Laboratorium Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Ha
Language
eng
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Persepsi Komunitas Shopee Tanam pada Brand Ambassdor Stray Kids. Penelitian ini dilaksanakan pada Komunitas Shopee Tanam. Informan dalam penelitian ini sebanyak tujuh orang yang ditentukan menggunakan purposive sampling yakni sampel bertujuan dengan pertimbangan dapat memberikan informasi yang diperlukan untuk penelitian. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif dengan sumber data berupa data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara studi pustaka, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data mencakup pendeskripsian hasil temuan penelitian, yang selanjutnya diberi penafsiran dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa persepsi Komunitas Shopee Tanam pada brand ambassador Stray Kids menghasilkan persepsi yang baik dan positif. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi persepsi yakni, pesan mudah tersampaikan, trend Korea di Indonesia, kepopuleran stray kids, daya tarik fisik dan non fisik Stray Kids. Analisis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa penilaian pada brand ambassador Stray Kids dipengaruhi akibat populer culture (trend Korea) karena berada pada Assimilation (rentang penerimaan persepsi) yang terjadi akibat Selective Attention (Perhatian Selektif), Selective Distorsion (Distorsi Selektif), dan Selective Retention (Ingatan Selektif). Kata Kunci: Persepsi, Komunitas Shopee Tanam, Brand Ambassador, Stray Kids, Populer Culture
Collaboration network of the authors
7 authors ·
9 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Universitas Halu Oleo
Affiliation unknown
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.