AbstrakAutisme merupakan kelainan perkembangan saraf yang menyebabkan gangguan perilaku dan interaksi sosial. Hampir semua anak autisme mempunyai keterlambatan dalam perkembangan motorik halus. Autisme mencakup segala gangguan dalam interaksi sosial, perkembangan bahasa, dan keterampilan komunikasi baik secara verbal maupun nonverbal. Anak autisme dapat mencapai pertumbuhan yang optimal jika didukung dengan penanganan yang baik. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui pengaruh terapi okupasi dengan perkembangan motorik pada anak autis di Sekolah Luar Biasa Kota Kendari Tahun 2020. Metode penelitian menggunakan observasional analitik, dengan pendekatan cross sectional. Data diambil dengan mengamati gerakan anak autis sesuai lembaran cheklist yang diberikan. Sampel dalam Penelitian ini adalah anak autis yang berumur 6-8 tahun sebanyak 36 orang, yang ditetapkan secara purposive sampling. Hasil penelitian ini kelompok I selisih antara rata-rata sebelum dan setelah dilakukan terapi okupasi adalah -5,94,standar deviasi 1,34,nilai t = -18,69, p-value 0.000. Pada kelompok II selisih antara rata-rata sebelum dan setelah dilakukan terapi okupasi adalah -0,50, standar eviasi 0,61, nilai t = -3,43, p-value 0.003, sehingga ada pengaruh terapi okupasi terhadap perkembangan motorik pada anak autis di Sekolah Luar Biasa Kota Kendari. Kata Kunci: Terapi Okupasi, Perkembangan Motorik, Anak autis
Collaboration network of the authors
6 authors ·
7 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Universitas Halu Oleo
Affiliation unknown
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.