Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

KOMUNIKASI DIREKTORAT JENDERAL PAJAK DALAM PELAKSANAAN PROGRAM TAX AMNESTY BAGI WAJIB PAJAK DI KOTA KENDARI

Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi · Vol. 2 No. 4 (2018)

DOI
10.52423/jikuho.v2i4.3701
ISSN
2527-9173
Published
2018-03-18
Publisher
Laboratorium Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Ha
Language
eng

Abstract

Tujuan penelitian adalah Untuk Mengetahui Komunikasi Direktorat Jenderal PajakdanRespon Wajib Pajak terhadap komunikasi direktorat jenderal pajak dalam pelaksanaan program tax amnesty di kota kendari.Manfaat Penelitian iniadalah Secara teoritis penelitian ini dapat memberikan pengetahuan atau sumbangan ilmu dalam menunjang pengembangan ilmu pengetahuan terutama dalam bidang ilmu komunikasi. Secara praktis, penelitian ini diharapkan menjadi kontribusi kepada masyarakat atau pihak berwenang dalam hal ini direktorat jenderal pajak. Secara Metodologi, Penelitian ini dapat menjadi bahan kajian bagi penelitian selanjutnya yang relevan dengan masalah yang diteliti.Lokasi Penelitian ini adalah pada Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kendari. Teori yang digunakan adalah Teori efektivitas dalam organisasi (Gibson, 1996:34). Teknik penentuan informan dilakukan dengan cara Purposive sampling (Secara sengaja) dengan jumlah informan sebanyak 5 orang. Data yang dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi,wawancara dan dokumentasi.Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Komunikasi DirektoratJenderal Pajak dalam pelaksanaan program tax amnesty bagi wajib pajak di kota kendari yang mana proses penyampaiannya menggunakan ukuranefektivitasdalam organisasi komunikasi yaitu dengan cara sosialisasi atau penyuluhan secara langsung (tatapmuka) sehingga dengan cara ini wajib pajak bisa merespon langsung dan menyadari kekeliruan informasi yang selama ini dianggap kurang yang di dapatkan hanya dengan melihat dan mendengar saja. Nantinya tidak akan terjadi lagi kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh wajib pajak hanya karena adanya Miss communication.Apa yang perlu dilakukan pemerintah sekarang adalah menjaga momentum repatriasi tax amnesty yang tengah bagus-bagusnya. Dengan begitu, target yang ingin dicapai bisa didapat dengan lebih cepat. Yaitu dengan memanfaatkan dana yang masuk dengan baik.Kata Kunci: Komunikasi, Tax Amnesty, Wajib pajak

Collaboration network of the authors

15 authors · 31 co-authorship links · 1 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Sriwijaya University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Nur AlimInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Aisyah Mu'minInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Indriani MartinInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Wolter MongsidiAffiliation unknown1
La Sawali La SawaliAffiliation unknown1
Haryanto HaryantoAffiliation unknown1
Muhammad Iqbal NikmatullahAffiliation unknown1
Andi Haris MuhammadAffiliation unknown1
Erwin ErwinSriwijaya University1
Baharuddin BaharuddinAffiliation unknown1
Andi Sitti ChairunnisaAffiliation unknown1
Syamsul AsriAffiliation unknown1
Lukman BocharyAffiliation unknown1
M. Rizal FirmansyahAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/KOMUNIKASI/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KOMUNIKASI DIREKTORAT JENDERAL PAJAK DALAM PELAKSANAAN PROGRAM TAX AMNESTY BAGI WAJIB PAJAK DI KOTA KENDARI</dc:title>
	<dc:creator>Zulkifli, Zulkifli</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tujuan penelitian adalah Untuk Mengetahui Komunikasi Direktorat Jenderal PajakdanRespon Wajib Pajak terhadap komunikasi direktorat jenderal pajak dalam pelaksanaan program tax amnesty di kota kendari.Manfaat Penelitian iniadalah Secara teoritis penelitian ini dapat memberikan pengetahuan atau sumbangan ilmu dalam menunjang pengembangan ilmu pengetahuan terutama dalam bidang ilmu komunikasi. Secara praktis, penelitian ini diharapkan menjadi kontribusi kepada masyarakat atau pihak berwenang dalam hal ini direktorat jenderal pajak. Secara Metodologi, Penelitian ini dapat menjadi bahan kajian bagi penelitian selanjutnya yang relevan dengan masalah yang diteliti.Lokasi Penelitian ini adalah pada Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kendari. Teori yang digunakan adalah Teori efektivitas dalam organisasi (Gibson, 1996:34). Teknik penentuan informan dilakukan dengan cara Purposive sampling (Secara sengaja) dengan jumlah informan sebanyak 5 orang. Data yang dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi,wawancara dan dokumentasi.Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Komunikasi DirektoratJenderal Pajak dalam pelaksanaan program tax amnesty bagi wajib pajak di kota kendari yang mana proses penyampaiannya menggunakan ukuranefektivitasdalam organisasi komunikasi yaitu dengan cara sosialisasi atau penyuluhan secara langsung (tatapmuka) sehingga dengan cara ini wajib pajak bisa merespon langsung dan menyadari kekeliruan informasi yang selama ini dianggap kurang yang di dapatkan hanya dengan melihat dan mendengar saja. Nantinya tidak akan terjadi lagi kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh wajib pajak hanya karena adanya Miss communication.Apa yang perlu dilakukan pemerintah sekarang adalah menjaga momentum repatriasi tax amnesty yang tengah bagus-bagusnya. Dengan begitu, target yang ingin dicapai bisa didapat dengan lebih cepat. Yaitu dengan memanfaatkan dana yang masuk dengan baik.Kata Kunci : Komunikasi, Tax Amnesty, Wajib pajak</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Laboratorium Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Ha</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2018-03-18</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/KOMUNIKASI/article/view/3701</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.52423/jikuho.v2i4.3701</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi; Vol 2, No 4 (2017): Edisi Oktober</dc:source>
	<dc:source>2527-9173</dc:source>
	<dc:source>10.52423/jikuho.v2i4</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/KOMUNIKASI/article/view/3701/2827</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Journal Ilmu KOMUNIKASI UHO</dc:rights>
</oai_dc:dc>