Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

INTERAKSI SIMBOLIK SEBAGAI ALAT KOMUNIKASI KAUM GAY DI KOTA KENDARI

Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi · Vol. 6 No. 2 (2021) · pp. 194–201

DOI
10.52423/jikuho.v6i2.17100
ISSN
2527-9173
Published
2021-04-12
Publisher
Laboratorium Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Ha
Language
eng

Abstract

Di Indonesia sendiri memanglah belum terdapat statistik tentu tentang jumlah LGBT sebab tidak seluruh golongan LGBT ingin membuka status ataupun coming out kalau dirinya mempunyai orientasi homoseksual. Dengan adanya fenomena LGBT yang semakin hari semakin menunjukkan eksistensinya di masyarakat. Sebagian masyarakat tersebut memiliki persepsi berbeda-beda terhadap keberadaaan dan eksistensi homoseksual tersebut termasuk di dalamnya kaum gay. Tujuan penelitian ini memfokuskan membahas tentang interaksi simbolik sebagai alat komunikasi kaum gay di Kota Kendari, studi ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Dalam penggunaan komunikasi verbal, tidak semua kaum gay yang berada di kota Kendari menggunakan bahasa ataupun simbol rahasia saat mereka berinteraksi sesama kaum gay, mereka lebih cenderung menggunakan bahasa indonesia sehari-hari dibandingkan menggunkan bahasa atau simbol rahasia. Penggunaan komunikasi non verbal tetap ada seperti halnya melalui pandangan mata, dan tingkah laku yang mereka tampilkan akan manja jika merasa tertarik keseseorang, kemudian gaya berbicara yang meraka gunakan yakni secara normal dan tidak melambai-lambai, serta kaum gay takkan menutupi identitasnya sebagai gay jika berada di tempat umum agar tetap dapat di terima di tengah masyarakat dan akan menampilkan identitasnya sebagai gay jika berada di lingkungan gay atau pada komunitas gay. Kata-kata Kunci: Interaksi; Gay; Simbol; Verbal; Non Verbal

Collaboration network of the authors

39 authors · 98 co-authorship links · 3 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Muhammadiyah University of Makassar
  • Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Harnina RidwanUniversitas Halu Oleo3
Joko JokoUniversitas Halu Oleo3
Muh. RajabUniversitas Halu Oleo2
Sutiyana FachruddinAffiliation unknown2
Nur HasniMuhammadiyah University of Makassar1
Andi QuraisyMuhammadiyah University of Makassar1
Najib HusainUniversitas Halu Oleo1
Darmin DarminAffiliation unknown1
La Ode Muhammad ElwanUniversitas Halu Oleo1
Jopang JopangUniversitas Halu Oleo1
La TarifuUniversitas Halu Oleo1
Zulfiah LarisuUniversitas Halu Oleo1
Arifin UthaUniversitas Halu Oleo1
Yusnita YusnitaUniversitas Halu Oleo1
Novi NoviAffiliation unknown1
Diki MasdoniUniversitas Halu Oleo1
Masrul MasrulUniversitas Halu Oleo1
Sri FanisaUniversitas Halu Oleo1
Nurmaulita HasrianaAffiliation unknown1
La IbaAffiliation unknown1
Adriani AdrianiAffiliation unknown1
Yulianti YuliantiInstitut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI1
Nola HasliaAffiliation unknown1
Aprilia SanjayaAffiliation unknown1
Drs. Muh. RajabAffiliation unknown1
Siti HarminUniversitas Halu Oleo1
La Iba La IbaAffiliation unknown1
Ahmad YasaarAffiliation unknown1
eva citra kusfianiAffiliation unknown1
Sitti Utami RezkiawatyAffiliation unknown1
Asrul JayaUniversitas Halu Oleo1
Riska SunusiAffiliation unknown1
Muhammad RajabAffiliation unknown1
Mariati Alvia NingsihAffiliation unknown1
Jumi Fitri UntungAffiliation unknown1
Andi SaridepiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/KOMUNIKASI/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">INTERAKSI SIMBOLIK SEBAGAI ALAT KOMUNIKASI KAUM GAY DI KOTA KENDARI</dc:title>
	<dc:creator>Wahyuddin, Wahyuddin</dc:creator>
	<dc:creator>Dilla, Sumadi</dc:creator>
	<dc:creator>Halika, La Ode Herman</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Di Indonesia sendiri memanglah  belum terdapat statistik tentu tentang jumlah LGBT sebab tidak seluruh golongan LGBT ingin membuka status ataupun coming out kalau dirinya mempunyai orientasi homoseksual. Dengan adanya fenomena LGBT yang semakin hari semakin menunjukkan eksistensinya di masyarakat. Sebagian masyarakat tersebut memiliki persepsi berbeda-beda terhadap keberadaaan dan eksistensi homoseksual tersebut termasuk di dalamnya kaum gay. Tujuan penelitian ini memfokuskan membahas tentang interaksi simbolik sebagai alat komunikasi kaum gay di Kota Kendari, studi ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Dalam penggunaan komunikasi verbal, tidak semua kaum gay yang berada di kota Kendari menggunakan bahasa ataupun simbol rahasia saat mereka berinteraksi sesama kaum gay, mereka lebih cenderung menggunakan bahasa indonesia sehari-hari dibandingkan menggunkan bahasa atau simbol rahasia. Penggunaan komunikasi non verbal tetap ada seperti halnya melalui pandangan mata, dan tingkah laku yang mereka tampilkan akan manja jika merasa tertarik keseseorang, kemudian gaya berbicara yang meraka gunakan yakni secara normal dan tidak melambai-lambai, serta kaum gay takkan menutupi identitasnya sebagai gay jika berada di tempat umum agar tetap dapat di terima di tengah masyarakat dan akan menampilkan identitasnya sebagai gay jika berada di lingkungan gay atau pada komunitas gay. Kata-kata Kunci: Interaksi; Gay; Simbol; Verbal; Non Verbal</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Laboratorium Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Ha</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-04-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/KOMUNIKASI/article/view/17100</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.52423/jikuho.v6i2.17100</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi; Vol 6, No 2 (2021): Edisi April; 194-201</dc:source>
	<dc:source>2527-9173</dc:source>
	<dc:source>10.52423/jikuho.v6i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/KOMUNIKASI/article/view/17100/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Wahyuddin Wahyuddin, Sumadi Dilla, La Ode Herman Halika</dc:rights>
</oai_dc:dc>