Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

ANALISIS DETERMINAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 12-24 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PUUWATU KOTA KENDARI TAHUN 2016

JIMKESMAS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) · Vol. 1 No. 3 (2017)

DOI
10.37887/jimkesmas.v1i3.1222
ISSN
2502-731X
Published
2017-04-13
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Stunting adalah masalah gizi utama yang akan berdampak pada kehidupan sosial dan ekonomi dalam dandiantara masyarakat. Ada bukti jelas bahwa individu yang stunting memiliki tingkat kematian lebih tinggi dariberbagai penyebab dan terjadinya peningkatan penyakit. Banyak faktor yang dapat memicu seorang balitadapat menjadi stunting yaitu BBLR, riwayat ASI Eksklusif, riwayat usia pemberian MP ASI, tinggi badan ibu danriwayat anemia ibu saat hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui risiko faktor BBLR, riwayat ASIEksklusif, riwayat usia pemberian MP ASI, tinggi badan ibu dan riwayat anemia ibu saat hamil terhadapkejadian stunting pada balita usia 12-24 bulan di wilayah kerja puskesmas puuwatu kota kendari 2016.Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian epidemiologi analitik observasional menggunakan desaincase control dengan prosedur matching. Populasi dalam penelitian ini 582 dengan jumlah sampel sebanyak 41 kasus dan 41 kontrol, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan pendekatan fixed disease pada sampel kasus maupun kontrol. Hasil penelitian ini menunjukkan BBLR (OR= 5; 95%CI=1,631 – 7,357), riwayat Asi Eksklusif da Riwayat usia pemberian Asi Eksklusif (OR= 4; 95%CI= 1,615-9,849) dantinggi badan ibu (OR= 3,2; 95%CI= 1,559-6,250). Sedangkan riwayat anemia pada ibu saat hamil (OR= 5;95%CI= 0,696-35,622)bukan merupakan faktor risiko kejadian stunting.Kata kunci: Stunting, BBLR, Riwayat Asi Eksklusif, Riwayat Usia Pemberian Asi Eksklusif, Tinggi Badan Ibu DanRiwayat Anemia Ibu Saat Hamil.

Collaboration network of the authors

40 authors · 117 co-authorship links · 1 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Indonesia Open University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Rahman RahmanAffiliation unknown6
Nani YuniarUniversitas Halu Oleo6
Lisnawaty LisnawatyAffiliation unknown4
Rastika Dwiyanti LiaranAffiliation unknown3
Lade Albar KalzaUniversitas Halu Oleo3
Agnes Mersatika HartoyoAffiliation unknown3
Amrin FarzanAffiliation unknown3
Hartati BaharUniversitas Halu Oleo2
Devi Savitri EffendyUniversitas Halu Oleo2
Paridah ParidahUniversitas Halu Oleo2
Irma IrmaAffiliation unknown2
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo2
Lymbran TinaAffiliation unknown2
Jumakil JumakilUniversitas Halu Oleo2
Yusuf SabiluUniversitas Halu Oleo2
CECE SURIANI ISMAILAffiliation unknown2
Syawal SaptaputraAffiliation unknown2
Vebi Yogawana PutriAffiliation unknown2
Asri Nur AmaliaAffiliation unknown1
Reski Amalia DarlinAffiliation unknown1
Komang Sari TrianiAffiliation unknown1
Wa Ode Sofyan KartinaAffiliation unknown1
Ahmad YaniIndonesia Open University1
A.Yuyun Surista DewiAffiliation unknown1
Herlinayanti HerlinayantiAffiliation unknown1
Wa Ode Merisa Sintia SaifulAffiliation unknown1
Indriati PratiwiAffiliation unknown1
Aulia RahmawatiAffiliation unknown1
Sri Tungga DewiAffiliation unknown1
Sitti Salma Amaliah KarimAffiliation unknown1
Siti Marwa UmarAffiliation unknown1
Siti Alifah Rofi’iAffiliation unknown1
Zulfani Indah LestariAffiliation unknown1
Rahmah Dewi SukmawatiAffiliation unknown1
La Ode Ahmad.IAffiliation unknown1
Kurdiyanto HasariyAffiliation unknown1
Nurul Auliah NawawiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISIS DETERMINAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 12-24 BULAN  DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PUUWATU KOTA KENDARI TAHUN 2016</dc:title>
	<dc:creator>Jihad, Janirah</dc:creator>
	<dc:creator>Ahmad, La Ode Ali Imran</dc:creator>
	<dc:creator>ainurrafiq, ainurrafiq</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Stunting adalah masalah gizi utama yang akan berdampak pada kehidupan sosial dan ekonomi dalam dandiantara masyarakat. Ada bukti jelas bahwa individu yang stunting memiliki tingkat kematian lebih tinggi dariberbagai penyebab dan terjadinya peningkatan penyakit. Banyak faktor yang dapat memicu seorang balitadapat menjadi stunting yaitu BBLR, riwayat ASI Eksklusif, riwayat usia pemberian MP ASI, tinggi badan ibu danriwayat anemia ibu saat hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui risiko faktor BBLR, riwayat ASIEksklusif, riwayat usia pemberian MP ASI, tinggi badan ibu dan riwayat anemia ibu saat hamil terhadapkejadian stunting pada balita usia 12-24 bulan di wilayah kerja puskesmas puuwatu kota kendari 2016.Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian epidemiologi analitik observasional menggunakan desaincase control dengan prosedur matching. Populasi dalam penelitian ini 582 dengan jumlah sampel sebanyak 41 kasus dan 41 kontrol, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan pendekatan fixed disease pada sampel kasus maupun kontrol. Hasil penelitian ini menunjukkan BBLR (OR= 5; 95%CI=1,631 – 7,357), riwayat Asi Eksklusif da Riwayat usia pemberian Asi Eksklusif (OR= 4; 95%CI= 1,615-9,849) dantinggi badan ibu (OR= 3,2; 95%CI= 1,559-6,250). Sedangkan riwayat anemia pada ibu saat hamil (OR= 5;95%CI= 0,696-35,622)bukan merupakan faktor risiko kejadian stunting.Kata kunci : Stunting, BBLR, Riwayat Asi Eksklusif, Riwayat Usia Pemberian Asi Eksklusif, Tinggi Badan Ibu DanRiwayat Anemia Ibu Saat Hamil.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2017-04-13</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/view/1222</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jimkesmas.v1i3.1222</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat); Vol 1, No 3 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat</dc:source>
	<dc:source>2502-731X</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jimkesmas.v1i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/view/1222/869</dc:relation>
</oai_dc:dc>