Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

HUBUNGAN VARIABILATAS IKLIM DENGAN INCIDENCE RATE PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI KOTA KENDARI

JIMKESMAS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) · Vol. 6 No. 3 (2021)

DOI
10.37887/jimkesmas.v6i3.28218
ISSN
2502-731X
Published
2021-07-07
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

AbstrakPenyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue yang tergolong virus yang lahir dari Arthropoda, genus flavivirus dan flaviviridae. Demam Berdarah Dengue ditularkan melalui gigitan nyamuk yang berasal dari genus Aedes, terutama Aedes aegypti atau Aedes albopictus. Demam Berdarah Dengue dapat terjadi sepanjang tahun dan dapat menyerang semua kelompok umur. Penyakit tersebut berkaitan dengan kondisi lingkungan dan perilaku masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara variabilitas iklim (suhu, curah hujan dan kelembaban) dan Incidence Rate Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Kendari tahun 2020. Penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional analitik dengan desain penelitian trend waktu ekologi dengan metode korelasi Spearman, data yang digunakan adalah variabilas Iklim (suhu rata-rata, suhu maksimum, suhu minimum, kelembaban dan curah hujan) dan data kejadian DBD Bulanan yang tercatat di register Dinas Kesehatan Kota Kendari tahun 2015 sampai dengan 2019. Hasilnya menunjukkan Suhu rata-rata (℃) r= 0,228 hubungan korelasi lemah arah positif, Suhu maksimum (℃) r= 0,148 korelasi sangat lemah arah positif, Suhu Minimum (℃) r= 0,462 korelasi sedang arah positif, Curah hujan (mm) r= 0.512 korelasi kuat arah positif dan Kelembaban (%) r= 0,409 korelasi sedang arah positif..Kata Kunci: Suhu, Kelembaban, Curah Hujan, Kota Kendari

Collaboration network of the authors

40 authors · 354 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Arum Dian PratiwiUniversitas Halu Oleo11
Yasnani YasnaniUniversitas Halu Oleo11
Suhadi SuhadiAffiliation unknown11
Lymbran TinaAffiliation unknown9
Zainab HikmawatiUniversitas Halu Oleo8
Jumakil JumakilUniversitas Halu Oleo8
Fithria FithriaUniversitas Halu Oleo8
Ruslan MajidUniversitas Halu Oleo7
Irma IrmaAffiliation unknown7
Lisnawaty LisnawatyAffiliation unknown7
Nurmaladewi NurmaladewiUniversitas Halu Oleo7
Syawal Kamiluddin SaptaputraAffiliation unknown6
Jafriati JafriatiUniversitas Halu Oleo6
Sabril MunandarAffiliation unknown5
Harleli HarleliUniversitas Halu Oleo5
Ramadhan TosepuUniversitas Halu Oleo4
Junaid JunaidAffiliation unknown3
Rahman RahmanAffiliation unknown3
CECE SURIANI ISMAILAffiliation unknown3
Sartiah YusranAffiliation unknown3
Renni MeliahsariUniversitas Halu Oleo3
La Ode Muhamad SetyUniversitas Halu Oleo3
Farit RezalAffiliation unknown3
Nani YuniarUniversitas Halu Oleo3
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo3
Siti Rabbani KarimunaUniversitas Halu Oleo3
La Ode Ahmad SaktiansyahUniversitas Halu Oleo3
Irma YunawatiUniversitas Halu Oleo2
Paridah ParidahUniversitas Halu Oleo2
Lade Albar KalzaUniversitas Halu Oleo2
Agnes Mersatika HartoyoAffiliation unknown2
Fifi NirmalaUniversitas Halu Oleo2
Jusniar Rusli AfaUniversitas Halu Oleo2
Fifi Nirmala GAffiliation unknown2
Fifi Nirmala GUniversitas Halu Oleo2
Rastika Dwiyanti LiaranAffiliation unknown2
Rizki Eka Sakti OctavianiAffiliation unknown2

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">HUBUNGAN VARIABILATAS IKLIM DENGAN INCIDENCE RATE PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI KOTA KENDARI</dc:title>
	<dc:creator>Fajar, Nur</dc:creator>
	<dc:creator>Sabilu, Yusuf</dc:creator>
	<dc:creator>Zainuddin, Asnia</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US"> AbstrakPenyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue yang tergolong virus yang lahir dari Arthropoda, genus flavivirus dan flaviviridae. Demam Berdarah Dengue ditularkan melalui gigitan nyamuk yang berasal dari genus Aedes, terutama Aedes aegypti atau Aedes albopictus.  Demam Berdarah Dengue dapat terjadi sepanjang tahun dan dapat menyerang semua kelompok umur. Penyakit tersebut berkaitan dengan kondisi lingkungan dan perilaku masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara variabilitas iklim (suhu, curah hujan dan kelembaban) dan Incidence Rate Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Kendari tahun 2020. Penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional analitik dengan desain penelitian trend waktu ekologi dengan metode korelasi Spearman, data yang digunakan adalah variabilas Iklim (suhu rata-rata, suhu maksimum, suhu minimum, kelembaban dan curah hujan) dan data kejadian DBD Bulanan yang tercatat di register Dinas Kesehatan Kota Kendari tahun 2015 sampai dengan 2019. Hasilnya menunjukkan Suhu rata-rata (℃) r= 0,228 hubungan korelasi lemah arah positif, Suhu maksimum (℃) r= 0,148 korelasi sangat lemah arah positif, Suhu Minimum (℃) r= 0,462 korelasi sedang arah positif, Curah hujan (mm) r= 0.512 korelasi kuat arah positif dan Kelembaban (%) r= 0,409 korelasi sedang arah positif..Kata Kunci  : Suhu, Kelembaban, Curah Hujan, Kota Kendari</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-07-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/view/28218</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jimkesmas.v6i3.28218</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat); Vol 6, No 3 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)</dc:source>
	<dc:source>2502-731X</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jimkesmas.v6i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/view/28218/16501</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)</dc:rights>
</oai_dc:dc>