Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

EFEK LAKTAGOGUM EKSTRAK BIJI KETAPANG (Terminalia catappa L.) PADA TIKUS PUTIH BETINA GALUR WISTAR

JIMKESMAS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) · Vol. 7 No. 3 (2023)

DOI
10.37887/jimkesmas.v7i3.30393
ISSN
2502-731X
Published
2023-02-02
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

AbstrakTanaman ketapang (Terminalia catappa L.) di Indonesia hanya dikenal sebagai tanaman pelindung. Daun dan batang ketapang telah banyak dilaporkan bahwa terdapat kandungan senyawa alkaloid, tanin, saponin, terpenoid dan senyawa fenolik yang telah terbukti memiliki aktivitas laktagogum. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati aktivitas laktagogum yang ditimbulkan dari ekstrak biji ketapang pada hewan coba tikus putih (Rattus norvegicus) galur wistar yang terbagi dalam 5 kelompok perlakuan yang terdiri 2 induk tikus. Aktivitas laktagogum dievaluasi dengan menghitung bobot badan anak tikus putih yang induknya diberikan ekstrak biji ketapang dengan konsentrasi 10%, 20% dan 40% dengan kontrol positif pelancar ASI dan kontrol negatif Na-CMC. Pengamatan dilakukan setiap 2 hari sekali selama 10 hari masa menyusui pada anak tikus, diukur dengan Pertambahan Bobot Badan (PBB) selama periode perlakuan. Kelompok tikus dari konsentrasi 10% menunjukkan rata-rata bobot 15,5 (g/mL), konsentrasi 20% menunjukkan rata-rata bobot 15,7 (g/mL), konsentrasi 40 % menunjukkan rata-rata bobot 16,6 (g/mL) sedangkan kontrol positif menunjukkan rata-rata bobot 17,2 (g/mL) dan kontrol negatif 8,3 (g/mL). Dari hasil pemberian ekstrak biji ketapang menunjukkan peningkatan pertumbuhan anak tikus secara bertahap dari konsentrasi 10%,20% dan 40%. Kata Kunci: Biji Ketapang, Laktagogum, Berat Badan

Collaboration network of the authors

40 authors · 129 co-authorship links · 4 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Institut Teknologi dan Kesehatan Avicenna
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo3
Ari SartinahUniversitas Halu Oleo3
Jafriati JafriatiUniversitas Halu Oleo2
Alyssa Destiana AdnanAffiliation unknown2
Restu Nur Hasanah HarisInstitut Teknologi dan Kesehatan Avicenna2
Hesti Trisnianti BurhanInstitut Teknologi dan Kesehatan Avicenna2
Wa Ode MasridaInstitut Teknologi dan Kesehatan Avicenna2
Irwan IrwanInstitut Teknologi dan Kesehatan Avicenna2
Rezky Dwi FitrianiInstitut Teknologi dan Kesehatan Avicenna2
La Ode Muhammad FitrawanUniversitas Halu Oleo2
Sania HairahAffiliation unknown2
Syahlan HermanAffiliation unknown2
R RuslinAffiliation unknown2
S SabarudinAffiliation unknown2
Wulan Endang SariUniversitas Halu Oleo1
Nurmaladewi NurmaladewiUniversitas Halu Oleo1
Elsa ElsaAffiliation unknown1
Siti Rabbani KarimunaUniversitas Halu Oleo1
Aulia MutmainnaAffiliation unknown1
Wa Ode Mitha Fatrisya SamsulAffiliation unknown1
Siti MusdalifahAffiliation unknown1
Asnia ZainuddinUniversitas Halu Oleo1
Jusni JamalAffiliation unknown1
Sartiah YusranAffiliation unknown1
Wa Ode HardianaAffiliation unknown1
Iin IinAffiliation unknown1
Nur Illiyyin AkibAffiliation unknown1
Muhammad ArbaAffiliation unknown1
Y YaminAffiliation unknown1
N NurhasanaAffiliation unknown1
Asniar PascayantriAffiliation unknown1
W WahyuniAffiliation unknown1
Muhammad Ilyas YusufAffiliation unknown1
Haswika HaswikaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">EFEK LAKTAGOGUM EKSTRAK BIJI KETAPANG (Terminalia catappa L.) PADA TIKUS PUTIH BETINA GALUR WISTAR</dc:title>
	<dc:creator>Ali, Nur Fitriana Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator>Sidiq, Ikhsan</dc:creator>
	<dc:creator>Nuriyanto, Rini</dc:creator>
	<dc:creator>Wulaisfan, Randa</dc:creator>
	<dc:creator>Adjeng, Andi Nafisah Tendri</dc:creator>
	<dc:creator>Azim, La Ode Liaumin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">AbstrakTanaman ketapang (Terminalia catappa L.) di Indonesia hanya dikenal sebagai tanaman pelindung. Daun dan batang ketapang telah banyak dilaporkan bahwa terdapat kandungan senyawa alkaloid, tanin, saponin, terpenoid dan senyawa fenolik yang telah terbukti memiliki aktivitas laktagogum. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati aktivitas laktagogum yang ditimbulkan dari ekstrak biji ketapang pada hewan coba tikus putih (Rattus norvegicus) galur wistar yang terbagi dalam 5 kelompok perlakuan yang terdiri 2 induk tikus. Aktivitas laktagogum dievaluasi dengan menghitung bobot badan anak tikus putih yang induknya diberikan ekstrak biji ketapang dengan konsentrasi 10%, 20% dan 40% dengan kontrol positif pelancar ASI dan kontrol negatif Na-CMC. Pengamatan dilakukan setiap 2 hari sekali selama 10 hari masa menyusui pada anak tikus, diukur dengan Pertambahan Bobot Badan (PBB) selama periode perlakuan. Kelompok tikus dari konsentrasi 10% menunjukkan rata-rata bobot 15,5 (g/mL), konsentrasi 20% menunjukkan rata-rata bobot 15,7 (g/mL), konsentrasi 40 % menunjukkan rata-rata bobot 16,6 (g/mL) sedangkan kontrol positif menunjukkan rata-rata bobot 17,2 (g/mL) dan kontrol negatif 8,3 (g/mL). Dari hasil pemberian ekstrak biji ketapang menunjukkan peningkatan pertumbuhan anak tikus secara bertahap dari konsentrasi 10%,20% dan 40%. Kata Kunci : Biji Ketapang, Laktagogum, Berat Badan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-02-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/view/30393</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.37887/jimkesmas.v7i3.30393</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat); Vol 7, No 3 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat)</dc:source>
	<dc:source>2502-731X</dc:source>
	<dc:source>10.37887/jimkesmas.v7i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/view/30393/17454</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)</dc:rights>
</oai_dc:dc>