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Ha</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-01-11</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/KOMUNIKASI/article/view/15686</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.52423/jikuho.v6i1.15686</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi; Vol 6, No 1 (2021): Edisi Januari; 77-97</dc:source>
	<dc:source>2527-9173</dc:source>
	<dc:source>10.52423/jikuho.v6i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/KOMUNIKASI/article/view/15686/10742</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Mustafa Mustafa, Assyari Abdullah, Jayus Jayus</dc:rights>
</oai_dc:dc>